Rabu, 21 Oktober 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Bisnis

Gelar CJIBF 2026, Pemprov Jateng Kantongi Komitmen Investasi Rp19 Triliun

Indospektrum by Indospektrum
27 Agustus 2026
in Bisnis, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
CJIBF 2026 yang digelar Pemprov Jateng di Jakarta mencatatkan potensi investasi Rp19,07 triliun. Foto: Ist.

JAKARTA – Gelaran Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Jakarta mencatatkan potensi investasi senilai Rp19,07 triliun.

Angka tersebut diperkirakan masih terus bertambah seiring adanya sesi one-on-one meeting antara pelaku usaha dan calon investor pada kegiatan yang dihelat di Hotel Bidakara Jakarta Kamis, 27 Agustus 2026.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah, Sakina Rosellasari menyampaikan, CJIBF di Jakarta dilakukan untuk mendekatkan berbagai peluang investasi Jawa Tengah kepada calon investor yang banyak beraktivitas di ibu kota.

“Kegiatan CJIBF diikuti sekitar 400 peserta yang terdiri atas pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola kawasan industri, asosiasi, BUMD, BUMN, perbankan, serta calon investor dari dalam dan luar negeri,” ujar sakina.

CJIBF ini merupakan gelaran yang ke dua, sebelumnya sudah dilaksanakan di Semarang pada Mei 2026. Pada kegiatan kali ini, diawali dengan one-on-one meeting antara pelaku usaha dan calon investor. Dari pertemuan tersebut tercatat 74 pertemuan dari 36 pelaku usaha. Setelah pertemuan ini kemudian akan ditindaklanjuti dengan pendampingan investasi.

Selain itu juga menghasilkan sejumlah komitmen kerja sama investasi. Di antaranya penandatanganan Letter of Intent (LoI) penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Komitmen tersebut antara lain PT Hyrecmas Garam Nusantara dengan rencana investasi Rp681,84 miliar, PT Hailex Technology Indonesia sebesar Rp175 miliar, PT Cipta Kreasi Wisata sebesar Rp200 miliar, serta PT Fayyad Industri Pangan Halal Terhubung dengan rencana investasi Rp8,75 triliun.

Selain itu, terdapat kerja sama pengembangan Waste to Energy melalui PT Energy International bersama tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah, serta komitmen investasi PT Yosun Tire and Rubber Indonesia asal China senilai Rp4 triliun di KEK Industropolis Batang.

Perwakilan British Chamber, Danish Chamber of Commerce, dan Consul Asia, Ian Betts, menilai Jawa Tengah memiliki potensi besar terutama pada sektor investasi hijau, ekowisata, serta kawasan industri.

Menurut Ian, konsep pembangunan berkelanjutan menjadi salah satu daya tarik bagi investor global, karena sejalan dengan kebutuhan industri masa depan.

“Saya melihat ada ketertarikan besar terhadap sektor hijau dan berkelanjutan, serta ekowisata. Ini merupakan hal baru dan sangat menarik, sehingga investor asing mungkin akan tertarik dengan peluang tersebut,” kata Ian.

Ia juga menilai keberadaan kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus memberikan keuntungan bagi investor, karena menghadirkan ekosistem usaha yang lebih siap, mulai dari fasilitas, insentif, hingga kepastian dalam menjalankan bisnis.

“Saya tertarik dengan Batang dan Kendal karena keduanya terhubung dengan kawasan ekonomi khusus dan kawasan industri. Bagi saya, kawasan seperti itu lebih mudah dipromosikan kepada investor asing,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan CJIBF menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem investasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

“Tugas kami adalah mempermudah izin, menyiapkan lahan, menjaga keamanan, serta menjamin kepastian agar pertumbuhan ekonomi dan bisnis berkembang di Jawa Tengah,” ujar Luthfi.

Ia mengatakan setiap kabupaten dan kota di Jawa Tengah memiliki potensi yang berbeda, sehingga strategi investasi perlu disesuaikan dengan karakter dan keunggulan masing-masing daerah.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah daerah ingin memastikan investasi tidak hanya berkembang di pusat ekonomi tertentu, tetapi juga menciptakan pusat pertumbuhan baru di berbagai wilayah.

Selain menarik investasi besar, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mendorong agar pertumbuhan industri dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha lokal.

Luthfi menyebut, Jawa Tengah memiliki sekitar 4,2 juta UMKM skala mikro yang perlu didorong agar mampu berkembang dan masuk dalam rantai pasok industri.

“Yang dibutuhkan bukan hanya permodalan dan pemasaran, tetapi bagaimana usaha mikro bisa naik kelas menjadi kecil atau menengah,” katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Ichsan Zulkarnaen mengatakan, arah investasi Indonesia ke depan akan semakin diarahkan pada sektor yang memberikan nilai tambah lebih tinggi.

Ia menilai Jawa Tengah memiliki daya tarik investasi yang kuat karena didukung kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, serta ekosistem pendukung yang terus berkembang.

“Jawa Tengah menjadi salah satu pendorong investasi karena memiliki dua kawasan ekonomi khusus dan tujuh kawasan industri, yang beberapa di antaranya sudah memiliki fasilitas KLIK (Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi),” katanya.

Tags: Ahmad LuthfiCentral Java Investment Business ForumCJIBFGubernur Jawa Tengah
Previous Post

Persiapan Kontes 2026, Bengawan Team UNS Perkenalkan Dua Mobil Hemat Energi Terbaru

Next Post

Prodi Arsitektur UMS Gelar Workshop Penguatan Visi Keilmuan Arsitektur Islam dan Berkelanjutan

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Ketua Roemah Tiga, Prof Endra Joelianto bersama panitia memberikan keterangan pers terkait Edu Expo Roemah Tiga di Neo Solo Grand Mall pada 21-22 Oktober 2026. Foto: Indospektrum.com
Indeks

Bantu Siswa Tentukan Kampus Impian, Roemah Tiga Gelar Edu Expo 2026 di Solo

by Indospektrum
21 Oktober 2026
Naura Ayu Rafadani dari Prodi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) sebagai ketua tim, bersama rekan anggotanya yaitu Siska Ristiyana dari Prodi Teknik Industri, dan Satria Gemilang Kusuma Perdana dari Prodi Teknik Mesin raih juara I lomba internasional. Foto : Ist.
Gagasan

Inovasi Filter Air dari Daun Bambu Hantar Tiga Mahasiswa UMS Juara Internasional

by Indospektrum
20 Oktober 2026
Kaprodi IQT UMS Dr Kharis Nugroho Lc M.Ud bertemu dengan Kepala Jurusan Fakultas Ilmu Al-Qur’an dan Qira’at (Kulliyyatul Qur’an al-Karim li al-Qira’at wa Ulumiha), Prof Dr Mahmud Ibrahim Assalamy. Foto Ist.
Indeks

UMS Jajaki Kerjasama Akademik dengan Universitas Al-Azhar Kairo dan Universitas Islam Madinah

by Indospektrum
20 Oktober 2026
RS UMS A.R Fachrudin jalani verifikasi ambulans gawat darurat di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kota Surakarta. Foto : Ist.
Indeks

Ambulans Gawat Darurat RS UMS A.R Fachrudin Jalani Verifikasi Kelaikan

by Indospektrum
20 Oktober 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau operasional Koperasi Desa Meraih Putih (KDMP) Banyudono, Kabupaten Boyolali. Foto : Ist.
Ekonomi

Pengelola KDMP Harus Promosi ke Warga Sediakan Segala Kebutuhan

by Indospektrum
20 Oktober 2026
Next Post
Suasana workshop penguatan visi keilmuan program studi Arsitektur UMS. Foto: Ist.

Prodi Arsitektur UMS Gelar Workshop Penguatan Visi Keilmuan Arsitektur Islam dan Berkelanjutan

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Ketua Roemah Tiga, Prof Endra Joelianto bersama panitia memberikan keterangan pers terkait Edu Expo Roemah Tiga di Neo Solo Grand Mall pada 21-22 Oktober 2026. Foto: Indospektrum.com
Indeks

Bantu Siswa Tentukan Kampus Impian, Roemah Tiga Gelar Edu Expo 2026 di Solo

21 Oktober 2026
Naura Ayu Rafadani dari Prodi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) sebagai ketua tim, bersama rekan anggotanya yaitu Siska Ristiyana dari Prodi Teknik Industri, dan Satria Gemilang Kusuma Perdana dari Prodi Teknik Mesin raih juara I lomba internasional. Foto : Ist.
Gagasan

Inovasi Filter Air dari Daun Bambu Hantar Tiga Mahasiswa UMS Juara Internasional

20 Oktober 2026
Kaprodi IQT UMS Dr Kharis Nugroho Lc M.Ud bertemu dengan Kepala Jurusan Fakultas Ilmu Al-Qur’an dan Qira’at (Kulliyyatul Qur’an al-Karim li al-Qira’at wa Ulumiha), Prof Dr Mahmud Ibrahim Assalamy. Foto Ist.
Indeks

UMS Jajaki Kerjasama Akademik dengan Universitas Al-Azhar Kairo dan Universitas Islam Madinah

20 Oktober 2026
RS UMS A.R Fachrudin jalani verifikasi ambulans gawat darurat di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kota Surakarta. Foto : Ist.
Indeks

Ambulans Gawat Darurat RS UMS A.R Fachrudin Jalani Verifikasi Kelaikan

20 Oktober 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau operasional Koperasi Desa Meraih Putih (KDMP) Banyudono, Kabupaten Boyolali. Foto : Ist.
Ekonomi

Pengelola KDMP Harus Promosi ke Warga Sediakan Segala Kebutuhan

20 Oktober 2026
Acara fashion show digelar di Museum Radya Pustaka di kawasan Sriwedari menyambut ajang Solo Batik Fashion (SBF) 2026. Foto: Indospektrum.com
Gaya Hidup

Catat Tanggalnya, Solo Batik Fashion 2026 Hadirkan Puluhan Desainer dan Brand Terkenal

20 Oktober 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum