Categories: EkonomiIndeks

Sempat Mandek Terganjal Sertifikasi, Ahmad Luthfi Turun Awasi Operasional SPBUN Nelayan Tegal

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Foto : Ist.

TEGAL — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Gubernur berdialog langsung dengan nelayan dan pengelola SPBUN terkait layanan BBM, perizinan hingga persoalan pendangkalan pelabuhan. Ia mamastikan operasional layanan tersebut guna memudahkan nelayan mendapatkan bahan bakar.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Tengah Riswanto mengapresiasi kehadiran Guberbur Jateng. SPBUN tersebut sempat berhenti beroperasi selama sekitar tiga bulan karena persoalan sertifikasi. “Pak Gubernur mendesak ke pemerintah pusat agar SPBUN ini bisa beroperasi meskipun masih transisi sifatnya,” kata Riswanto.

Menurutnya, kendala yang masih dihadapi adalah proses aktivasi Online Single Submission (OSS) di Kementerian energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Sebab, salah satu syarat operasional SPBUN adalah sertifikat standar.

Melalui dukungan Pemprov Jawa Tengah dan rekomendasi Pemerintah Kota Tegal, Pertamina memperbolehkan SPBUN itu kembali beroperasi hingga Oktober 2026. Namun, pengelola tetap diminta segera menyelesaikan sertifikat standar tersebut.

Selain persoalan operasional SPBUN, nelayan juga menyampaikan keluhan terkait pendangkalan di sejumlah alur, yakni Sungai Kaligung atau Kalibacin, Kali Kemiri dan Kali Sibelis. Titik-titik tersebut berada di luar kolam Pelabuhan Perikanan Nusantara.

Dalam kesempatan dialog tersebut, Ahmad Luthfi meminta seluruh pihak terkait agar mengawal penyelesaiannya agar tidak menghambat aktivitas nelayan. Ia menegaskan seluruh proses harus berjalan sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.

“Harus clear. Kita tidak mau akses yang dibutuhkan nelayan ini terganggu. Izinnya harus dipenuhi sesuai standar,” tegasnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Endi Faiz Effendi mengatakan kolam pelabuhan saat ini menghadapi keterbatasan daya tampung. Terdapat sekitar 1.200 kapal aktif, sementara kapasitas kolam hanya mampu menampung sekitar 600 kapal.

Persoalan lain adalah keberadaan sekitar 18 bangkai kapal yang terbakar beberapa waktu lalu belum seluruhnya terangkat. Tahun ini, Pemprov Jawa Tengah menganggarkan sekitar Rp150 juta untuk penarikan lima kapal. Sisanya akan ditangani secara bertahap pada tahun berikutnya.

“Harapannya dengan penarikan bangkai kapal ini bisa terurai dan meningkatkan kapasitas kolam pelabuhan,” kata Endi Faiz.

Pemprov Jawa Tengah akan terus mengawal penanganan persoalan nelayan, mulai dari operasional SPBUN, pendangkalan alur, hingga penataan kolam pelabuhan.

Dialog tersebut juga membahas rencana pengembangan kawasan pelabuhan ke depan, termasuk penataan kolam pelabuhan dan peningkatan kapasitas layanan. Pengembangan itu akan dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Indospektrum

Recent Posts

Tingkatkan Tata Kelola Kampus, UMH Lakukan Benchmarking Penjaminan Mutu dan PPKPT ke UMS

SOLO - Penguatan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi tidak berhenti pada akreditasi, tetapi berlanjut pada…

12 jam ago

Mengenal NECIS: Alat Pemusnah Jarum Medis Portabel Berbasis IoT Ciptaan Mahasiswa UMS

SOLO – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengembangkan Needle Crusher Integrated System (NECIS), inovasi…

13 jam ago

Promo Tengah Bulan Cuan Blibli 15-16 Oktober: Ada Buy 1 Get 1 hingga Flash Sale 70%

JAKARTA - Pernah baru sadar deterjen habis saat keranjang pakaian sudah menumpuk? Atau kehabisan stok…

13 jam ago

Ratusan Perguruan Tinggi di Jawa Tengah Berpartisipasi Entaskan Kemiskinan

SALATIGA — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melibatkan 123 perguruan tinggi diwilayahnya guna mengentaskan kemiskinan. Hal…

13 jam ago

Trafik Internet Naik Pesat, XLSMART Hadirkan Jaringan 5G Lebih Luas untuk Warga Jogja dan Solo

SOLO – Aktivitas digital masyarakat di Yogyakarta dan Solo terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan internet…

14 jam ago

XLSMART Hadirkan XL Ultra 5G+ di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu

SOLO - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand XL menghadirkan XL Ultra 5G+…

17 jam ago

This website uses cookies.