Kamis, 2 Juli 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Bangun Kemandirian Pangan, Menko Muhaimin Gandeng Milenial UNS Perkuat Sektor Pertanian

Indospektrum by Indospektrum
2 Juli 2026
in Ekonomi, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Drs. H. Ahmad Muhaimin Iskandar, M.Si., menjadi keynote speaker Seminar Nasional “Desa Berdaya: Peran Milenial dalam Mendukung Kemandirian Pangan Lokal Berkelanjutan” di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS Solo, Kamis (2/7/2026). Foto: Ist.

SOLO – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Dr. (H.C.) Drs. H. Ahmad Muhaimin Iskandar, M.Si., menghadiri acara Agrotech’s Fair 2026 yang diselenggarakan di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Kamis (2/7/2026). Kehadiran Menko Muhaimin menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan inovasi dan teknologi pertanian dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional “Desa Berdaya: Peran Milenial dalam Mendukung Kemandirian Pangan Lokal Berkelanjutan”. Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bangga membangun sektor pertanian dari desa sebagai fondasi ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

Menurutnya, peluang mewujudkan kemandirian pangan saat ini terbuka semakin lebar dan harus dimanfaatkan secara optimal, terlebih pemerintah telah menyiapkan dukungan anggaran yang signifikan untuk memperkuat sektor pertanian, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan potensi desa.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kini mulai bergeser dari pola belanja rutin menuju anggaran yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan sektor-sektor prioritas. Efisiensi anggaran dilakukan agar setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, termasuk melalui penguatan sektor pangan.

“Setiap rupiah dari APBN harus memiliki dimensi pemberdayaan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Anggaran negara harus menjadi pengungkit agar masyarakat semakin mandiri secara ekonomi,” kata Muhaimin Iskandar di hadapan para tamu undangan, akademisi, dan mahasiswa.

Karena itu, mahasiswa, khususnya yang tergabung dalam organisasi dan forum agroteknologi, diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan solusi inovatif di bidang pertanian. Dengan perubahan politik anggaran dan politik pangan nasional, peluang untuk mewujudkan kemandirian pangan dinilai semakin terbuka.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar, termasuk kemiskinan dan krisis regenerasi petani. Oleh sebab itu, berbagai terobosan harus didukung oleh implementasi yang berbasis ilmu pengetahuan dan tata kelola yang baik.

Ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berpijak pada kajian ilmiah. Menurutnya, akademisi harus berani memberikan masukan secara objektif kepada pemerintah sehingga kebijakan yang diambil tidak menyimpang dari prinsip-prinsip keilmuan.

“Universitas harus mengawal pertanggungjawaban intelektual. Politik anggaran dan politik pangan harus benar, dan pelaksanaannya juga harus sesuai dengan kaidah ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh elemen, terutama mahasiswa, untuk memperkuat kolaborasi lintas generasi dalam membangun sektor pertanian. Ia berharap perguruan tinggi menjadi pintu lahirnya inovasi, regenerasi petani, serta solusi nyata bagi penguatan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat, Indonesia memiliki peluang besar untuk mewujudkan kemandirian pangan sekaligus menjadi kekuatan baru di sektor pangan dunia,” ucapnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian UNS, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si, M.Si. menyampaikan bahwa seminar ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI dan Forum Mahasiswa Agroteknologi Fakultas Pertanian (FP) UNS.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat atas sinergi yang terus dibangun bersama perguruan tinggi dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat. Menurut kami, pembangunan nasional tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat agar lebih mandiri, produktif, tangguh, dan berdaya saing,” kata Prof. Fitria.

Tema seminar dinilai sangat relevan dengan arah pembangunan nasional serta mendukung Asta Cita, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan, pembangunan berbasis desa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan ekonomi kerakyatan menuju Indonesia Emas 2045.

Prof. Fitria menegaskan bahwa ketahanan pangan saat ini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi pertanian, tetapi juga menjadi fondasi kedaulatan bangsa. Menghadapi tantangan perubahan iklim, dinamika global, dan transformasi teknologi, Indonesia membutuhkan inovasi yang melibatkan generasi muda sebagai motor penggerak melalui riset, teknologi digital, kewirausahaan, dan pengembangan pangan lokal berbasis potensi daerah.

Sebagai perguruan tinggi, UNS berkomitmen menghadirkan pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata. Melalui berbagai program di bidang pertanian berkelanjutan, inovasi teknologi pangan, pemberdayaan desa, serta penguatan UMKM berbasis pangan lokal, UNS terus mendorong lahirnya solusi yang dapat diterapkan langsung di masyarakat.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan memberangkatkan 2.930 mahasiswa ke 28 kabupaten di Indonesia untuk menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk di sektor pertanian.

“Kami berharap seminar nasional ini mampu melahirkan kolaborasi lintas sektor, memperkuat ekosistem riset dan kewirausahaan muda, serta menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan di desa-desa Indonesia guna mendukung kemandirian pangan nasional. UNS percaya bahwa masa depan Indonesia tidak hanya dibangun melalui kekuatan sumber daya alam, tetapi melalui kolaborasi ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. Dari kampus, untuk desa; dari desa, untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Tags: Menteri Koordinator Pemberdayaan MasyarakatMuhaimin IskandarUniversitas Sebelas MaretUNS
Previous Post

Sekolah Rakyat di Sukoharjo Siap Beroperasi, Targetkan Kegiatan Belajar Dimulai 14 Juli 2026

Next Post

Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Konsep Futuristik untuk Revitalisasi PRPP Semarang

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Agustin Murti, S.H., Sulardi, dan Dwi Ari Suryo Wibowo saat menerima penghargaan dari Polda Jawa Tengah. Foto: Ist.
Indeks

Bantu Ungkap Kasus Curanmor, Satpam UMS Terima Penghargaan dari Polda Jateng

by Indospektrum
2 Juli 2026
Gubernur Ahmad Luthfi saat Rapat Paripurna DPRD Jawa Tengah di Gedung Berlian Semarang, Kamis, 2 Juli 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Dorong Percepatan Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Jawa Tengah

by Indospektrum
2 Juli 2026
Zahirah dan rekan tim saat memaparkan hasil riset dalam lomba esai MAJESTYNAS yang diselenggarakan FKK Universitas Muhammadiyah Jakarta pada 19-20 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Mahasiswa UMS dan UNAIR Raih Juara II Lomba Esai Nasional Berkat Gagasan Biomarker Osteoporosis

by Indospektrum
2 Juli 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi memberikan keterangan pers usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Tengah, di Gedung Berlian Semarang pada Kamis, 2 Juli 2026. Foto: Ist.
Indeks

Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Konsep Futuristik untuk Revitalisasi PRPP Semarang

by Indospektrum
2 Juli 2026
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno meninjau Sekolah Rakyat di Kabupaten Sukoharjo, Kamis, 2 Juli 2026. Foto: Ist.
Indeks

Sekolah Rakyat di Sukoharjo Siap Beroperasi, Targetkan Kegiatan Belajar Dimulai 14 Juli 2026

by Indospektrum
2 Juli 2026
Next Post
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi memberikan keterangan pers usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Tengah, di Gedung Berlian Semarang pada Kamis, 2 Juli 2026. Foto: Ist.

Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Konsep Futuristik untuk Revitalisasi PRPP Semarang

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Agustin Murti, S.H., Sulardi, dan Dwi Ari Suryo Wibowo saat menerima penghargaan dari Polda Jawa Tengah. Foto: Ist.
Indeks

Bantu Ungkap Kasus Curanmor, Satpam UMS Terima Penghargaan dari Polda Jateng

2 Juli 2026
Gubernur Ahmad Luthfi saat Rapat Paripurna DPRD Jawa Tengah di Gedung Berlian Semarang, Kamis, 2 Juli 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Dorong Percepatan Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Jawa Tengah

2 Juli 2026
Zahirah dan rekan tim saat memaparkan hasil riset dalam lomba esai MAJESTYNAS yang diselenggarakan FKK Universitas Muhammadiyah Jakarta pada 19-20 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Mahasiswa UMS dan UNAIR Raih Juara II Lomba Esai Nasional Berkat Gagasan Biomarker Osteoporosis

2 Juli 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi memberikan keterangan pers usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Tengah, di Gedung Berlian Semarang pada Kamis, 2 Juli 2026. Foto: Ist.
Indeks

Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Konsep Futuristik untuk Revitalisasi PRPP Semarang

2 Juli 2026
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Drs. H. Ahmad Muhaimin Iskandar, M.Si., menjadi keynote speaker Seminar Nasional "Desa Berdaya: Peran Milenial dalam Mendukung Kemandirian Pangan Lokal Berkelanjutan" di  Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS Solo, Kamis (2/7/2026). Foto: Ist.
Ekonomi

Bangun Kemandirian Pangan, Menko Muhaimin Gandeng Milenial UNS Perkuat Sektor Pertanian

2 Juli 2026
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno meninjau Sekolah Rakyat di Kabupaten Sukoharjo, Kamis, 2 Juli 2026. Foto: Ist.
Indeks

Sekolah Rakyat di Sukoharjo Siap Beroperasi, Targetkan Kegiatan Belajar Dimulai 14 Juli 2026

2 Juli 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum