
SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan kontribusi nyatanya dalam peningkatan mutu pendidikan melalui program pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, tim pengabdian yang terdiri dari kolaborasi dosen dan mahasiswa lintas disiplin ilmu menyerahkan bantuan berupa Media Pembelajaran Kit Listrik Dinamis kepada SMP Muhammadiyah 1 Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
Program dilaksanakan sebagai upaya mengatasi keterbatasan media pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) materi listrik dinamis. Puncak kegiatan ditandai dengan serah terima alat sekaligus pendampingan praktikum.
Ketua Tim Pengabdian, Ir. Rizki Nurilyas Ahmad, S.T., M.T., menjelaskan bahwa media pembelajaran ini dirancang untuk membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak dalam listrik dinamis, seperti Hukum Ohm dan Hukum Kirchhoff, secara lebih konkret dan aplikatif.
“Media pembelajaran kit listrik dinamis ini dirancang agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) IPA materi listrik dinamis. Alat ini juga dilengkapi dengan modul praktikum berisi langkah-langkah penggunaan, sehingga ke depan guru pengampu dapat menyelenggarakan praktikum secara mandiri di kelas,” jelas Ilyas, sapaan akrab dosen Program Studi Teknik Elektro UMS tersebut, Senin (26/1/2026).
Kegiatan pengabdian ini melibatkan tim gabungan dari Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS. Proses perancangan dan pembuatan alat telah dimulai sejak November 2025 dan rampung pada akhir Desember 2025. Sebelum diserahkan ke sekolah mitra, alat tersebut telah melalui serangkaian pengujian di Laboratorium Teknik Elektro UMS guna memastikan keandalan dan keamanannya.
Ilyas menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam program ini. Oleh karena itu, sebelum pendampingan praktikum dilaksanakan, tim pengabdian UMS terlebih dahulu memberikan pemaparan mengenai pengenalan listrik dinamis serta perilaku aman dalam penggunaan listrik.
“Kami mendorong siswa dan guru untuk selalu bijak dan waspada. Listrik dapat menimbulkan risiko jika tidak digunakan dengan benar, sehingga penerapannya dalam KBM harus memberikan manfaat maksimal tanpa mengabaikan aspek keamanan,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak mitra atas kerja sama yang terjalin dengan baik.
“Terima kasih kepada SMP Muhammadiyah 1 Kartasura yang telah bersedia bekerja sama dan mendukung penuh hingga seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” tuturnya.
Para siswa tampak antusias mengikuti sesi praktikum dan mencoba langsung media pembelajaran yang disediakan. Dengan pendampingan dari tim pengabdian UMS dan guru mata pelajaran IPA, suasana pembelajaran terlihat lebih interaktif dan menyenangkan.
Perwakilan guru SMP Muhammadiyah 1 Kartasura, Miftakhush Sholikhah, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan oleh tim pengabdian UMS Senin (13/1) lalu. Menurutnya, kehadiran media pembelajaran tersebut sangat membantu dalam menunjang proses pembelajaran yang selama ini terkendala keterbatasan sarana praktikum.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Siswa dapat langsung melakukan praktik menggunakan media pembelajaran, sehingga mereka lebih antusias mengikuti KBM dan lebih memahami materi yang disampaikan,” ungkap Miftakh.
Ia berharap sinergi antara UMS dan sekolah-sekolah Muhammadiyah dapat terus ditingkatkan. “Kami berharap kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini dapat lebih sering dilaksanakan karena sangat bermanfaat bagi peningkatan kompetensi guru maupun siswa,” pungkasnya.











