Senin, 15 Juni 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Brebes Bakal Jadi Lokasi Mega Farm Terbesar di Indonesia, Kapasitas 30 Ribu Ekor Sapi

Indospektrum by Indospektrum
16 April 2026
in Ekonomi, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menerima kunjungan Direktur Jenderal PKH Kementerian Pertanian, Agung Suganda dan Perwakilan PT GDB, Kamis, 16 April 2026. Foto: Ist.

SEMARANG – Peternakan sapi perah terpadu (mega farm) berskala besar dengan kapasitas mencapai 30 ribu ekor akan dibangun di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Peternakan tersebut digadang-gadang menjadi terbesar se Indonesia.

Proyek yang dikembangkan oleh PT Global Dairy Bersama (GDB) ini diyakini tak hanya mengerek produksi susu nasional, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah secara signifikan.

“Kalau ini terbangun, ini akan jadi yang terbesar di Indonesia,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Agung Suganda saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi di Semarang pada Kamis, 16 April 2026.

Dikatakan dia, mega farm tersebut diproyeksikan mampu menyumbang hingga 18 persen dari total produksi susu nasional. Saat ini, produksi susu dalam negeri baru mencapai sekitar 1 juta ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 4,7 juta ton. Artinya, sekitar 80 persen kebutuhan masih dipenuhi dari impor.

“Dengan tambahan produksi dari Brebes, ini akan sangat signifikan menekan ketergantungan impor,” ujarnya.

Tak hanya itu, tambahan produksi tersebut juga berpotensi mendongkrak posisi Jawa Tengah sebagai salah satu produsen susu nasional. Saat ini, Jawa Tengah berada di peringkat ketiga, di bawah Jawa Timur dan Jawa Barat.

“Kalau ini berjalan, Jawa Tengah bisa naik ke peringkat dua, bahkan menyamai Jawa Timur,” tambahnya.

Pemerintah pusat sendiri telah menyiapkan berbagai dukungan, mulai dari penyediaan bibit sapi impor dari Australia, Amerika Serikat, Selandia Baru, hingga Brasil, hingga penguatan sistem kesehatan hewan untuk mencegah penyakit seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) dan LSD (Lumpy Skin Disease).

Perwakilan PT Global Dairy Bersama (GDB), Ihsan Mulia Putri, menyampaikan bahwa proyek ini dirancang sebagai peternakan sapi terpadu berbasis teknologi modern dan berkelanjutan, dengan luas lahan mencapai 710 hektare.

“Ini bukan sekadar peternakan, tapi ekosistem terintegrasi dari hulu ke hilir,” jelasnya.

Proyek ini akan mengusung konsep close loop system, di mana seluruh proses saling terhubung. Limbah ternak akan diolah menjadi biogas sebagai sumber energi, sementara residunya dimanfaatkan sebagai pupuk untuk lahan pakan ternak. Air juga akan dikelola dengan sistem daur ulang.

Mega farm ini ditargetkan memproduksi mencapai 180 ribu ton susu per tahun. Selain itu, akan dibangun fasilitas pengolahan susu, pabrik pakan, hingga kawasan perkebunan jagung untuk mendukung kebutuhan pakan.

“Dengan skala ini, kontribusi terhadap produksi susu nasional bisa mencapai 18 persen. Bahkan untuk Jawa Tengah, produksinya bisa meningkat hingga dua kali lipat,” ungkapnya.

Dari sisi sosial ekonomi, proyek ini juga akan melibatkan sekitar 5.000 petani untuk penyediaan pakan di lahan seluas 2.000 hektare, serta menggandeng sekitar 8.000 peternak dalam pengembangan sapi.

“Ini bukan hanya proyek industri, tapi juga pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Adapun untuk Cut and fill untuk persiapan lahan akan dimulai pada Juni 2026. PT GDB menargetkan pembangunan selesai dan mulai operasional pada akhir 2027, dengan first milking direncanakan pada Desember tahun tersebut.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menyambut baik investasi tersebut dan menyebutnya sebagai peluang besar untuk mengangkat perekonomian daerah.

“Ini kebanggaan bagi kami. Investasi ini bukan hanya skala kabupaten, tapi nasional. Ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Brebes,” ujarnya.

Kehadiran mega farm ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat sektor peternakan sebagai bagian dari ketahanan pangan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, mendukung penuh pendirian peternakan tersebut. Ia menegaskan, Jawa Tengah saat ini menjadi salah satu destinasi utama investasi, baik nasional maupun internasional. Hal itu didukung oleh stabilitas keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta ketersediaan tenaga kerja yang kompetitif.

Gubernur menekankan bahwa Jawa Tengah juga membuka ruang bagi investasi yang mendukung swasembada pangan, termasuk sektor peternakan dan produksi susu.

“Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jateng 2026 fokus pada swasembada pangan. Maka investasi seperti ini sangat strategis dan akan kami dukung penuh,” tegasnya.

Tags: Ahmad LuthfiGubernur Jawa Tengahmega farmpeternakan sapi perah terpadu
Previous Post

Pemprov Jateng Dorong Percepatan Raperda Garis Sempadan demi Ketertiban Ruang

Next Post

FHIP UMS Gelar ICRTLAW ke-5: Soroti Tantangan Keamanan Siber dan Perlindungan HAM di Era Digital

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Dosen FAI UMS, Dr. Isman, S.H.I., S.H., M.H. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen FAI UMS Jelaskan Batasan Budaya dalam Tradisi Malam Satu Suro

by Indospektrum
15 Juni 2026
UNS dan PT Sang Hyang Seri melaksanakan MoU di Ruang Sidang I Gedung dr. Prakosa UNS, Senin (15/6/2026). Foto: Ist.
Indeks

UNS dan PT Sang Hyang Seri Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

by Indospektrum
15 Juni 2026
Suasana registrasi mahasiswa baru UMS tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Pendaftar PMB UMS 2026 Tembus 20.830 Orang, Tren Registrasi Meningkat Signifikan

by Indospektrum
15 Juni 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengikuti proses pendataan Sensus Ekonomi 2026 oleh BPS, Senin, 15 Juni 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Wagub Taj Yasin Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah

by Indospektrum
15 Juni 2026
UMS bersama BI, LPCRPM Muhammadiyah Jawa Tengah menggelar program pemberdayaan ekonomi masjid yang berlangsung sepanjang Juni hingga November 2026. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Ekonomi Umat, UMS Kolaborasi dengan BI Berdayakan Ekonomi Berbasis Masjid

by Indospektrum
14 Juni 2026
Next Post
FHIP UMS menggelar ICRTLAW ke-5 secara daring, Selasa (8/4/2026). Foto: Ist.

FHIP UMS Gelar ICRTLAW ke-5: Soroti Tantangan Keamanan Siber dan Perlindungan HAM di Era Digital

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Dosen FAI UMS, Dr. Isman, S.H.I., S.H., M.H. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen FAI UMS Jelaskan Batasan Budaya dalam Tradisi Malam Satu Suro

15 Juni 2026
UNS dan PT Sang Hyang Seri melaksanakan MoU di Ruang Sidang I Gedung dr. Prakosa UNS, Senin (15/6/2026). Foto: Ist.
Indeks

UNS dan PT Sang Hyang Seri Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

15 Juni 2026
Suasana registrasi mahasiswa baru UMS tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Pendaftar PMB UMS 2026 Tembus 20.830 Orang, Tren Registrasi Meningkat Signifikan

15 Juni 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengikuti proses pendataan Sensus Ekonomi 2026 oleh BPS, Senin, 15 Juni 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Wagub Taj Yasin Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah

15 Juni 2026
UMS bersama BI, LPCRPM Muhammadiyah Jawa Tengah menggelar program pemberdayaan ekonomi masjid yang berlangsung sepanjang Juni hingga November 2026. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Ekonomi Umat, UMS Kolaborasi dengan BI Berdayakan Ekonomi Berbasis Masjid

14 Juni 2026
Tim P2M UMS menyelenggarakan kegiatan parenting pendidikan di MIM Sempulur dan MIM 2 Manyaran, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali. Foto: Ist.
Indeks

Tim P2M UMS Gelar Parenting di Boyolali: Perkuat Pengasuhan Positif di Era Digital

14 Juni 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum