Sabtu, 18 April 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

UMS Sumbang Inovasi Insentor Ramah Lingkungan Untuk Atasi Sampah di Desa Gonilan

Indospektrum by Indospektrum
1 April 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Penyerahan Alat Insentor Ramah Lingkungan oleh Tim UMS ke TPS RW X Desa Gonilan, Kartasura. Foto : Ist.

SURAKARTA – Menghadapi persoalan volume limbah sampah, tim dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan solusi komprehensif. Penelitian terbaru dari tim dosen UMS mengungkap bahwa persoalan utama bukan sekadar tingginya produksi sampah, melainkan ketidakseimbangan antara volume limbah dan kapasitas pengelolaannya.

Desa Gonilan sebagai penyangga kawasan kampus UMS dalam sebulan menghasilkan sampah mencapai 40 ton. Ketua Tim, Ramzul Irham Riza B.Eng M.T mengungkapkan, Desa Gonilan telah bertransformasi menjadi kawasan padat dengan dominasi mahasiswa dan aktivitas ekonomi penunjangnya, mulai dari kos-kosan hingga kuliner. Pola konsumsi yang tinggi, terutama penggunaan plastik sekali pakai dan limbah makanan, mempercepat akumulasi sampah.

Tempat Penampungan Sementara (TPS) di desa tersebut bahkan mengalami over kapasitas, dengan tumpukan sampah mencapai lebih dari satu meter di atas permukaan tanah. Kondisi ini memicu bau menyengat, pencemaran udara, hingga potensi munculnya penyakit.

“Namun, seperti banyak wilayah lain di Indonesia, pendekatan pengelolaan sampah masih didominasi pola “kumpul–angkut–buang”. Ketergantungan pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi masalah tersendiri karena jaraknya mencapai sekitar 60 km, ditambah keterbatasan armada pengangkut. Akibatnya, tidak semua sampah dapat terangkut secara rutin,” papar dosen Teknik Mesin UMS itu saat dimintai keterangan, Rabu (1/4/2026).

Upaya alternatif seperti pengolahan maggot memang sudah dilakukan, tetapi dinilai belum cukup efektif. Proses penguraian yang memakan waktu hingga 21 hari membuat metode ini kurang mampu menjawab kebutuhan penanganan cepat terhadap volume sampah yang besar.

Menjawab persoalan tersebut, Ramzul bersama anggota tim Dr. Nur Aklis, S.T M.Eng, Dr. Agung Sugiharto, S.T M.Eng, Mas’ud Fajar Al-mu’tashim dan Dicky Kurnia mengembangkan teknologi insinerator ramah lingkungan sebagai solusi berbasis teknik. Alat ini dirancang dengan dimensi relatif kecil (sekitar 50 – 60 cm) namun mampu beroperasi pada suhu tinggi hingga 800 – 900°C.

“Hasilnya cukup signifikan. Insinerator mampu mereduksi volume sampah, dengan kapasitas pengolahan mencapai 25 – 40 kg per jam tergantung jenis limbah . Teknologi ini juga dilengkapi sistem suplai oksigen (blower) untuk meningkatkan efisiensi pembakaran serta desain isolasi panas guna menjaga keamanan operasional,” terangnya.

Tidak hanya mengurangi volume, residu pembakaran berupa abu bahkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran paving blok, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Meski teknologi menjadi bagian penting, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Di desa Gonilan, peran Kelompok Pengelolaan Sampah Mandiri (P2SM) RW X menjadi sentral dalam operasional dan keberlanjutan program.

“Pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga sosial, mulai dari sosialisasi pemilahan sampah, pelatihan operasional alat, hingga pendampingan berkelanjutan. Model ini memperlihatkan bahwa integrasi antara teknologi dan pemberdayaan masyarakat mampu menciptakan sistem pengelolaan yang lebih mandiri dan berkelanjutan,” jelas Ramzul.

Meski menjanjikan, penggunaan insinerator juga memunculkan catatan kritis. Pembakaran sampah berpotensi menghasilkan emisi berbahaya jika tidak dikelola dengan standar yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya pengendalian emisi serta pelatihan teknis bagi operator agar dampak negatif dapat diminimalkan.

Selain itu, insinerator bukan solusi tunggal. Pengelolaan sampah tetap harus mengedepankan prinsip hulu seperti reduce, reuse dan recycle (3R), serta integrasi dengan metode lain seperti komposting dan bank sampah.

Keberhasilan awal di Desa Gonilan membuka peluang replikasi ke wilayah lain, terutama kawasan padat penduduk dengan karakteristik serupa. Penelitian ini bahkan menyebut Desa Gonilan berpotensi menjadi role model pengelolaan sampah berbasis komunitas ditingkat regional.

“Dengan dukungan kebijakan, kolaborasi perguruan tinggi, dan partisipasi aktif masyarakat, transformasi pengelolaan sampah bukan lagi sekadar wacana. Gonilan menunjukkan bahwa krisis sampah dapat diubah menjadi peluang asal ditangani dengan pendekatan terpadu antara teknologi, sosial dan keberlanjutan,” pungkasnya.

Tags: inovasi mahasiswaisu lingkungankelola sampahUMS
Previous Post

Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual, Sastrawan Panji Sukmo Buka Suara

Next Post

Dubes Iran Sambangi Jokowi di Solo, Beberkan Kondisi Perang Lawan Israel dan AS

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali (ITBM-BIM Bali). Foto: Ist.
Indeks

Gandeng UMS, Rektor ITBM-BIM Bali Hadirkan Tiga Guru Besar Perkuat Modernisasi Kampus

by Indospektrum
18 April 2026
Afifah Faikar Husna usai menyelesaikan seleksi PMB UMS. Foto: Ist.
Indeks

Sempat Gap Year, Afifah Mantap Pilih Farmasi UMS Karena Akreditasi Unggul dan Prospek Kerja

by Indospektrum
18 April 2026
Gelandang Kendal Tornado FC, Ibnu Hajar. Foto: Ist.
Indeks

Pantang Kalah Tiga Kali, Gelandang Tornado FC Termotivasi Bungkam Deltras FC

by Indospektrum
18 April 2026
BPKH melaksanakan serah terima banknotes dalam mata uang Riyal Arab Saudi (SAR) untuk living cost jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M. Foto: Ist.
Indeks

Jemaah Haji 2026 Terima Uang Saku SAR 750 dengan Skema Syariah

by Indospektrum
18 April 2026
Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han.,  saat silaturahmi bersama insan pers di Kota Solo, Jumat (17/4/2026). Foto: Ist.
Indeks

Dukung Asta Cita, Korem 074/Warastratama Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Makan Bergizi Gratis

by Indospektrum
17 April 2026
Next Post
Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi berkunjung ke kediaman Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Kota Solo, Rabu (1/4/2026). Foto: Indospektrum

Dubes Iran Sambangi Jokowi di Solo, Beberkan Kondisi Perang Lawan Israel dan AS

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali (ITBM-BIM Bali). Foto: Ist.
Indeks

Gandeng UMS, Rektor ITBM-BIM Bali Hadirkan Tiga Guru Besar Perkuat Modernisasi Kampus

18 April 2026
Afifah Faikar Husna usai menyelesaikan seleksi PMB UMS. Foto: Ist.
Indeks

Sempat Gap Year, Afifah Mantap Pilih Farmasi UMS Karena Akreditasi Unggul dan Prospek Kerja

18 April 2026
Gelandang Kendal Tornado FC, Ibnu Hajar. Foto: Ist.
Indeks

Pantang Kalah Tiga Kali, Gelandang Tornado FC Termotivasi Bungkam Deltras FC

18 April 2026
BPKH melaksanakan serah terima banknotes dalam mata uang Riyal Arab Saudi (SAR) untuk living cost jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M. Foto: Ist.
Indeks

Jemaah Haji 2026 Terima Uang Saku SAR 750 dengan Skema Syariah

18 April 2026
Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han.,  saat silaturahmi bersama insan pers di Kota Solo, Jumat (17/4/2026). Foto: Ist.
Indeks

Dukung Asta Cita, Korem 074/Warastratama Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Makan Bergizi Gratis

17 April 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri halalbihalal dan tasyakuran Hari Lahir ke-66 PMII di gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Jumat, 17 April 2026. Foto: Ist.
Indeks

Bukan Superman Tapi Super Team, Pesan Ahmad Luthfi untuk Kader PMII Jawa Tengah

17 April 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum