Minggu, 20 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Sidang Terbuka UMS: Sudiyo Widodo dan Mustofa Ali Fahmi Resmi Raih Gelar Doktor

Indospektrum by Indospektrum
28 Januari 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Sudiyo Widodo dan Mustofa Ali Fahmi dikukuhkan sebagai doktor
melalui Sidang Terbuka Promosi dan Pengukuhan Doktor Program Studi Doktor Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP), Rabu (28/1/2026). Foto: Ist.

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melahirkan doktor-doktor baru. Promovendus Sudiyo Widodo dan Mustofa Ali Fahmi dikukuhkan sebagai doktor melalui Sidang Terbuka Promosi dan Pengukuhan Doktor Program Studi Doktor Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP), Rabu (28/1/2026).

Sidang terbuka digelar di Gedung Auditorium Mohammad Djazman dan dipimpin Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum.

Promovendus Sudiyo Widodo memaparkan hasil disertasi yang berjudul Demokrasi Pancasila Melalui Pendidikan Politik Warga Negara. Penelitian mengkritisi sistem pendidikan politik di Indonesia yang dinilai belum maksimal (kontemporer) secara pelaksanaan dan implementasi, sehingga kurangnya pemahaman warga negara terhadap politik.

“Dalam realitas kita bisa menemukan berbagai hal, antara lain ada masih banyak warga negara yang belum melek politik. Selain itu juga demokrasi hanya sebagai sebuah legitimasi transaksional,” kata Sudiyo Widodo.

Foto bersama para promotor, co-promotor dan promovendus pada Sidang Terbuka Promosi dan Pengukuhan Doktor Program Studi Doktor Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP), Rabu (28/1/2026). Foto: Ist.

Menggunakan pendekatan kuantitatif dalam penelitiannya, Sudiyo menuturkan sebuah negara memiliki kewajiban dalam menjamin akses pendidikan berkualitas terhadap rakyatnya dan partai politik diberikan kewenangan dalam memberikan pendidikan politik warga negara untuk mewujudkan pemerintahan yang bersifat demokrasi.

Dalam disertasinya, dia menawarkan lima konsep pendidikan politik yang dapat diterapkan dalam sistem pendidikan di Indonesia, antara lain adalah Model Pendidikan Politik Berbasis Komunitas, Model Pendidikan Politik Inklusif dan Beragam, Model Pendidikan Politik Berbasis Teknologi dan Digita, Model Pendidikan Politik Terintegrasi dalam Kurikulum, dan Model Pendidikan Politik Berkelanjutan dan Evaluatif.

Melalui pendidikan politik warga negara secara berkelanjutan dan evaluatif, Sudiyo menambahkan dapat memberikan bekal bagi rakyat untuk bertindak berdasarkan pengetahuan dan aktif berpartisipasi dalam pembangunan negara dan bangsa.

“Konsep model pendidikan politik yang tidak hanya tahu tentang politik, tetapi memiliki kompetensi untuk berpartisipasi secara rasional dan tanggung jawab untuk mengevaluasi sistem yang berjalan,” ungkapnya.

Sedangkan Mustofa Ali Fahmi mengangkat disertasi Gagasan Model Penyelesaian Tindak Pidana Pemilu Melalui Restorative Justice. Dia memperkenalkan model Restorative Justice dalam menanggulangi permasalahan pelanggaran pemilu.

Model Restorative Justice menekankan perbaikan yang tidak hanya berfokus pada pemidanaan, tetapi juga mengutamakan pemulihan korban dengan melibatkan pelaku, korban dan masyarakat dalam proses penyelesaian masalah.

Mustofa menegaskan, melalui model tersebut pelaku dapat mendapatkan efek jera atas perbuatannya dan mengakui dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat luas. Menurutnya, penerapan model tersebut memerlukan program edukasi publik dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Doktor tersebut berharap, pelanggaran pada penyelenggaraan pemilu dapat berkurang di masa depan.

“Harapannya, ke depan para terpidana kasus tindak pidana pemilu dapat diminimalkan, Mustofa Ali Fahmi.

Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum menyampaikan harapan atas keberhasilan gelar yang telah diraih oleh para promovendus.

“Jadilah doktor yang mampu memberikan kemanfaatan dan jadilah dokter yang bukan hanya semata-mata pembebasan dari kuliah di kelas, pembebasan dari urusan disertasi. Tolong ditingkatkan menjadi doktor yang humanisasi dan transendensi,” tuturnya.

Selaras dalam transendensi Rektor UMS, Prof. Dr. Absori, S.H., M.Hum., selaku promotor mengungkapkan integrasi antara ilmu hukum dan nilai-nilai transendensi menjadi faktor utama dalam menciptakan sistem hukum yang berkedaulatan.

“Karena itu visi kami di program doktor itu adalah menciptakan doktor yang memang punya wawasan hukum yang berbasis pada transendensi, yaitu pada nilai-nilai spiritual, nilai-nilai kearifan lokal, dan nilai-nilai agama,” ujarnya.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Perkuat Layanan Kesehatan, UNS Terima Hibah Satu Unit Ambulans dari BSI

Next Post

Pemprov Jateng Tegaskan Longsor di Gunung Slamet Faktor Alam, Bukan Akibat Tambang

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Pameran MTQ Nasional XXXI  tahun 2026 di kawasan parkir eks Plaza Semarang, Simpang Lima, Kota Semarang. Foto: Ist.
Indeks

Pameran MTQ Nasional XXXI di Semarang Catat Transaksi Rp2,4 Miliar dan Kontrak Bisnis Rp7,5 Miliar

by Indospektrum
19 September 2026
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto saat mengunjungi ISI Surakarta, Jumat (18/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Mendiktisaintek Kunjungi ISI Surakarta: Dorong Kampus Seni Perkuat Identitas dan Modal Budaya

by Indospektrum
19 September 2026
Ribuan kafilah MTQ dan warga Jawa Tengah berkumpul di halaman Masjid Agung Semarang, Jumat malam, 18 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Malam Jelang Penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang: Ribuan Warga dan Kafilah Larut dalam Kebersamaan

by Indospektrum
19 September 2026
Dosen Fakultas Agama Islam UMS, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Foto: Ist.
Gagasan

Hindari Pertikaian Harta Waris, Dosen UMS Tekankan Pentingnya Ilmu Faraidh

by Indospektrum
19 September 2026
Ribuan penonton menyaksikan malam final MTQ Tingkat Nasional ke-31 Cabang Seni Baca Al-Qur'an Golongan Dewasa digelar di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang, Jumat, 18 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ribuan Penonton Bertahan Hingga Malam, Final MTQ Nasional XXXI di Semarang Berlangsung Khidmat

by Indospektrum
19 September 2026
Next Post
Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah, Agus Sugiharto menyampaikan penyebab longsor di lereng Gunung Slamet, khususnya Kabupaten Pemalang dan Purbalingga. Foto: Ist.

Pemprov Jateng Tegaskan Longsor di Gunung Slamet Faktor Alam, Bukan Akibat Tambang

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Pameran MTQ Nasional XXXI  tahun 2026 di kawasan parkir eks Plaza Semarang, Simpang Lima, Kota Semarang. Foto: Ist.
Indeks

Pameran MTQ Nasional XXXI di Semarang Catat Transaksi Rp2,4 Miliar dan Kontrak Bisnis Rp7,5 Miliar

19 September 2026
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto saat mengunjungi ISI Surakarta, Jumat (18/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Mendiktisaintek Kunjungi ISI Surakarta: Dorong Kampus Seni Perkuat Identitas dan Modal Budaya

19 September 2026
Tim YOGREEN UMS lolos seleksi kelompok usaha P2MW untuk mengikuti KMI Expo XVII Tahun 2026. Foto: Ist.
Uncategorized

Inovasi Yoghurt Daun Pakis, Tim YOGREEN UMS Lolos KMI Expo XVII 2026

19 September 2026
Ribuan kafilah MTQ dan warga Jawa Tengah berkumpul di halaman Masjid Agung Semarang, Jumat malam, 18 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Malam Jelang Penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang: Ribuan Warga dan Kafilah Larut dalam Kebersamaan

19 September 2026
Dosen Fakultas Agama Islam UMS, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Foto: Ist.
Gagasan

Hindari Pertikaian Harta Waris, Dosen UMS Tekankan Pentingnya Ilmu Faraidh

19 September 2026
Ribuan penonton menyaksikan malam final MTQ Tingkat Nasional ke-31 Cabang Seni Baca Al-Qur'an Golongan Dewasa digelar di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang, Jumat, 18 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ribuan Penonton Bertahan Hingga Malam, Final MTQ Nasional XXXI di Semarang Berlangsung Khidmat

19 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum