
SOLO – Bandara Adi Soemarmo menggelar ajang Menari bersama di Bandara dengan tema “Journey with Culture”, Minggu (16/8/2026). Acara berlangsung di Terminal Bandara Internasional Adi Soemarmo.
Puluhan Orang terlihat sangat luwes dan anggun membawakan Tari Gambyong di ruang tunggu keberangkatan dengan diiringi gendhing Gambyong Pangkur. Acara ini diselenggarakan untuk mewadahi minat masyarakat yang sangat antusias pada pengembangan seni dan budaya, dengan suasana lain berlatar belakang aktivitas pergerakan pesawat udara.
Berkolaborasi dengan RnR Art Production, Adi Soemarmo mewujudkan peran aktifnya dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Jawa khususnya dibidang Tari.
Hery Purwanto selaku General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Adi Soemarmo menyampaikan, pihaknya senantiasa menyediakan ruang untuk berkolaborasi dengan seluruh pihak yang akan bermitra baik dalam bidang usaha, seni budaya dan lainnya.
“Selain sebagai penyedia Layanan jasa kebandarudaraan, Adi Soemarmo merupakan area publik yang interaktif, ramah, aman dan nyaman, sehingga Kami sangat terbuka untuk seluruh Masyarakat yang berminat berkegiatan di Adi Soemarmo,” jelasnya.
Dalam “Journey with Culture” ini RnR Art Production ingin mengajak dan mengedukasi seni tari kepada seluruh masyarakat dan pengunjung Bandara. Dan di giat Menari dibandara ini RnR Art Production menghadirkan tarian Gambyong Pangkur.
Dimana Tarian Gambyong Pangkur ini menggambarkan tentang keanggunan, keluwesan dan kelembutan Perempuan Jawa. Tarian Gambyong Pangkur juga sering dibawakan saat menyambut Tamu dalam acara adat.
Hadirnya Penampilan Tarian Gambyong Pangkur di terminal, tentunya selain menghadirkan pengalaman baru dan hiburan yang menarik bagi para penumpang tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal kesenian tradisional Jawa dalam suasana yang lebih modern dan terbuka.










