Senin, 24 Agustus 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

BIM University dan Pemkab Balangan Kolaborasi Perkuat Ekosistem SDM Berbasis Inovasi dan Entrepreneurship

Indospektrum by Indospektrum
22 Agustus 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Plt Asisten Adminitrasi Umum Sekda Kabupaten Balangan, Bali, Hj. Ernawati, S.STP., M.M menjadi narasumber pada Kuliah Umum, “Pengembangan Talenta, Inovasi dan Enterpreneurship, di Kampus BIM University, Jumat (21/8/2026). Foto: Ist.

DENPASAR — Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University) terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pengembangan talenta, inovasi, dan entrepreneurship.

Komitmen tersebut kembali mengemuka dalam kegiatan Kuliah Umum BIM University yang menghadirkan Hj. Ernawati, S.STP., M.M., Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, yang hadir mewakili Bupati Balangan.

Dalam kuliah umum tersebut, Ernawati membagikan pengalaman Pemerintah Kabupaten Balangan dalam membangun sumber daya manusia melalui kebijakan pendidikan, khususnya Program Beasiswa 1.000 Sarjana. Program tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas manusia dan pembangunan daerah.

“Kita sama sama belajar, semoga memberikan manfaat,” papar Ernawati.

Mengawali pemaparannya, Ernawati mengapresiasi penyelenggaraan Kuliah Umum BIM University yang mengangkat tema mengenai talenta, inovasi, dan entrepreneurship. Menurutnya, ketiga aspek tersebut memiliki keterkaitan erat dalam membentuk sumber daya manusia yang mampu menciptakan perubahan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Talenta itu bakat dan minat. Kemudian talenta diasah melalui pendidikan, melahirkan inovasi, dan inovasi tersebut diwujudkan menjadi entrepreneurship yang memberikan value added bagi individu maupun daerah,” ujar Ernawati.

Ia menjelaskan, pendekatan tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Balangan yang menempatkan pendidikan sebagai investasi sumber daya manusia, bukan sekadar pengeluaran pemerintah.

Beasiswa 1.000 Sarjana Tembus 3.780 Penerima

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kuliah umum tersebut adalah perkembangan Program Beasiswa 1.000 Sarjana Kabupaten Balangan.

Ernawati mengungkapkan bahwa angka 1.000 pada nama program tersebut sebenarnya merupakan target minimal. Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Balangan telah membiayai sekitar 3.780 mahasiswa dan menjalin kerja sama dengan sekitar 60 perguruan tinggi di Indonesia, baik di Kalimantan maupun di luar Kalimantan.

“Namanya memang Beasiswa 1.000 Sarjana, tetapi definisi operasionalnya adalah minimal 1.000. Sampai sekarang sudah sekitar 3.780 yang kita biayai dan sudah bekerja sama dengan kurang lebih 60 universitas atau perguruan tinggi di Indonesia,” jelasnya.

Program tersebut pada prinsipnya memberikan bantuan biaya pendidikan berupa UKT atau SPP selama masa studi, khususnya bagi mahasiswa jenjang Sarjana (S1) yang memenuhi ketentuan program.

Menurut Ernawati, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai investasi pendidikan memiliki dampak yang jauh lebih panjang dibandingkan sekadar manfaat sesaat. Lulusan penerima beasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh gelar akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang dapat dikonversikan menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.

Kolaborasi Pemkab Balangan dan BIM University

Ernawati juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Menurutnya, pemerintah memiliki kebijakan serta sumber daya pembangunan, sementara perguruan tinggi memiliki kekuatan pada aspek riset, pendidikan, kurikulum, serta pendampingan akademik.

Kolaborasi keduanya menjadi kekuatan strategis untuk mencetak SDM Kabupaten Balangan yang unggul dan mampu bersaing secara global.

“Pemerintah daerah memiliki kebijakan dan sumber daya pembangunan, sementara perguruan tinggi memiliki keunggulan riset, kurikulum, dan pendampingan akademik. Kolaborasi ini menyatukan dua kekuatan untuk mencetak SDM Balangan yang unggul dan berdaya saing global,” ungkapnya.

Dalam konteks tersebut, BIM University dinilai memiliki posisi strategis karena mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan akademik (knowledge), tetapi juga keterampilan (skill) dan sikap (attitude).

Menurut Ernawati, lingkungan Bali juga memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa karena berada dalam ekosistem ekonomi yang kuat, khususnya sektor budaya, pariwisata, hospitality, dan industri kreatif.

Potensi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa Kabupaten Balangan untuk melihat secara langsung bagaimana pengetahuan dan keterampilan dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi.

Dari Talenta Menjadi Inovasi dan Entrepreneurship

Lebih jauh, Ernawati mendorong mahasiswa agar tidak memandang kelulusan perguruan tinggi semata-mata sebagai jalan untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, pola pikir tersebut perlu diubah seiring semakin beragamnya peluang kerja dan berkembangnya ekonomi berbasis kreativitas serta teknologi.

“Mindset bahwa setelah lulus kuliah harus menjadi ASN itu keliru. Peluang kerja sangat banyak. Kita harus memperoleh earn of living dari kreativitas dan skill yang kita miliki,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Balangan, lanjutnya, tengah memikirkan bagaimana keberlanjutan program beasiswa dapat terhubung dengan program pembangunan daerah setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan.
Salah satunya melalui sinergi lintas perangkat daerah, termasuk sektor koperasi dan UMKM, perdagangan, teknologi informasi, serta bidang lainnya. Dengan demikian, lulusan penerima beasiswa tidak hanya kembali sebagai individu dengan gelar akademik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ekosistem pembangunan daerah.

Mahasiswa Didorong Menjadi Agent of Change

Perspektif tersebut semakin relevan dengan kebijakan inovasi daerah yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Balangan. Ernawati menyampaikan bahwa inovasi tidak hanya dapat lahir dari aparatur pemerintah, tetapi juga dari masyarakat, termasuk mahasiswa.

“Kenapa mahasiswa tidak bisa menjadi agent of change bagi masyarakat lain yang ada di Balangan?” katanya.

Ia menilai mahasiswa memiliki posisi strategis untuk membawa gagasan baru ke tengah masyarakat. Terlebih, perkembangan teknologi digital membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk menciptakan inovasi tanpa harus selalu bergantung pada lokasi geografis.
Dalam kesempatan tersebut, Ernawati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Balangan tengah membutuhkan lebih banyak talenta di bidang teknologi informasi dan digitalisasi pemerintahan.

Kebutuhan tersebut menjadi semakin penting seiring transformasi tata kelola pemerintahan menuju pemerintahan digital. Pemerintah daerah membutuhkan SDM yang mampu mengembangkan sistem dan teknologi secara mandiri sehingga ketergantungan terhadap pihak ketiga dapat dikurangi.

“Diharapkan dengan lahirnya calon-calon IT, calon-calon ahli teknologi pertanian, dan bidang lainnya, mereka bisa memberikan sumbangsih bagi Kabupaten Balangan,” ujarnya.

Potensi Produk Lokal Balangan Bisa Dikembangkan melalui Riset

Menariknya, diskusi dalam kuliah umum juga menyentuh potensi pangan lokal Kabupaten Balangan, salah satunya mandai, produk olahan kulit cempedak yang telah dikenal dalam kuliner masyarakat Banjar.

Ernawati melihat potensi tersebut sebagai salah satu contoh bagaimana kearifan lokal dapat dikembangkan melalui pendekatan riset dan inovasi.

Ia mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti pada produk olahan konvensional, tetapi melakukan penelitian lebih lanjut mengenai kandungan, metode pengolahan, diversifikasi produk, hingga potensi pasarnya.

“Ini menjadi homework bagi anak-anak Balangan. Bagaimana mandai tidak hanya diasinkan, digoreng, atau dibuat abon, tetapi bisa dikembangkan menjadi sesuatu yang berbeda melalui riset,” jelasnya.

Gagasan tersebut memperlihatkan bahwa inovasi tidak selalu harus dimulai dari teknologi tinggi. Potensi lokal pun dapat menjadi sumber inovasi apabila dipadukan dengan ilmu pengetahuan, riset, kreativitas, dan entrepreneurship.

Pendidikan sebagai Fondasi Pembangunan Daerah

Dalam paparannya, Ernawati juga mengaitkan investasi pendidikan dengan pembangunan manusia di Kabupaten Balangan. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan pada akhirnya dapat memberikan efek berantai terhadap berbagai sektor pembangunan, mulai dari ekonomi, ketenagakerjaan, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Ia menekankan bahwa kebijakan beasiswa tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia jangka panjang.

“Pendidikan dipandang sebagai investasi, bukan biaya. Dampaknya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi dalam jangka panjang,” tuturnya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Balangan juga terus mengevaluasi keberlanjutan program agar lulusan penerima beasiswa nantinya mampu memberikan kontribusi nyata setelah menyelesaikan pendidikan.

Salah satu tantangan yang menjadi perhatian adalah potensi munculnya pengangguran terdidik. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah daerah perlu memastikan adanya keterhubungan antara pendidikan, kompetensi lulusan, kebutuhan dunia kerja, UMKM, industri, serta peluang entrepreneurship.

BIM University dan Balangan Perkuat Ekosistem SDM

Kuliah umum tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai program beasiswa. Lebih dari itu, kegiatan tersebut mempertemukan dua perspektif penting dalam pembangunan sumber daya manusia: kebijakan pemerintah daerah dan kekuatan perguruan tinggi.

Bagi BIM University, kolaborasi semacam ini memperkuat posisi kampus sebagai ruang bertemunya ilmu pengetahuan, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

Sementara bagi Pemerintah Kabupaten Balangan, keberadaan mahasiswa Balangan di berbagai perguruan tinggi, termasuk BIM University, menjadi investasi yang diharapkan dapat kembali memberikan dampak bagi daerah.

Pesan tersebut kemudian menjadi benang merah kuliah umum: talenta harus diberikan ruang untuk tumbuh, inovasi harus diberi kesempatan untuk diwujudkan, dan entrepreneurship harus diarahkan agar menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat.

Menutup pemaparannya, Ernawati mengutip Surah Ar-Ra’d ayat 11 tentang perubahan yang bermula dari upaya manusia untuk mengubah keadaan dirinya sendiri.

Pesan tersebut terasa relevan dengan semangat yang dibangun dalam Kuliah Umum BIM University. Sebab, perubahan daerah tidak hanya lahir dari kebijakan pemerintah, tetapi juga dari generasi muda yang memiliki pengetahuan, keberanian berinovasi, dan kemauan untuk menciptakan solusi.

Melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Balangan dan BIM University, mahasiswa diharapkan tidak berhenti sebagai penerima manfaat pendidikan. Mereka diproyeksikan menjadi talenta yang mampu menciptakan inovasi, membangun usaha, dan menjadi agent of change bagi masyarakat serta daerah asalnya.

Dengan demikian, pendidikan tidak berhenti di ruang kelas. Ia bergerak menjadi kekuatan yang menghubungkan talenta, inovasi, entrepreneurship, dan pembangunan daerah.

Tags: BIM UniversityUniversitas Bali Internasional Muhammadiyah
Previous Post

Dosen Ilmu Komunikasi UMS Gelar Pelatihan Komunikasi Persuasif untuk Guru SMK Muhammadiyah 2 Sleman

Next Post

Tembus Transaksi Rp1,1 Miliar, Pameran UMKM HUT ke-81 Jateng Sukses Disedot 15 Ribu Pengunjung

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Penyanyi dan komedian Raim Laode meriahkan Semar Night Festival 2026 di Halaman Gedung dr. Prakosa UNS, Sabtu (22/8/2026). Foto: Ist.
Gaya Hidup

Aksi Interaktif Raim Laode Sukses Bikin Ribuan Mahasiswa Baru UNS Sing Along di Semar Night Festival 2026

by Indospektrum
23 Agustus 2026
Kampung Dolanan Sidowayah sebagai Ruang Bersama Indonesia dan Kampung Pancasila di Desa Sidowayah, Kabupaten Klaten. Foto: Ist.
News

Menteri PPPA Dorong Kampung Dolanan Sidowayah Jadi Model Ruang Ramah Anak dan Perempuan

by Indospektrum
23 Agustus 2026
Kemeriahan gelaran Harmony of Java 2026 di kawasan PRPP Jawa Tengah, Sabtu, 22 Agustus 2026. Foto: Ist.
Indeks

Kemeriahan Harmony of Java 2026: Wadah Nostalgia dan Harapan Warga Jawa Tengah

by Indospektrum
23 Agustus 2026
UNS Solo meluncurkan kembali Kampung Dolanan Sidowayah di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Sabtu (22/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

UNS Resmi Luncurkan Kembali Kampung Dolanan Sidowayah Klaten Berkonsep “BERSEMI”

by Indospektrum
23 Agustus 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri gelaran Harmony of Java 2026, Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Foto: Ist.
Indeks

Hadiri Harmony of Java 2026, Ahmad Luthfi Tegaskan Pembangunan Jateng Butuh Gotong Royong

by Indospektrum
23 Agustus 2026
Next Post
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menutup Pameran Program dan UMKM HUT ke-81 Provinsi Jawa Tengah, Sabtu, 22 Agustus 2026. Foto: Ist.

Tembus Transaksi Rp1,1 Miliar, Pameran UMKM HUT ke-81 Jateng Sukses Disedot 15 Ribu Pengunjung

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Penyanyi dan komedian Raim Laode meriahkan Semar Night Festival 2026 di Halaman Gedung dr. Prakosa UNS, Sabtu (22/8/2026). Foto: Ist.
Gaya Hidup

Aksi Interaktif Raim Laode Sukses Bikin Ribuan Mahasiswa Baru UNS Sing Along di Semar Night Festival 2026

23 Agustus 2026
Kampung Dolanan Sidowayah sebagai Ruang Bersama Indonesia dan Kampung Pancasila di Desa Sidowayah, Kabupaten Klaten. Foto: Ist.
News

Menteri PPPA Dorong Kampung Dolanan Sidowayah Jadi Model Ruang Ramah Anak dan Perempuan

23 Agustus 2026
Kemeriahan gelaran Harmony of Java 2026 di kawasan PRPP Jawa Tengah, Sabtu, 22 Agustus 2026. Foto: Ist.
Indeks

Kemeriahan Harmony of Java 2026: Wadah Nostalgia dan Harapan Warga Jawa Tengah

23 Agustus 2026
UNS Solo meluncurkan kembali Kampung Dolanan Sidowayah di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Sabtu (22/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

UNS Resmi Luncurkan Kembali Kampung Dolanan Sidowayah Klaten Berkonsep “BERSEMI”

23 Agustus 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri gelaran Harmony of Java 2026, Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Foto: Ist.
Indeks

Hadiri Harmony of Java 2026, Ahmad Luthfi Tegaskan Pembangunan Jateng Butuh Gotong Royong

23 Agustus 2026
Calon mahasiswa memadati ruang admisi PMB UMS. Foto: Ist.
Indeks

PMB UMS 2026/2027 Ditutup 29 Agustus, Calon Mahasiswa Diimbau Segera Amankan Kuota

23 Agustus 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum