Categories: IndeksNews

Taj Yasin Minta ATR/BPN Percepat Sertifikasi 2.000 Tanah Wakaf di Jawa Tengah

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen menghadiri acara Pengajian Selapanan dan Haul ke-7 KH Maimoen Zubair di Pondok Pesantren Nashrul Ummah, Mejobo, Kudus, Sabtu malam, 23 Mei 2026. Foto: Ist.

KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen meminta kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar mempercepat sertifikasi tanah wakaf yang ada di wilayahnya, supaya tidak terjadi sengketa di kemudian hari.

Sebab, pada tahun 2025, masih ada sekitar 2.000 tanah wakaf di Jawa Tengah yang belum bersertifikat.

“Mumpung disini ada dari BPN Provinsi, mohon untuk mendata tanah-tanah wakaf untuk segera disertifikatkan,” kata Taj Yasin saat acara Pengajian Selapanan dan Haul ke 7 KH Maimoen Zubair di Pondok Pesantren Nashrul Ummah, Mejobo, Kudus, Sabtu, 23 Mei 2026 malam.

Kegiatan itu juga dihadiri oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid.

Karenanya, Taj Yasin berharap agar kepada kementarian tersebut memberikan perhatian kepada tanah wakaf yang belum bersertifikat di Jawa Tengah. Sebab, banyak kisah mengenai tanah wakaf yang berubah status. Hal itu terjadi karena belum disertifikatkan. “Ini perlu menjadi perhatian Pak Menteri,” ujar tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini.

Dengan adanya sertifikat jelas, maka akan memberikan kenyamanan bagi seseorang yang mewakafkan tanahnya.

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin juga mengenang sosok ayahnya yaitu KH Maimoen Zubair.
Menurutnya, ayahnya telah memberikan pengayoman dan pencerahan untuk masyarakat luas. Bukan hanya dalam bidang pendidikan keagamaan, namun juga kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Banyak pelajaran-pelajaran yang diberikan oleh beliau kepada kita,” beber Gus Yasin.

Bahkan, ungkap Taj Yasin, selama hidup ayahnya juga banyak memberikan nasehat-nasehat kepada pemerintah atas berbagai persoalan yang ada.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih karena dapat melaksanakan Haul ke 7 KH Maimoen Zubair di Pondok Pesantren Nashrul Ummah yang dia dirikan.

Dalam acara ini juga dihadiri oleh Forkopimda, para putera KH Maimoen Zubair, sejumlah ulama terkemuka, dan ribuan umat muslim dari Kudus dan sekitarnya.

Indospektrum

Recent Posts

Webinar UMS: Mengubah Tantangan AI Menjadi Peluang Belajar Matematika

SOLO - Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta…

1 jam ago

Ekspor Satu Pintu BUMN: Solusi Amankan Devisa atau Potensi Beban Pengusaha? Ini Kata Pakar UMS

SOLO - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Dr. Akbar…

2 jam ago

Mengenal Solo Times, Media Multiplatform yang Selalu Dinanti Warga Solo Raya

SOLO – Solo Times tumbuh menjadi salah satu media lokal yang dikenal luas oleh masyarakat…

3 jam ago

DSDMO UMS Luncurkan Program EMPOWER untuk Jaga Kesehatan Mental Dosen dan Tendik

SOLO - Direktorat Sumber Daya Manusia dan Organisasi (DSDMO) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id meluncurkan…

3 jam ago

Mengenal Fungsi CVT, ‘Otot’ Vital Motor Matik yang Sering Terlupakan

SEMARANG - Mengenal fungsi Continuously Variable Transmission (CVT) di dalam motor matik. CVT merupakan sistem…

3 jam ago

Solusi Lahan Sempit, Tim UMS Latih Warga Kartasura Tanam Hidroponik

SOLO - Dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan…

5 jam ago

This website uses cookies.