SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga keberlangsungan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayahnya, di tengah nilai tukar rupiah yang sedang melemah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan, terus memperkuat pendampingan terhadap pelaku UMKM. Sebab UMKM menjadi salah satu penopang utama ekonomi Jawa Tengah, sehingga perlu terus dibina agar lebih tahan menghadapi dinamika ekonomi. Apalagi, jumlah UMKM di provinsi ini mencapai 4,2 juta.
Bersarnya jumlah itu, lanjut dia, menjadi kekuatan penting dalam menjaga ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah tidak hanya mendorong pelaku usaha bertahan, tetapi juga naik kelas melalui akses permodalan, pendampingan, pengemasan produk, hingga pemasaran.
Selain modal, Pemprov Jateng juga mendorong penguatan kualitas produk agar UMKM lebih kompetitif. Pendampingan tersebut mencakup pembenahan packaging (pengemasan), pemasaran, hingga peluang masuk ke rantai ekspor.
“UMKM merupakan backbone-nya (tulang punggung) ekonomi Provinsi Jawa Tengah, yang menjadi andalan kita, sehingga selalu kita bina,” ujar Luthfi disela acara Rapat paripurna DPRD Jateng di Gedung Berlian Semarang pada Senin, 8 Juni 2026.
Walakin, terkait dampak pelemahan rupiah terhadap bahan baku, Luthfi mengatakan, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, butuh kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari
sektor jasa keuangan, perbankan, pelaku usaha, dan lainnya.
“Kita harus gandeng BI, kemudian OJK, kemudian bidang usaha, kemudian bank di tempat kita. Jadi bersama-sama untuk bisa menyelesaikan,” pungkasnya.
SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai penyejuk (cooling…
SOLO - Di tengah derasnya arus tren beauty digital dan promosi kosmetik di media sosial,…
SALATIGA — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh kabupaten/kota segera memetakan potensi ekonomi kreatif…
SOLO - Polri menghadirkan kemudahan dalam proses perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai upaya meningkatkan…
SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjalin kerja sama dengan East China Normal University…
SEMARANG — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah mempertemukan 111 produsen dan 99 offtaker…
This website uses cookies.