
SRAGEN – Bus PO Rosalia Indah mengalami kebakaran di ruas Tol KM 544, wilayah Dukuh Krujon, Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Senin (19/1/2026) dini hari. Sebelum kejadian, bus Nopol AD 7404 OA ini mendadak mengeluarkan percikan api dari bagian belakang kendaraan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 24.30 WIB, ketika bus yang melayani trayek Malang–Tegal–Purwokerto tersebut tengah melaju di jalur tol. Kondisi ini sontak memicu kepanikan penumpang.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Sambungmacan AKP Warseno menyampaikan, Unit Lantas Polsek Sambungmacan segera bergerak cepat begitu menerima informasi adanya kebakaran bus di jalur tol.
“Begitu laporan masuk, personel Unit Lantas Polsek Sambungmacan langsung menuju lokasi kejadian. Fokus utama kami adalah keselamatan penumpang dan pengamanan arus lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan lanjutan,” tegas AKP Warseno.
Menurut keterangan, bus yang dikemudikan Sudendi sebelumnya sempat berhenti di Exit Tol Ngawi setelah kru mencium bau solar. Namun, setelah dilakukan pengecekan, tidak ditemukan tanda-tanda kebocoran sehingga perjalanan dilanjutkan. Nahas, saat memasuki KM 544, sopir melihat percikan api melalui kaca spion.
Menyadari bahaya besar mengancam, sopir segera menepikan kendaraan dan membangunkan seluruh penumpang. Dalam situasi genting, kehadiran cepat Unit Lantas Polsek Sambungmacan sangat krusial.
Polisi langsung membantu proses evakuasi penumpang, mengamankan lokasi, serta mengatur lalu lintas agar tetap kondusif.
“Alhamdulillah, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat, tidak ada korban jiwa,” lanjut AKP Warseno.
Api yang membakar bus akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 01.30 WIB. Polisi juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan pulbaket guna mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh kebocoran bahan bakar solar pada bagian mesin bus. Meski kerugian materiil masih dalam pendataan, respons cepat kepolisian dinilai berhasil mencegah jatuhnya korban dan meminimalkan risiko yang lebih besar.











