Categories: IndeksNews

Sekda Jateng Lantik Komisi Irigasi Periode 2026-2029, Tekankan Pengelolaan Air Berkelanjutan

Sekda Sumarno mengukuhkan Komisi Irigasi Provinsi Jawa Tengah periode 2026-2029, pada Kamis, 25 Juni 2026. Foto: Ist.

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, meminta kepada Komisi Irigasi di wilayahnya agar melakukan pengelolaan air wilayahnya dengan baik. Sebab, kebutuhan air di provinsi ini tinggi lantaran sebagai lumbung pangan nasional.

Hal itu disampaikan saat pengukuhan Komisi Irigasi Provinsi Jawa Tengah periode 2026 – 2029, di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah pada Kamis, 25 Juni 2026.

Komisi yang beranggotakan 40 orang tersebut, terdiri dari unsur pemerintah provinsi Jawa Tengah, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), perwakilan petani, pengguna air, dan sektor-sektor lain.

Sumarno mengatakan, tugas komisi irigasi sangat berat. Sebab, ketersediaan air di Jawa Tengah membutuhkan pengelolaan yang melibatkan banyak stakeholder. Oleh karenanya, koordinasi yang intensif penting untuk dilakukan.

“Dengan Komisi Irigasi ini, sumber daya air yang ada di Jawa Tengah akan dikelola dengan lebih baik,” urainya.

Menurutnya, kalau ketersediaan tidak dikelola dengan baik, tidak menutup kemungkinan akan memicu persoalan.

“Air ini sangat sangat berharga, sehingga butuh manajemen yang baik. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita menjaga kelestarian,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Irigasi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menambahkan salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah kemarau panjang. Karenanya, lembaganya diharapkan mampu menyiapkan sumber daya air yang memang dibutuhkan oleh masyarakat maupun para petani.

“Sebagai lumbung pangan nasional, semoga kita mampu mewujudkan kebutuhan air irigasi, sehingga tidak akan mengalami kesulitan air pada musim tanam,” katanya.

Apalagi, kata dia, Jawa Tengah memiliki banyak embung dan saluran irigasi yang bisa dikelola untuk kebutuhan pertanian.

Indospektrum

Recent Posts

Tingkatkan Tata Kelola Kampus, UMH Lakukan Benchmarking Penjaminan Mutu dan PPKPT ke UMS

SOLO - Penguatan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi tidak berhenti pada akreditasi, tetapi berlanjut pada…

10 jam ago

Mengenal NECIS: Alat Pemusnah Jarum Medis Portabel Berbasis IoT Ciptaan Mahasiswa UMS

SOLO – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengembangkan Needle Crusher Integrated System (NECIS), inovasi…

11 jam ago

Promo Tengah Bulan Cuan Blibli 15-16 Oktober: Ada Buy 1 Get 1 hingga Flash Sale 70%

JAKARTA - Pernah baru sadar deterjen habis saat keranjang pakaian sudah menumpuk? Atau kehabisan stok…

11 jam ago

Ratusan Perguruan Tinggi di Jawa Tengah Berpartisipasi Entaskan Kemiskinan

SALATIGA — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melibatkan 123 perguruan tinggi diwilayahnya guna mengentaskan kemiskinan. Hal…

11 jam ago

Trafik Internet Naik Pesat, XLSMART Hadirkan Jaringan 5G Lebih Luas untuk Warga Jogja dan Solo

SOLO – Aktivitas digital masyarakat di Yogyakarta dan Solo terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan internet…

12 jam ago

XLSMART Hadirkan XL Ultra 5G+ di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu

SOLO - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand XL menghadirkan XL Ultra 5G+…

15 jam ago

This website uses cookies.