
SURAKARTA – Sebanyak empat mahasiswa Teknik Sipil Kelas Internasional, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id akan menjalani pertukaran di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Program ini diharapkan dapat memberikan eksposur internasional dan membuka wawasan global kepada para peserta.
Keempat mahasiswa itu, antara lain Sausan Iftinan Huwaida, Brisa Azkia Zahwa, Kholili Rizqi Bahari, dan Dava Ahmadinejad. Sekretaris Program Internasional Teknik Sipil Purwanti Sri Pudyastuti S.T M.Sc mengungkapkan, keempat mahasiswa tersebut akan menjalani program pertukaran selama satu semester dengan skema credit transfer.
“Mahasiswa akan mengikuti perkuliahan di sana. Kalau ada lomba-lomba yang terkait ketekniksipilan, nanti mereka juga bisa mengikuti lomba itu,” ungkap Purwanti saat ditemui di International Office UMS, Kamis (24/9/2026).
Purwanti menyebut mahasiswa Teknik Sipil pada tahun-tahun sebelumnya juga berpartisipas dalam lomba yang diadakan UTHM. Ia optimis mahasiswa yang diberangkatkan tahun ini juga akan menorehkan prestasi di Malaysia. “Alhamdulillah mahasiswa satu atau dua tahun lalu juga mendapat penghargaan,” imbuh dia.
Belajar di luar negeri tentu tidak lepas dari proses adaptasi. Dia menjelaskan peserta akan dituntut untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Mulai dari budaya, bahasa, hingga pergaulan antarmahasiswa di Malaysia.
Kendati demikian, Sekprodi Program Internasional Teknik Sipil itu optimis mahasiswa peserta pertukaran akan mendapatkan manfaat positif dari kegiatan tersebut. Termasuk pengalaman belajar di luar negeri dan kesempatan untuk memperluas jejaring global.
Purwanti berpesan agar peserta pertukaran dapat belajar dengan bersungguh-sungguh dan tetap mempertahankan visi misi UMS, yakni keislaman, keilmuan, serta berkemajuan. “Semoga mereka nanti bisa sukses dalam menyelesaikan tugasnya selama di UTHM Malaysia dan membawa hasil yang terbaik,” tandasnya.











