
SURAKARTA – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id membekali calon wisudawan dengan kesiapan menghadapi dunia profesional melalui kegiatan Pembekalan Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan yang digelar di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah UMS, tersebut menekankan pentingnya kemampuan adaptasi, integritas, komunikasi, dan kesiapan menghadapi perubahan teknologi.
Dekan FT UMS, Prof Ir Mochamad Solikin Ph.D menyampaikan, selain pembekalan calon wisudawan juga mendapatkan informasi mengenai peluang melanjutkan pendidikan melalui presentasi promosi program pascasarjana UMS.
“Sesi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pilihan pengembangan kompetensi dan karier setelah menyelesaikan pendidikan sarjana,” ujarnya, Sabtu (26/9/2026).
Memasuki sesi utama, calon wisudawan mendapatkan materi bertajuk “Global Future Engineer” yang disampaikan Ahmad Qomarudin S.T M.M. Ia mengingatkan bahwa kelulusan bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran, tetapi awal untuk menghadapi berbagai tantangan baru di dunia profesional.
“Lulusan teknik akan menghadapi persaingan kerja, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), serta tuntutan untuk terus beradaptasi. Karena itu, lulusan perlu mempersiapkan berbagai kemungkinan, baik bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan studi,” ujarnya.
Ahmad Qomarudin menekankan bahwa keberhasilan seorang lulusan tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik. Integritas, ketahanan mental, kemampuan beradaptasi, komunikasi, serta kemampuan berpikir reflektif menjadi kompetensi yang dibutuhkan dalam menghadapi perubahan dunia kerja.
“Salah satu kemampuan yang diperkenalkan dalam pembekalan tersebut adalah metacognitive, yakni kemampuan untuk menyadari dan mengevaluasi proses berpikir diri sendiri. Kemampuan tersebut dapat diterapkan melalui pendekatan Plan, Do, Check, Act (PDCA) sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan dan evaluasi,” paparnya.
Calon lulusan juga diajak memetakan pilihan setelah wisuda, baik sebagai entrepreneur, employee, maupun melanjutkan pendidikan. Bagi yang memilih jalur kewirausahaan, kemampuan melihat peluang, keberanian mengambil risiko, membangun proses bisnis, serta berpikir kreatif dan inovatif menjadi hal yang perlu dipersiapkan.
“Sementara bagi calon pekerja, persiapan menghadapi proses rekrutmen perlu dilakukan melalui pemetaan kompetensi, penyusunan curriculum vitae (CV), serta kemampuan menemukan dan memanfaatkan peluang kerja yang sesuai dengan kapasitas masing-masing,” tambahnya.
Pada bagian akhir, Ahmad Qomarudin menekankan pentingnya membangun nilai positif sebagai seorang engineer. Kompetensi teknis perlu berjalan beriringan dengan kemampuan memecahkan masalah, berpikir objektif, beradaptasi, serta membangun karakter yang tangguh.
Selain itu, lulusan juga perlu mengembangkan kemampuan manajemen, komunikasi, negosiasi, kepemimpinan, pemahaman regulasi, dan analisis. Berbagai kemampuan tersebut menjadi bekal untuk menghadapi kebutuhan dunia profesional yang terus berubah.
Selain pembekalan, rangkaian acara juga diisi dengan penyampaian pidato oleh mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik, Muhammad Abdan Syakuro dari Program Studi Arsitektur.
Melalui Pembekalan Wisuda yang digelar pada Rabu (23/9/2026) tersebut, FT UMS mendorong calon wisudawan untuk tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Lulusan diharapkan terus mengembangkan kompetensi, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta membawa nilai dan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk berkontribusi di masyarakat dan dunia profesional.











