SURAKARTA – Dalam rangka memperkuat sinergi perguruan tinggi, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ melakukan kunjungan kerjasama akademik dan riset ke Telkom University.
Pertemuan tersebut menjadi forum benchmarking dan sharing best practice terkait pengelolaan riset, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta strategi pemeringkatan perguruan tinggi di tingkat nasional dan internasional.
Pihak UMS diwakili oleh Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) dan Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra Kekayaan Intelektual (DRPPS). Kegiatan berlangsung di Gedung TULT Lantai 16 Telkom University. Pada, Jum’at (14/8/2026).
Salah satu fokus pembahasan utama pada pertemuan ini adalah mengenai strategi peningkatan posisi perguruan tinggi dalam berbagai pemeringkatan internasional, seperti QS World University Rankings, Times Higher Education (THE), Webometrics, WURI, hingga UI GreenMetric.
Telkom University menjelaskan bahwa isu pemeringkatan telah diintegrasikan ke dalam Rencana Strategis (Renstra) dan Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas serta memperoleh dukungan dari yayasan. Strategi pemeringkatan juga dilaksanakan melalui koordinasi lintas direktorat dan monitoring performasi.
Pola tersebut dinilai penting karena indikator pemeringkatan perguruan tinggi mencakup berbagai aspek yang tidak dapat dikelola oleh satu unit saja.
Ayu Khoirotul Umaroh S.KM,M K M selaku perwakilan UMS menyampaikan bahwa UMS merupakan bagian dari 164 Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) di Indonesia dan berada pada strata atas di lingkungan PTMA.
“UMS saat ini tercatat pada peringkat 1.201–1.500 THE World University Rankings dan mengalami peningkatan signifikan pada THE Impact Rankings, dari posisi 1.001+ menjadi 401–600,” jelasnya, Kamis, (20/8/2026).
Selain pemeringkatan, diskusi turut menyoroti perkembangan riset dan publikasi. Ayu mengatakan bahwa UMS dan Telkom University diketahui telah memiliki sejumlah kolaborasi, salah satunya ditandai dengan tiga publikasi bersama penulis UMS dan Telkom University di bidang Computer Science atau Teknik Informatika.
“Kerja sama riset nasional juga telah berjalan antara tim Kesehatan Masyarakat UMS dengan Telkom University dalam pengembangan tools riset di Boyolali,” tambahnya.
Dari sisi publikasi, ia menyebutkan bahwa UMS telah menghasilkan lebih dari 3.800 publikasi terindeks Scopus, sedangkan Telkom University mencatat lebih dari 11.000 publikasi.
Menurutnya, perbedaan capaian tersebut menjadi salah satu bahan pembelajaran bersama untuk membahas strategi peningkatan kuantitas sekaligus kualitas publikasi internasional.
Pada bidang riset nasional, ia menyampaikan bahwa skema pendanaan riset di UMS berada pada rentang Rp10 juta hingga Rp100 juta per judul. Pihak kampus selalu melakukan monitoring lada pengelolaan pendanaan riset.
“UMS juga akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap riset yang sedang berjalan serta membuka peluang batch khusus riset kerja sama nasional apabila terdapat tawaran kolaborasi dari Telkom University” ujarnya.
Dalam bidang pengembangan berkelanjutan, UMS dan Telkom University juga memiliki perhatian yang sama terhadap penguatan ekosistem Sustainable Development Goals (SDGs). Pertukaran pengalaman mengenai pengelolaan data dan pemenuhan indikator SDGs menjadi salah satu agenda yang dinilai dapat dikembangkan melalui kolaborasi lanjutan.
Melalui pertemuan ini, UMS dan Telkom University tidak hanya bertukar informasi mengenai tata kelola institusi, riset, publikasi, dan pemeringkatan, tetapi juga mendorong terbentuknya kerja sama yang menghasilkan luaran konkret.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara UMS dan Telkom University. Semangat benchmarking, berbagi pengalaman, dan kolaborasi diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program kerja bersama yang memberikan manfaat bagi kedua institusi sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.
SURAKARTA - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id berkomitmen menyalurkan 100 persen revenue hasil pendapatan 58mart…
SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan literasi atau minat…
SEMARANG — Sebanyak 4.817 lowongan kerja tersedia dalam gelaran bursa kerja (Job Fair) dalam rangka…
SOLO – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menguji model baru pengentasan kemiskinan dengan menjadikan pemuda…
SEMARANG — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-31 di Kota Semarang, Jawa Tengah, semakin…
SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mendorong transformasi tata kelola perguruan tinggi melalui pemanfaatan…
This website uses cookies.