Sabtu, 26 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Wisudawan Asal Yaman Ingin jadi Dosen di Kampung Halaman

Indospektrum by Indospektrum
26 September 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Asem Abdullah Ahmad Abdo, mahasiswa asal Yaman jadi salah satu wisudawan internasional UMS. Foto : Ist.

SURAKARTA – Perjalanan pendidikan Asem Abdullah Ahmad Abdo dari Yaman ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id tidak berhenti setelah dirinya menyelesaikan studi S1 Fisioterapi. Mahasiswa internasional penerima beasiswa International Priority Scholarship (IPS) tersebut kini melanjutkan studi S2 Fisioterapi di UMS.

Asem menjadi salah satu wisudawan pada Upacara Wisuda Program Sarjana, Magister, dan Doktor UMS Periode I Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Sabtu (26/9/2026) dan berkesempatan berbincang langsung dengan Rektor UMS, Prof Dr Harun Joko Prayitno M.Hum. Di balik kelulusannya, terdapat perjalanan panjang selama empat tahun yang membuatnya harus menjalani kehidupan jauh dari keluarga di Yaman.

Asem mengaku belum dapat kembali ke negara asalnya selama empat tahun karena situasi keamanan. Ia berasal dari Kota Taiz, salah satu wilayah di Yaman yang menurutnya masih menghadapi kondisi keamanan yang tidak menentu.

“Setiap kali saya mau balik, situasi keamanan tidak enak. Selama empat tahun belum pernah balik,” ungkapnya.

Meski jauh dari keluarga, Asem merasa lingkungan UMS telah menjadi keluarga keduanya. Selama menjalani studi, ia tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan dan budaya Indonesia.

Salah satu pengalaman yang berkesan baginya adalah ketika mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kawasan Gawok, Kartasura. Ia berbaur dengan masyarakat dan bahkan mulai belajar menggunakan bahasa Jawa. “Setitik-setitik,” ujarnya ketika ditanya mengenai kemampuan berbahasa Jawa.

Ketertarikan Asem terhadap fisioterapi membawanya memilih UMS sebagai tempat melanjutkan pendidikan. Sebelum datang ke Indonesia, ia sempat menempuh studi S1 Farmasi di Yaman selama satu tahun. Kemudian memperoleh beasiswa setelah mendapatkan nilai akademik yang tinggi di jenjang sekolah menengah.

Asem memilih UMS karena Program Studi Fisioterapi telah berkembang dan menyediakan pengalaman praktik yang menurutnya penting untuk menunjang keilmuan.

Selama berkuliah, Asem memperoleh pengalaman praktik di sejumlah klinik dan rumah sakit di Solo. Ia juga menjalani internship selama satu bulan di klinik fisioterapi, terutama dalam pelayanan rehabilitasi dan pendampingan pasien setelah operasi. “Pengalaman yang saya dapat sangat akan bermanfaat nanti pas saya balik ke Yaman sana,” tuturnya.

Pengalaman tersebut kemudian terus dikembangkan setelah lulus S1. Asem saat ini juga menjalani praktik melalui kegiatan homecare bagi warga Arab di Indonesia serta internship di sebuah klinik di Boyolali. Ia telah mempraktikkan sejumlah layanan, seperti akupunktur dan TENS.

Bagi Asem, melanjutkan studi S2 di UMS bukan sekadar memperpanjang masa pendidikan. Ia memiliki rencana untuk membawa pengalaman dan ilmu yang diperolehnya kembali ke Yaman.

Saat ini, ia telah memasuki pekan ketiga studi S2 Fisioterapi melalui skema beasiswa. “Insyaallah jadi dosen di sana biar ilmunya pindah. Jadi kita mau bawa UMS juga ke sana,” ujarnya.

Asem berharap setelah menyelesaikan pendidikan, dirinya dapat menjadi dosen di Universitas Teknologi Yaman. Ia ingin turut mengembangkan pendidikan fisioterapi di negaranya dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama belajar di UMS.

Rencana tersebut juga berkaitan dengan kerja sama antara UMS dan Universitas Sains dan Teknologi Yaman (University of Science and Technology Yemen – USTY) yang telah terjalin sebelumnya. Asem berharap pengalaman belajar di UMS dapat menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan akademik kedua perguruan tinggi.

Ia juga mengaku telah memperhatikan berbagai fasilitas pembelajaran dan praktik fisioterapi yang tersedia di UMS. Pengetahuan tersebut ingin dibawanya sebagai referensi ketika kelak kembali dan berkontribusi di Yaman.

Perjalanan Asem di UMS menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa internasional yang tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga berinteraksi dengan masyarakat, menjalani praktik, dan membangun rencana untuk mengembangkan keilmuan di negara asal.

“Harapan saya untuk kampus UMS, maju terus sampai target nomor satu di seluruh Indonesia, dan sampai internasional insyaallah,” tambah Asem.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMS, Prof Dr Harun Joko Prayitno M.Hum menekankan bahwa proses pendidikan tidak berhenti pada pencapaian gelar. Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama studi perlu diwujudkan dalam tindakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jangan berhenti belajar, jangan berhenti pada gelar. Teruslah belajar, jadilah pembelajar sepanjang hayat. Karena ilmu yang hanya disimpan akan menjadi pengetahuan, ilmu itu harus diamalkan supaya menjadi manfaat,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengalaman mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu dan hidup bersama masyarakat. Pendidikan, menurutnya, tidak hanya tentang knowing, tetapi juga doing dan living together. “Knowing itu penting, tetapi doing itu penting, yang lebih penting lagi adalah living together,” tuturnya.

Tags: mahasiswa internasionalwisudawan Yaman
Previous Post

Calon Alumni FT UMS Diminta Siap Hadapi Dunia Profesional

Next Post

Istri Dubes RI untuk Kolombia jadi Wisudawan Doktor Ilmu Hukum di UMS

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI Dr dr Prihati Pujowaskito  Sp.JP (K) FIHA M.M.R.S hadir memberikan kuliah tamu di Gedung Induk Siti Walidah UMS, serta menyerahkan cendera mata kepada UMS. Foto : Ist.
Indeks

BPJS Kesehatan Apresiasi Langkah UMS Lindungi Mahasiswa jadi Peserta JKN

by Indospektrum
26 September 2026
Melshanda Intan Monica, mahasiswa berprestasi lulusan Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi UMS memberi sambutan saat wisuda. Foto : Ist.
Indeks

Bikin Bangga! Wisudawan Farmasi UMS Berprestasi ini Semangati Sesama Lulusan

by Indospektrum
26 September 2026
Dr Marita Fatimah S.H M.H, isri Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Kolombia merangkap Antigua dan Barbuda, Barbados, serta Saint Kitts and Nevis, raih gelar Doktor Ilmu Hukum di UMS. Foto : Ist
Indeks

Istri Dubes RI untuk Kolombia jadi Wisudawan Doktor Ilmu Hukum di UMS

by Indospektrum
26 September 2026
Sambutan Dekan FT UMS, Prof Ir Mochamad Solikin Ph.D dalam pembekalan dan sharing  bersama para alumni. Foto : Ist.
Indeks

Calon Alumni FT UMS Diminta Siap Hadapi Dunia Profesional

by Indospektrum
26 September 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Penggagas Program Sekolah Kemitraan Pertama di Indonesia. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Terima Anugerah Kepala Daerah Penggagas Sekolah Kemitraan Pertama di Indonesia

by Indospektrum
26 September 2026
Next Post
Dr Marita Fatimah S.H M.H, isri Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Kolombia merangkap Antigua dan Barbuda, Barbados, serta Saint Kitts and Nevis, raih gelar Doktor Ilmu Hukum di UMS. Foto : Ist

Istri Dubes RI untuk Kolombia jadi Wisudawan Doktor Ilmu Hukum di UMS

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI Dr dr Prihati Pujowaskito  Sp.JP (K) FIHA M.M.R.S hadir memberikan kuliah tamu di Gedung Induk Siti Walidah UMS, serta menyerahkan cendera mata kepada UMS. Foto : Ist.
Indeks

BPJS Kesehatan Apresiasi Langkah UMS Lindungi Mahasiswa jadi Peserta JKN

26 September 2026
Melshanda Intan Monica, mahasiswa berprestasi lulusan Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi UMS memberi sambutan saat wisuda. Foto : Ist.
Indeks

Bikin Bangga! Wisudawan Farmasi UMS Berprestasi ini Semangati Sesama Lulusan

26 September 2026
Dr Marita Fatimah S.H M.H, isri Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Kolombia merangkap Antigua dan Barbuda, Barbados, serta Saint Kitts and Nevis, raih gelar Doktor Ilmu Hukum di UMS. Foto : Ist
Indeks

Istri Dubes RI untuk Kolombia jadi Wisudawan Doktor Ilmu Hukum di UMS

26 September 2026
Asem Abdullah Ahmad Abdo, mahasiswa asal Yaman jadi salah satu wisudawan internasional UMS. Foto : Ist.
Indeks

Wisudawan Asal Yaman Ingin jadi Dosen di Kampung Halaman

26 September 2026
Sambutan Dekan FT UMS, Prof Ir Mochamad Solikin Ph.D dalam pembekalan dan sharing  bersama para alumni. Foto : Ist.
Indeks

Calon Alumni FT UMS Diminta Siap Hadapi Dunia Profesional

26 September 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Penggagas Program Sekolah Kemitraan Pertama di Indonesia. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Terima Anugerah Kepala Daerah Penggagas Sekolah Kemitraan Pertama di Indonesia

26 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum