Categories: IndeksPendidikan

Atasi Ancaman Disintegrasi Digital, Doktor Baru UMS Ciptakan Buku Pendamping Penguat Sikap Kebinekaan Siswa

Promovenda Wendy Dian Patriana mempresentasikan disertasi mengenai pengembangan buku pendidikan Pancasila sebagai pendamping penguatan sikap berkebinekaan siswa Sekolah Dasar. Foto: Ist.

SOLO – Sidang Promosi Doktor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melahirkan doktor ke-21 Program Studi Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebagai upaya mewujudkan visi mencerdaskan kehidupan bangsa. Kegiatan ini digelar di Gedung Auditorium Djazman UMS pada Rabu, (11/2/2026).

Promovenda dalam sidang tersebut, Wendy Dian Patriana mempresentasikan disertasinya berjudul Pengembangan Buku Pendidikan Pancasila Sebagai Pendamping Berorientasi Multiple Sources Learning (MSL) Untuk Penguatan Sikap Berkebinekaan Siswa Sekolah Dasar Kota Surakarta.

Disertasi Wendy Dian memperkenalkan buku pendamping Pendidikan Pancasila yang berfungsi memperkuat sikap kebhinekaan siswa Sekolah Dasar (SD) di era transformasi digital. Penelitian ini berawal dari data Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) Tahun 2024, data memperlihatkan penurunan kondisi iklim kebhinekaan di SD Kota Surakarta. Transformasi digital menciptakan peluang dalam mendistribusikan kebhinekaan secara lebih luas.

Namun, lanjutnya, perubahan tersebut juga menciptakan ancaman disintegrasi bangsa. Hal negatif tersebut dapat terlihat dari kemudahan akses berbagai informasi oleh anak-anak usia sekolah dasar, termasuk cyber bullying dan digital harassment.

“Fakta bahwa keberagaman adalah identitas dan kepribadian bangsa Indonesia. Di sini, sekolah memiliki peran penting untuk memperkenalkan kekayaan dan keragaman. Di balik kekayaan tersebut, terdapat resiko potensi konflik yang tinggi pula,” paparnya.

Selain itu, Wendy menambahkan menurut survei SNPHAR kekerasan emosional merupakan bentuk permasalahan kebhinekaan utama yang kerap terjadi di lingkungan sosial anak. Kemudian, tantangan pergeseran pola pendidikan pasca pandemi Covid-19 menunjukan kesenjangan dan kompleksitas global.

“Terdapat beberapa masalah yang dihadapi diantaranya kesenjangan dan kompleksitas global, kesenjangan kebijakan dan realitas implementasi, kasus intoleransi yang tinggi, perubahan pada pembelajaran, kelemahan bahan ajar dan juga iklim kebhinekaan sekolah yang rendah,” tambahnya.

Menjawab permasalahan yang terjadi dalam ranah pendidikan SD, Produk yang dikembangkan oleh promovenda berupa buku pendamping Pendidikan Pancasila untuk kelas 4 SD yang bernuansa activity book. Buku ini dirancang dengan pendekatan MSL, yaitu pendekatan pembelajaran bagi guru untuk melakukan pembelajaran dengan menggunakan sumber-sumber belajar secara variatif dan kolaboratif.

Buku ini tidak hanya berfokus pada kompetensi afektif, tetapi juga memberi ruang terbuka kepada siswa untuk mengeksplorasi aspek-aspek kreativitas. Dalam buku tersebut terdapat aktivitas-aktivitas kesenian yang mengandung unsur-unsur budaya di Indonesia, serta kompetensi kognitif yang dapat digunakan oleh siswa secara optimal.

Prof. Dr. Anam Sutopo, M. Hum., sebagai ketua penguji mewakili Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan Wendy dalam meraih gelar doktor.

“Tetap istiqomah dalam berkarir dan tetap tekun pada jenjang keilmuan, ini bukan akhir dari belajar tetapi justru menjadi awal perjuangan,” harapnya.

Selanjutnya, promotor disertasi Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., turut menuturkan pesan-pesan kepada Wendy terkait karakter yang harus dimiliki seorang doktor.

“Dua karakter mencakup kemampuan kompetensi iptek dan kompetensi spiritual menjadi satu bagian yang utuh,” pesannya.

Indospektrum

Recent Posts

Dukung Asta Cita, Korem 074/Warastratama Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Makan Bergizi Gratis

SOLO - Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., menegaskan pentingnya…

5 jam ago

Bukan Superman Tapi Super Team, Pesan Ahmad Luthfi untuk Kader PMII Jawa Tengah

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, butuh keterlibatan para mahasiswa dalam upaya bersama-sama…

5 jam ago

Rayakan Dies Natalis ke-50, UNS Hadirkan Peraih Nobel Ekonomi 2024 Daron Acemoglu

SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menegaskan kiprahnya di panggung global melalui penyelenggaraan…

7 jam ago

Mahasiswa UMS Sabet Juara di JCC International Conference Usai Teliti Program CSR di Kudus

SOLO – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Salwa Talitha Zahra…

8 jam ago

Ahmad Luthfi Dorong Sertifikasi Halal bagi 17.500 Pedagang Bakso di Jawa Tengah

SEMARANG — Pedagang bakso di Jawa Tengah berdasarkan catatan Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso Nusantara…

8 jam ago

Dosen FAI UMS Kupas Tuntas Perbedaan Makna Infak dan Sedekah dalam Islam

SOLO - Agama Islam merupakan agama yang tidak berkutat pada urusan spiritual. Islam juga menekankan…

9 jam ago

This website uses cookies.