Categories: IndeksPendidikan

Tingkatkan Nilai Ekonomi Petani, PPK Ormawa HMP PTI UMS Gelar Pelatihan Pascapanen Kopi di Boyolali

Tim PPK Ormawa HMP PTI FKIP UMS memberikan pelatihan pascapanen Kopi bagi para petani kopi Desa Seboto, Boyolali. Foto: Ist.

SOLO – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memberikan pelatihan pascapanen Kopi bagi para petani kopi Desa Seboto, Boyolali.

Kegiatan ini diselenggarakan di lahan perkebunan kopi milik Desa Seboto sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat dalam meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian melalui penguatan strategi pemasaran.

Pelatihan ini menjadi salah satu upaya PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026 untuk memberikan pemahaman kepada para petani bahwa keberhasilan usaha kopi tidak hanya ditentukan oleh kualitas hasil panen, tetapi juga oleh kemampuan dalam memasarkan produk secara tepat. Melalui kegiatan ini, para petani memperoleh wawasan mengenai peluang pasar kopi yang terus berkembang serta strategi yang dapat diterapkan agar produk kopi lokal memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Kegiatan menghadirkan Alam Wulang Kautsar, anggota Tim PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026 sekaligus Founder dan CEO TO Coffee, sebagai narasumber. Sebagai pelaku usaha yang bergerak di bidang penyediaan biji kopi dan pengolahan (roasting) untuk didistribusikan kepada berbagai kafe dan restoran, Alam membagikan pengalaman serta pengetahuan mengenai perkembangan industri kopi di Indonesia.

Alam menyebut bahwa kopi saat ini telah menjadi salah satu komoditas unggulan di sektor pertanian Indonesia.

“Meningkatnya minat masyarakat terhadap budaya minum kopi serta berkembangnya industri yang membuka peluang pasar menjadi semakin luas bagi para petani kopi,” kata Alam, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi kesempatan besar yang perlu dimanfaatkan dengan meningkatkan kualitas produk sekaligus menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar mampu menjangkau konsumen secara lebih luas.

Selain menyampaikan materi mengenai potensi industri kopi, narasumber juga memberikan berbagai strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh petani, mulai dari pentingnya menjaga konsistensi kualitas biji kopi, memahami kebutuhan pasar, membangun identitas produk, hingga menjalin kerja sama dengan pelaku usaha kopi seperti kafe, roastery, maupun distributor. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi petani Desa Seboto dalam meningkatkan nilai tambah produk kopi yang dihasilkan.

Antusiasme para petani terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi yang interaktif menunjukkan tingginya semangat peserta untuk memahami perkembangan pasar kopi sekaligus menggali berbagai peluang yang dapat dikembangkan dari potensi kopi Desa Seboto. Melalui sesi tanya jawab, peserta juga memperoleh berbagai masukan praktis berdasarkan pengalaman narasumber dalam membangun usaha di industri kopi.

Pelaksanaan pelatihan yang telah terlaksana pada 22 Juli 2026 itu menjadi bagian dari komitmen PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026 dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Dengan meningkatnya pemahaman mengenai strategi pemasaran, diharapkan para petani kopi Desa Seboto mampu mengembangkan usahanya secara lebih berkelanjutan, meningkatkan nilai jual hasil panen, serta memperluas akses pasar sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

Indospektrum

Recent Posts

Penggeledahan di Sukoharjo, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Masyarakat Jaga Kondusivitas

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengingatkan masyarakat agar tidak gegabah oleh informasi yang…

34 menit ago

Blibli Histeria 11.11 Hadir 3–13 November 2026, Tawarkan Best Deal dan Promo Tiap Hari

Tanggal transaksi: 3–13 November 2026 Selamat! Transaksi Berhasil Barang incaran: Dapat. Harga impian: Dapat. Diskon…

5 jam ago

Inovasi Mahasiswa UMS Kembangkan ‘REVIVEE’, Platform AI dan Blockchain untuk Solusi Limbah Pangan di Solo Raya

SOLO - Limbah pangan dan sampah organik maupun anorganik yang terus meningkat menjadi tantangan bagi…

8 jam ago

Gubernur Ahmad Luthfi: Jateng Kantongi Komitmen Investasi Rp9,7 Triliun dari Hasil Promosi di Vietnam

SEMARANG - Jawa Tengah bersiap menerima gelombang investasi sekitar Rp9,7 triliun dari sejumlah perusahaan asing.…

22 jam ago

Inovasi Mahasiswa UMS, MoveWall-AI Sabet Medali Perunggu di ISIF 2026 Berkat Terapi Bahu Berbasis Game Interaktif

SOLO - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengembangkan inovasi rehabilitasi bahu berbasis kecerdasan buatan…

22 jam ago

Persiapan Dhaup Ageng Mangkunegaran: Rangkaian Prosesi Adat Siap Digelar 3–8 November 2026

SOLO - Suasana Pura Mangkunegaran di Kota Solo tampak mulai sibuk menjelang acara Dhaup Ageng…

24 jam ago

This website uses cookies.