Sabtu, 17 Oktober 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Ekonomi

2.596 KPM PKH di Klaten Lulus Graduasi Mandiri, Resmi Keluar dari Data Kemiskinan

Indospektrum by Indospektrum
30 Juni 2026
in Ekonomi, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Acara wisuda graduasi mandiri di Graha Bung Karno, Kabupaten Klaten, Selasa, 30 Juni 2026. Foto: Ist.

KLATEN —Sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Klaten resmi keluar dari data kemiskinan. Sebab, mereka berhasil meningkatkan kesejahteraannya dan siap hidup mandiri.

Hal itu ditandai dengan acara wisuda graduasi mandiri di Graha Bung Karno, Kabupaten Klaten, Selasa, 30 Juni 2026.

Sebagai informasi, pada Tahap I Tahun 2026, terdapat 54.555 Keluarga Penerima Manfaat PKH di Kabupaten Klaten. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.596 keluarga berhasil graduasi karena telah meningkat kesejahteraannya. Rinciannya adalah sebanyak 992 keluarga memilih graduasi mandiri karena menyatakan sudah mampu dan tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah, dan sebanyak 1.604 keluarga berhasil graduasi setelah memperoleh Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).

Salah satu dari ribuan KPM PKH yang menjalani wisuda graduasi mandiri itu adalah Sri Giatmi. Warga Desa Bero, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, tersebut ikut graduasi mandiri setelah merasa sudah mampu dan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia berharap lebih banyak lagi masyarakat yang ikut KPM PKH segera wisuda graduasi.

“Graduasi ini bagi kita yang sudah mampu, kalau belum cukup ya belum berani untuk graduasi. Cukup nggak cukup kan kita sendiri yang merasakan, kalau saya sendiri alhamdulilah sudah merasa cukup karena sudah dibantu oleh pemerintah sampai sekarang. Sekarang saya sudah mensyukuri apa yang saya lakukan dari berdagang itu, hasil dari keluarga bisa cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Sri Giatmi yang sekarang berjualan jamu keliling.

Ia kemudian menceritakan bahwa ikut KPM PKH sejak tahun 2013. Saat itu kondisi keluarganya sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan untuk membelikan jajan anak saja susah. Setelah dapat PKH, ia memperoleh bantuan biaya sekolah untuk anak, kebutuhan anak dan keluarga juga dapat dipenuhi termasuk gizi.

Bahkan, Sri Giatmi masih bisa menyisihkan uang PKH untuk dijadikan modal usaha seperti membeli alat bahan dan peralatan. Hingga akhirnya sekarang ia mendapatkan pemasukan yang dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari. Tak hanya itu, anak pertamanya sekarang juga sudah bekerja di pabrik dengan penghasilan tetap serta anak keduanya sudah kelas 3 SMP.

“Buat teman-teman semua yang sudah merasa cukup, mari kita memberanikan diri untuk graduasi mandiri, karena yang lebih membutuhkan dari kita itu banyak sekali,” tutur ibu dua anak tersebut.

Selain graduasi mandiri, acara yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, dan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tersebut juga ada penyaluran bantuan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) dari Kementerian Sosial. Nilai bantuan modal usaha dari Kementerian Sosial itu bisa sampai Rp5 juta per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Alhamdulillah saya dapat bantuan peralatan untuk jualan bakso. Usaha sudah berjalan enam bulan. Saya juga sudah graduasi. Program ini bisa mengembangkan usaha kami. Semoga perekonomian kami sekeluarga bisa berjalan lancar, jualan tetap jalan,” ujar penerima manfaat, Tri Suwiyem, warga Klaten Tengah, Kabupaten Klaten.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada 2.596 KPM PKH yang sudah graduasi. Artinya, ribuan keluarga tersebut sudah dapat berdiri di kakinya sendiri tanpa menerima bantuan sosial dari pemerintah. Ia berharap semangat dari mereka yang sudah graduasi bisa ditularkan kepada masyarakat lainnya.

“Jadi graduasi ini tidak hanya di Klaten, ada juga di Kendal, kemudian ada di Brebes. Mereka sudah bisa berdiri sendiri, sehingga tidak memerlukan bantuan sosial lagi. Mereka sudah terangkat dari miskin, menjadi berdiri sendiri,” kata dia.

Ia menyampaikan, upaya memerangi kemiskinan harus dilakukan secara bersama-sama. Kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan instansi terkait lainnya termasuk perusahaan-perusahaan sangat penting. Hal itu dibuktikan dengan penurunan angka kemiskinan di Jawa Tengah dari 9,58% menjadi 9,39% pada tahun 2025 lalu.

“Kolaborasi ini penting untuk mengeroyok masyarakat miskin dan miskin ekstrem agar bisa kita graduasi,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Menurut dia, Gubernur Ahmad Luthfi dan para bupati telah bekerja keras untuk mengentaskan kemiskinan dan menghapus kemiskinan ekstrem. Keterbukaan data masyarakat miskin di tiap daerah penting agar intervensi yang dilakukan secara bersama-sama dapat dilakukan dengan tepat.

Tags: Ahmad LuthfiGubernur Jawa TengahKeluarga Penerima ManfaatKPMPKHPPSEProgram Keluarga HarapanProgram Pemberdayaan Sosial Ekonomi
Previous Post

Mahasiswa Geografi UMS Raih Bronze Medal di Ajang Internasional WISEC 2026

Next Post

FKIP UMS Gelar Lomba Microteaching AILEC 2026: Mengasah Calon Pendidik Profesional

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Direktur Pusat Studi Halal UMS, apt. Peni Indrayudha, M.Biotech., Ph.D., saat memberikan pelatihan pendampingan produk halal. Foto: Ist.
Ekonomi

Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Pakar UMS Highlight Kesiapan UMKM dan Bahan Baku

by Indospektrum
16 Oktober 2026
BSI meraih posisi lima besar Grand Champion Danantara CX100 Award 2026, sekaligus peringkat keempat pada kategori Financial. Foto: Ist.
Bisnis

Raih Danantara CX100 Award 2026, BSI Masuk Top 5 Grand Champion Lintas BUMN

by Indospektrum
16 Oktober 2026
Dosen Psikologi UMS, Audi Ahmad Rikardi, S.Psi., M.A. Foto: Ist.
Gagasan

Tiba-Tiba Teringat Seseorang Lalu Dia Menghubungi? Jangan Baper, Ini Penjelasan Psikolog UMS

by Indospektrum
16 Oktober 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membuka kegiatan Bakti TNI AD untuk Rakyat 2026 di Alun-alun Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jumat, 16 Oktober 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Apresiasi Bakti TNI AD 2026 untuk Kesejahteraan Masyarakat Jateng

by Indospektrum
16 Oktober 2026
Indeks

IMTI 2026: Jawa Tengah Raih Peringkat Kedua Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Nasional

by Indospektrum
16 Oktober 2026
Next Post
FKIP UMS menggelar Lomba Microteaching pada ajang Annual Innovation on Learning and Education Competition (AILEC) 2026. Foto: Ist.

FKIP UMS Gelar Lomba Microteaching AILEC 2026: Mengasah Calon Pendidik Profesional

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Direktur Pusat Studi Halal UMS, apt. Peni Indrayudha, M.Biotech., Ph.D., saat memberikan pelatihan pendampingan produk halal. Foto: Ist.
Ekonomi

Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Pakar UMS Highlight Kesiapan UMKM dan Bahan Baku

16 Oktober 2026
BSI meraih posisi lima besar Grand Champion Danantara CX100 Award 2026, sekaligus peringkat keempat pada kategori Financial. Foto: Ist.
Bisnis

Raih Danantara CX100 Award 2026, BSI Masuk Top 5 Grand Champion Lintas BUMN

16 Oktober 2026
Dosen Psikologi UMS, Audi Ahmad Rikardi, S.Psi., M.A. Foto: Ist.
Gagasan

Tiba-Tiba Teringat Seseorang Lalu Dia Menghubungi? Jangan Baper, Ini Penjelasan Psikolog UMS

16 Oktober 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membuka kegiatan Bakti TNI AD untuk Rakyat 2026 di Alun-alun Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jumat, 16 Oktober 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Apresiasi Bakti TNI AD 2026 untuk Kesejahteraan Masyarakat Jateng

16 Oktober 2026
Indeks

IMTI 2026: Jawa Tengah Raih Peringkat Kedua Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Nasional

16 Oktober 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menghadiri Gelar Karya Riset Pembangunan  dan Menulis Berdampak 2026. Foto: Ist.
Indeks

Pemprov Jateng dan BRIN Kumpulkan Ratusan Karya Riset untuk Perumusan Kebijakan Daerah

16 Oktober 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum