
SOLO – Suasana Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Solo, pada Minggu (1/2/2026) pagi tampak berbeda dari biasanya. Suasana semakin semarak dengan aksi ratusan siswa SDN Mangkubumen Lor yang menggelar pentas seni dan budaya bertajuk “SMALTA ADIWIYATA CAMPAIGN”.
Acara yang diinisiasi oleh pihak sekolah ini bukan sekadar pertunjukan seni biasa, melainkan sebuah aksi nyata untuk mengampanyekan nilai-nilai sekolah berwawasan lingkungan (Adiwiyata), kesehatan, dan kerukunan antarsesama langsung kepada masyarakat luas.
Kepala Sekolah SDN Mangkubumen Lor, Sri Rejeki, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh siswa, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Menurutnya, para siswa berperan sebagai aktor utama yang menyampaikan pesan edukatif melalui berbagai atraksi.
“SMALTA ADIWIYATA CAMPAIGN adalah wujud nyata pembelajaran di luar kelas. Kami ingin anak-anak tidak hanya memahami teori tentang kebersihan lingkungan, kesehatan, dan kerukunan di dalam sekolah, tetapi juga berani menyuarakan dan menjadi contoh bagi masyarakat luas,” ujar Sri Rejeki.
Kemeriahan acara semakin memuncak saat para siswa menunjukkan kebolehannya, baik di atas panggung maupun di sepanjang rute jalan raya. Para pengunjung CFD dibuat terpukau oleh:
– Tari Tradisional: Menampilkan keluwesan siswa dalam menjaga kelestarian budaya lokal.
– Pesan Edukatif: Setiap penampilan disisipi pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan pola hidup sehat.
– Interaksi Publik: Siswa berinteraksi langsung dengan warga untuk mengajak menjaga keasrian Kota Solo.
Aksi kreatif ini mendapat apresiasi positif dari para pengunjung. Selain menghibur, kegiatan ini dinilai efektif dalam menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini kepada anak-anak sekaligus mengedukasi masyarakat yang hadir.











