Jumat, 28 Agustus 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Atasi Ancaman Disintegrasi Digital, Doktor Baru UMS Ciptakan Buku Pendamping Penguat Sikap Kebinekaan Siswa

Indospektrum by Indospektrum
12 Februari 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Promovenda Wendy Dian Patriana mempresentasikan disertasi mengenai pengembangan buku pendidikan Pancasila sebagai pendamping penguatan sikap berkebinekaan siswa Sekolah Dasar. Foto: Ist.

SOLO – Sidang Promosi Doktor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melahirkan doktor ke-21 Program Studi Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebagai upaya mewujudkan visi mencerdaskan kehidupan bangsa. Kegiatan ini digelar di Gedung Auditorium Djazman UMS pada Rabu, (11/2/2026).

Promovenda dalam sidang tersebut, Wendy Dian Patriana mempresentasikan disertasinya berjudul Pengembangan Buku Pendidikan Pancasila Sebagai Pendamping Berorientasi Multiple Sources Learning (MSL) Untuk Penguatan Sikap Berkebinekaan Siswa Sekolah Dasar Kota Surakarta.

Disertasi Wendy Dian memperkenalkan buku pendamping Pendidikan Pancasila yang berfungsi memperkuat sikap kebhinekaan siswa Sekolah Dasar (SD) di era transformasi digital. Penelitian ini berawal dari data Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) Tahun 2024, data memperlihatkan penurunan kondisi iklim kebhinekaan di SD Kota Surakarta. Transformasi digital menciptakan peluang dalam mendistribusikan kebhinekaan secara lebih luas.

Namun, lanjutnya, perubahan tersebut juga menciptakan ancaman disintegrasi bangsa. Hal negatif tersebut dapat terlihat dari kemudahan akses berbagai informasi oleh anak-anak usia sekolah dasar, termasuk cyber bullying dan digital harassment.

“Fakta bahwa keberagaman adalah identitas dan kepribadian bangsa Indonesia. Di sini, sekolah memiliki peran penting untuk memperkenalkan kekayaan dan keragaman. Di balik kekayaan tersebut, terdapat resiko potensi konflik yang tinggi pula,” paparnya.

Selain itu, Wendy menambahkan menurut survei SNPHAR kekerasan emosional merupakan bentuk permasalahan kebhinekaan utama yang kerap terjadi di lingkungan sosial anak. Kemudian, tantangan pergeseran pola pendidikan pasca pandemi Covid-19 menunjukan kesenjangan dan kompleksitas global.

“Terdapat beberapa masalah yang dihadapi diantaranya kesenjangan dan kompleksitas global, kesenjangan kebijakan dan realitas implementasi, kasus intoleransi yang tinggi, perubahan pada pembelajaran, kelemahan bahan ajar dan juga iklim kebhinekaan sekolah yang rendah,” tambahnya.

Menjawab permasalahan yang terjadi dalam ranah pendidikan SD, Produk yang dikembangkan oleh promovenda berupa buku pendamping Pendidikan Pancasila untuk kelas 4 SD yang bernuansa activity book. Buku ini dirancang dengan pendekatan MSL, yaitu pendekatan pembelajaran bagi guru untuk melakukan pembelajaran dengan menggunakan sumber-sumber belajar secara variatif dan kolaboratif.

Buku ini tidak hanya berfokus pada kompetensi afektif, tetapi juga memberi ruang terbuka kepada siswa untuk mengeksplorasi aspek-aspek kreativitas. Dalam buku tersebut terdapat aktivitas-aktivitas kesenian yang mengandung unsur-unsur budaya di Indonesia, serta kompetensi kognitif yang dapat digunakan oleh siswa secara optimal.

Prof. Dr. Anam Sutopo, M. Hum., sebagai ketua penguji mewakili Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan Wendy dalam meraih gelar doktor.

“Tetap istiqomah dalam berkarir dan tetap tekun pada jenjang keilmuan, ini bukan akhir dari belajar tetapi justru menjadi awal perjuangan,” harapnya.

Selanjutnya, promotor disertasi Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., turut menuturkan pesan-pesan kepada Wendy terkait karakter yang harus dimiliki seorang doktor.

“Dua karakter mencakup kemampuan kompetensi iptek dan kompetensi spiritual menjadi satu bagian yang utuh,” pesannya.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Kawasan Industri dan KEK Masih Jadi Magnet Utama Investasi di Jawa Tengah

Next Post

Inovasi Literasi Digital: Dosen UMS Raih Pendanaan Riset Lewat Konten Jurnalistik Karosel

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Indeks

Persiapkan Tim Menuju PKP 2, DKPTI UMS Gelar P2MW Business War Room 2026

by Indospektrum
28 Agustus 2026
Suasana workshop penguatan visi keilmuan program studi Arsitektur UMS. Foto: Ist.
Indeks

Prodi Arsitektur UMS Gelar Workshop Penguatan Visi Keilmuan Arsitektur Islam dan Berkelanjutan

by Indospektrum
28 Agustus 2026
CJIBF 2026 yang digelar Pemprov Jateng di Jakarta mencatatkan potensi investasi Rp19,07 triliun. Foto: Ist.
Bisnis

Gelar CJIBF 2026, Pemprov Jateng Kantongi Komitmen Investasi Rp19 Triliun

by Indospektrum
27 Agustus 2026
Indeks

Persiapan Kontes 2026, Bengawan Team UNS Perkenalkan Dua Mobil Hemat Energi Terbaru

by Indospektrum
27 Agustus 2026
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital RI Dr. Sonny Hendra Sudaryana memberikan paparan pada forum ignitePRO sebagai bagian dari rangkaian Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026. Foto: Ist.
Bisnis

Lewat ignitePRO di BATIC 2026, Telin Dorong Penerapan AI Nyata bagi Enterprise

by Indospektrum
27 Agustus 2026
Next Post
Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMS, Dr. Atiqa Sabardila, M.Hum. Foto: Ist.

Inovasi Literasi Digital: Dosen UMS Raih Pendanaan Riset Lewat Konten Jurnalistik Karosel

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Indeks

Persiapkan Tim Menuju PKP 2, DKPTI UMS Gelar P2MW Business War Room 2026

28 Agustus 2026
Suasana workshop penguatan visi keilmuan program studi Arsitektur UMS. Foto: Ist.
Indeks

Prodi Arsitektur UMS Gelar Workshop Penguatan Visi Keilmuan Arsitektur Islam dan Berkelanjutan

28 Agustus 2026
CJIBF 2026 yang digelar Pemprov Jateng di Jakarta mencatatkan potensi investasi Rp19,07 triliun. Foto: Ist.
Bisnis

Gelar CJIBF 2026, Pemprov Jateng Kantongi Komitmen Investasi Rp19 Triliun

27 Agustus 2026
Indeks

Persiapan Kontes 2026, Bengawan Team UNS Perkenalkan Dua Mobil Hemat Energi Terbaru

27 Agustus 2026
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital RI Dr. Sonny Hendra Sudaryana memberikan paparan pada forum ignitePRO sebagai bagian dari rangkaian Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026. Foto: Ist.
Bisnis

Lewat ignitePRO di BATIC 2026, Telin Dorong Penerapan AI Nyata bagi Enterprise

27 Agustus 2026
Dua mahasiswa UMS, Ariz Fantrio Larosa dan Muh Radjabani Umara Qalbianl meraih Silver Medal di ajang 12th International Exhibition of Inventions di Guangzhou, China, pada 21-23 Agustus 2026. Foto: Ist.
Indeks

Olah Bulu Ayam dan Cangkang Telur Jadi Panel Dinding, Mahasiswa UMS Sabet Medali Perak di China

27 Agustus 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum