Kamis, 10 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

UMS Gandeng Pemkab Boyolali Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Lewat PPK Ormawa 2026

Indospektrum by Indospektrum
7 Agustus 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Suasana audiensi PPK Ormawa UMS bersama Pemkab Boyolali, Jumat (7/8/2026). Foto: Ist.

BOYOLALI – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar audiensi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026. Kegiatan yang dilaksanakan Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta-Inovasi (DKPTI) UMS, menggandeng Pemkab Boyolali.

Acara berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Boyolali, Jumat (7/8/2026). Audiensi menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara UMS dan Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam mendukung pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan mahasiswa melalui PPK Ormawa.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta-Inovasi (DKPTI) UMS, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pada tahun 2026 UMS berhasil meloloskan lima tim PPK Ormawa yang memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2026. Capaian tersebut menempatkan UMS sebagai salah satu perguruan tinggi dengan jumlah proposal didanai terbanyak secara nasional.

Menurutnya, program PPK Ormawa menjadi laboratorium pembelajaran nyata bagi mahasiswa. Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik di ruang kuliah, tetapi juga belajar memetakan potensi desa, berkomunikasi dengan masyarakat, serta merancang solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi mitra.

“Mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga belajar langsung bersama masyarakat. Mereka mengimplementasikan ilmu yang dimiliki sekaligus mengembangkan kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan menyelesaikan persoalan di lapangan,” ujarnya.

Tim Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) mengembangkan program Musuk Ibupreneur Village di Desa Musuk. Program tersebut berfokus pada transformasi ibu rumah tangga menjadi wirausaha melalui inovasi produk olahan alpukat dan susu berbasis agroindustri kreatif. Kegiatan pemberdayaan meliputi pelatihan pengolahan produk, penguatan kelompok ibu rumah tangga dan BUMDes, manajemen keuangan, pemasaran digital, legalitas usaha, peningkatan mutu produk, branding, hingga perluasan jejaring pemasaran.

Sementara itu, IMM Fakultas Psikologi menghadirkan program Catur CERDAS (Ciptakan Edukasi, Resiliensi, Digitalisasi, dan Kemandirian Masyarakat melalui Pendekatan Handarbeni sebagai Nguri-uri Kampung Tani) di Desa Catur. Program ini mengembangkan lima fokus pemberdayaan, yaitu Pojok Tani, Pojok Ceria, Pojok UMKM Go Digital, Pojok Harmoni, dan Pojok Budaya untuk memperkuat sektor pertanian, literasi masyarakat, digitalisasi UMKM, kesehatan mental, partisipasi generasi muda, serta pelestarian budaya lokal.

Adapun Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) menginisiasi program Seboto Smart Farming di Desa Seboto. Program tersebut menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem budidaya bibit kopi untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Selain pemanfaatan teknologi pemantauan bibit secara digital, mahasiswa juga memberikan pendampingan kepada petani dalam penguatan kapasitas budidaya berbasis data dan pengembangan pertanian kopi yang berkelanjutan.

Ia menambahkan, keberhasilan program tidak dapat dicapai tanpa dukungan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, hingga organisasi lokal menjadi faktor penting dalam memastikan setiap program memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Ahmad Kholid juga mengungkapkan bahwa keberhasilan program tahun sebelumnya di Desa Jembungan, Boyolali, menjadi motivasi bagi tim tahun ini. Desa mitra tersebut berhasil meraih penghargaan sebagai Desa Mitra Terbaik dalam ajang Abdidaya Ormawa, yang menunjukkan bahwa kolaborasi kampus dan pemerintah daerah mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

Kepala Bapperida Kabupaten Boyolali, Drs. Khusnul Hadi, M.M., menyambut baik pelaksanaan audiensi tersebut. Ia berharap program-program PPK Ormawa dapat diselaraskan dengan agenda pembangunan daerah sehingga mampu mengoptimalkan potensi lokal dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan bentuk nyata pembangunan berbasis inovasi yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.

Kasubdit Talenta, Inovasi, dan Prestasi DKPTI UMS, Muhammad Al Fatih Hendrawan, S.T., M.T., menjelaskan bahwa pelaksanaan PPK Ormawa berlangsung selama empat bulan, mulai Juli hingga Oktober 2026. Setiap tim memiliki indikator keberhasilan yang telah ditetapkan oleh kementerian sehingga membutuhkan pendampingan intensif dari dosen, universitas, pemerintah daerah, pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat.

“Program ini tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi menjadi syarat utama keberhasilan sehingga dukungan pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan seluruh mitra menjadi sangat penting,” katanya.

Melalui audiensi tersebut, lanjutnya, akan terbangun sinergi yang semakin kuat dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali sehingga berbagai program pemberdayaan yang dijalankan mahasiswa mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.

Tags: PPK OrmawaUMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Jajaki Peluang Investasi dan Kolaborasi, Pemprov Jateng Boyong Kepala Daerah Kunjungi IKN

Next Post

Tekan Kasus Bullying di Jawa Tengah, Taj Yasin Dorong Sinergi Sekolah dan Orang Tua

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Wakil Gubernur Taj Yasin membuka peringatan Haornas tingkat Provinsi Jawa Tengah di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin: Momentum Haornas untuk Genjot Sport Industry dan Sport Tourism di Jateng

by Indospektrum
9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat rapat checking terakhir kesiapan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

MTQ Nasional XXXI di Semarang Diproyeksikan Putarkan Uang Rp1,2 Triliun

by Indospektrum
9 September 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen UMS: Islam Tegaskan Pentingnya Siapkan Generasi Mandiri secara Finansial

by Indospektrum
9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin Tegaskan Komitmen Jateng Sukseskan Penerapan Single Identity Number

by Indospektrum
9 September 2026
Fakultas Psikologi UMS menghadirkan program parenting bagi keluarga peserta didik. Foto: Ist.
Indeks

Fakultas Psikologi UMS Perkuat Pendampingan Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus lewat Family Futures Planning

by Indospektrum
9 September 2026
Next Post
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Foto: Ist.

Tekan Kasus Bullying di Jawa Tengah, Taj Yasin Dorong Sinergi Sekolah dan Orang Tua

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Wakil Gubernur Taj Yasin membuka peringatan Haornas tingkat Provinsi Jawa Tengah di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin: Momentum Haornas untuk Genjot Sport Industry dan Sport Tourism di Jateng

9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat rapat checking terakhir kesiapan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

MTQ Nasional XXXI di Semarang Diproyeksikan Putarkan Uang Rp1,2 Triliun

9 September 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen UMS: Islam Tegaskan Pentingnya Siapkan Generasi Mandiri secara Finansial

9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin Tegaskan Komitmen Jateng Sukseskan Penerapan Single Identity Number

9 September 2026
Fakultas Psikologi UMS menghadirkan program parenting bagi keluarga peserta didik. Foto: Ist.
Indeks

Fakultas Psikologi UMS Perkuat Pendampingan Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus lewat Family Futures Planning

9 September 2026
Bangkai ikan sapu-sapu di Bendung Karet Sungai Juana, Kabupaten Pati. Foto: Ist.
Indeks

Atasi Bau Bangkai Ikan di Bendung Karet Pati, Bangkai Akan Dikubur dan Aliran Air Dikaji

9 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum