Categories: IndeksPendidikan

Terima Kunjungan SMAN 2 Playen, UMS Kenalkan Dunia Perkuliahan kepada Ratusan Siswa

UMS menerima kunjungan study tour dari SMAN 2 Playen Gunungkidul, Jumat (8/5/2026). Foto: Ist.

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menerima kunjungan study tour dari SMAN 2 Playen Gunungkidul, Jumat (8/5/2026). Sebanyak 206 siswa kelas XI beserta 15 guru pendamping berkunjung ke Gedung Induk Siti Walidah UMS untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan dan lingkungan kampus.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memberikan gambaran kepada siswa mengenai pendidikan tinggi, program studi, hingga alur penerimaan mahasiswa baru di UMS.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 2 Playen Gunungkidul, Sugiyono, S.Ag., M.A., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh UMS kepada rombongan.

“Juga tentu kami mengucapkan banyak terima kasih karena kami diberikan kesempatan untuk belajar di Universitas Muhammadiyah Surakarta ini. Sekali lagi kami ucapkan banyak terima kasih,” lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa tujuan kunjungan ini bukan sekadar perjalanan wisata sekolah, melainkan sebagai sarana belajar bagi siswa agar memiliki gambaran lebih dekat mengenai kehidupan di perguruan tinggi.

Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk membantu siswa mulai memetakan rencana pendidikan setelah lulus SMA.

“Dengan harapan anak-anak semua kelas 11 ini mendapatkan gambaran lebih dekat bagaimana bangku kuliah, bagaimana jurusan, bagaimana program studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta ini,” ujarnya.

Sugiyono juga menyampaikan salah satu pertanyaan yang sempat muncul dari siswa dan guru pendamping sebelum keberangkatan ke UMS. Beberapa di antaranya mempertanyakan apakah mahasiswa nonmuslim dapat menempuh pendidikan di kampus Muhammadiyah tersebut.

“Sebelum berangkat saya sedikit mendengar ada anak-anak yang non-muslim, dan ini ada Bapak Ibu guru juga pendamping yang non-muslim, merasa aneh atau bagaimana, ada sebuah pertanyaan: ‘Kami non-muslim apa boleh masuk di Universitas Muhammadiyah Surakarta?,’” kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor IV UMS, Prof. Dr. dr. EM Sutrisna, M.Kes., menegaskan bahwa UMS merupakan kampus yang terbuka bagi semua kalangan tanpa memandang latar belakang agama.

“Kami bukan universitas yang eksklusif, tapi inklusif. Kami menerima mahasiswa muslim maupun nonmuslim,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Em Sutrisna juga memotivasi para siswa untuk mulai merencanakan masa depan pendidikan mereka sejak dini. Menurutnya, perkembangan zaman menuntut generasi muda untuk memiliki pendidikan tinggi dan kemampuan yang terus berkembang. Ia mengingatkan bahwa lulusan sarjana saat ini perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.

Selain itu, ia juga menyinggung perkembangan media sosial yang membuka banyak peluang rezeki bagi anak muda, seperti menjadi content creator maupun brand ambassador. Meski demikian, ia berpesan agar siswa tidak meninggalkan pendidikan formal.

“Tapi pesan saya, jangan berhenti sekolah. Sekolah itu untuk memperkaya wawasan dan memperluas jaringan,” pesannya.

Menurutnya, pendidikan tetap menjadi bekal penting untuk memperdalam bidang ilmu sesuai passion masing-masing dan memperbesar peluang kesuksesan di masa depan.

Indospektrum

Recent Posts

Wisuda Periode IV 2026, UNS Luluskan 593 Mahasiswa Termasuk Satu Lulusan Internasional

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo meluluskan 593 lulusan pada Wisuda Periode IV Tahun…

10 jam ago

Politeknik AKBARA Surakarta Sembelih Hewan Kurban Bersama Griya PMI Peduli

SOLO – Politeknik AKBARA Surakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul…

10 jam ago

FKG UMS Gelar Kuliah Umum “Digital Smile Design”, Integrasikan Teknologi dalam Kedokteran Gigi Estetik

SOLO - Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) www.ums.ac.id menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk…

11 jam ago

Cegah Kekerasan di Pesantren, Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Gerakan Bersama

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, pencegahan kasus kekerasan di lingkungan pesantren tidak…

15 jam ago

FORPIS Surakarta Gelar Seminar Bahasa Isyarat untuk Tingkatkan Inklusivitas Remaja

SOLO - Forum Remaja Palang Merah Indonesia (FORPIS) Surakarta (Solo) menyelenggarakan seminar bahasa isyarat di…

16 jam ago

UMS Kolaborasi dengan PCIM Selandia Baru Kembangkan Pendidikan di Auckland

AUCKLAND - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) untuk internasionalisasi…

18 jam ago

This website uses cookies.