Kamis, 2 Juli 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Cara Aman Berkendara di Dekat Truk dan Bus agar Terhindar dari Kecelakaan

Ary Wahyu Wibowo by Ary Wahyu Wibowo
30 Juni 2026
in Gaya Hidup, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Ilustrasi – Cara aman berkendara di dekat truk dan bus agar terhindar dari kecelakaan. Foto: Ist.

SEMARANG – Cara aman berkendara di dekat truk dan bus agar terhindar dari kecelakaan perlu diketahui setiap pengendara sepeda motor. Keselamatan menjadi faktor penting bagi setiap pengendara motor ketika di jalan.

Cara aman berkendara di dekat truk dan bus agar terhindar dari kecelakaan penting diketahui, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang sering melewati jalur kendaraan berat. Pada jalur ini, pengendara motor harus berbagi aspal dengan truk tronton, kontainer, hingga bus AKAP yang bergerak dinamis.

Cara aman berkendara di dekat truk dan bus agar terhindar dari kecelakaan, memahami prinsip defensive riding bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mutlak untuk pulang ke rumah dengan selamat.

Anatomi Bahaya: Mengapa Motor Rentan di Dekat Truk Besar?

Secara jurnalistik dan teknis, fatalitas kecelakaan roda dua di Jalur angkutan berat sering kali disebabkan oleh tiga faktor utama: ketidaktahuan kita sebagai pengendara motor tentang keterbatasan truk, manuver mendadak, dan hilangnya stabilitas akibat efek aerodinamis kendaraan besar.

Truk tronton memiliki bobot puluhan ton. Ketika mereka melaju pada kecepatan 60–80 km/jam, momentum yang dihasilkan sangat besar. Memahami bahwa truk tidak bisa berhenti seketika adalah langkah awal dari keselamatan kita bersama.

Cara aman berkendara di dekat truk dan bus agar terhindar dari kecelakaan, Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto membagikan panduan taktis teknik menghadapi dan menyalip truk besar/tronton. Sebagai pengendara motor, kita harus memiliki strategi visual dan spasial yang matang saat berada di sekitar kendaraan besar.

Cara aman berkendara di dekat truk dan bus agar terhindar dari kecelakaan, berikut adalah teknik keselamatan profesional yang wajib kita terapkan:

* Kuasai Titik Buta (Blind Spot) Truk

Pengendara perlu memahami bahwa truk memiliki area titik buta yang cukup luas, terutama di bagian depan, belakang, serta sisi kiri dan kanan kendaraan. Saat berada di area tersebut, pengemudi truk kemungkinan besar tidak dapat melihat keberadaan kendaraan lain. Sebagai patokan, jika Anda tidak dapat melihat wajah pengemudi truk melalui spionnya, maka pengemudi truk juga tidak dapat melihat Anda. Segera keluar dari area titik buta dengan menyalip secara aman atau mengurangi kecepatan.

* Waspadai Turbulensi Angin di Sekitar Truk

Saat berkendara di samping truk besar yang melaju kencang, pengendara dapat terdampak turbulensi angin yang berpotensi mengganggu kestabilan motor. Di bagian depan truk, hembusan angin dapat mendorong motor ke samping, sedangkan di sisi badan hingga belakang truk dapat muncul efek isap yang menarik motor mendekati kendaraan besar tersebut.

Untuk mengantisipasinya, pegang setang dengan rileks namun tetap kokoh, jangan terlalu tegang. Jaga posisi tubuh tetap stabil dengan merapatkan lutut ke tangki pada motor sport atau merapatkan kaki pada dek motor matik agar keseimbangan motor lebih terjaga.

* Prosedur Aman Saat Menyalip Truk (Overtaking Protocol)

Hindari menyalip truk dari sisi kiri, terutama di jalur Pantura, karena area tersebut sering menjadi titik buta pengemudi dan kondisi jalannya kerap kurang ideal. Jika harus menyalip dari kanan, lakukan dengan langkah berikut:

1. Jaga Jarak Sebelum Menyalip: Berikan jarak sekitar 10–15 meter di belakang truk sebelum mengambil ancang – ancang. Ini memberi kita pandangan luas untuk melihat situasi jalan di depan truk.

2. Berikan Kode Keberadaan (Komunikasi): Nyalakan lampu sein kanan, kedipkan lampu dim (pass beam) 2–3 kali, atau bunyikan klakson pendek. Ini krusial agar sopir truk tahu ada motor yang hendak mendahului.

3. Eksekusi dengan ‘Power’ yang Cukup: Pastikan ruang di depan truk kosong minimal sejauh 50 meter. Begitu aman, puntir gas secara konstan dan lewati truk dengan cepat. Jangan menggantung kecepatan di samping truk terlalu lama.

* Jaga Jarak Aman Saat Berhenti di Belakang Truk

Saat menghadapi kemacetan atau antrean kendaraan di tanjakan maupun turunan, hindari berhenti terlalu dekat di belakang truk. Kendaraan berat berisiko mundur sesaat ketika berpindah gigi atau mengalami gagal menanjak. Pastikan terdapat jarak aman dengan kendaraan di depan dan posisikan motor sehingga tetap memiliki ruang untuk melakukan manuver menghindar apabila truk tiba-tiba bergerak mundur.

Cara aman berkendara di dekat truk dan bus agar terhindar dari kecelakaan, keselamatan harus selalu menjadi prioritas. Sepeda motor tidak akan mampu melawan dampak benturan dengan kendaraan berat.

“Karena itu, kemampuan terpenting bagi pengendara bukanlah melaju cepat, melainkan memiliki kewaspadaan tinggi dan mampu membaca potensi bahaya di sekitar,” ucap Oke.

Tags: #Cari_AmanAstra Motor JatengCara Aman Berkendara di Dekat Truk dan BusCara Aman Berkendara di Dekat Truk dan Bus agar Terhindar dari KecelakaanHonda JatengSafety Riding
Previous Post

Solo Tuan Rumah Garuda Championship Series 2026: Indonesia U-17 Siap Hadapi Malaysia

Next Post

Sumarno Resmi Pimpin ALTI Jateng, Targetkan Kolaborasi Event Lari Trail Lintas Daerah

Ary Wahyu Wibowo

Ary Wahyu Wibowo

Related Posts

Mahasiswa KKN FIK UMS memberikan edukasi penanganan bayi dan anak tersedak pada ibu-ibu di Desa Geneng, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Foto: Ist.
Indeks

Mahasiswa KKN UMS Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Anak Tersedak bagi Ibu Balita di Sukoharjo

by Indospektrum
1 Juli 2026
Dosen dan peneliti FP UNS, Prof. Ir. Danar Praseptiangga, S.T.P., M.Sc., Ph.D., melaksanakan program Sabbatical Leave dalam Visiting Professor di UPM, Malaysia. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Jejaring Internasional, Dosen FP UNS Laksanakan Sabbatical Leave di UPM Malaysia

by Indospektrum
1 Juli 2026
Main Dealer Astra Motor Jawa Tengah secara memperkenalkan New Honda Vario Evo 160, Rabu (1/07/2026). Foto: Ist.
Gaya Hidup

Intip Harga dan Fitur Unggulan New Honda Vario Evo 160 yang Resmi Hadir di Jawa Tengah

by Indospektrum
1 Juli 2026
Dittipideksus Bareskrim Polri menyita 362 drum atau sekitar 18,1 ton sodium cyanide (sianida) diduga ilegal. Foto: Ist.
Indeks

Bareskrim Polri Bongkar Perdagangan Sianida Diduga Ilegal, Dua Orang Ditetapkan Tersangka

by Indospektrum
1 Juli 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima kunjungan kerja BKSAP DPR RI di Kota Semarang pada, Rabu 1 Juli 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Jateng Bidik Relokasi Industri dari Vietnam, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Dukungan BKSAP DPR RI

by Indospektrum
1 Juli 2026
Next Post
Ketua Umum Pengurus Pusat ALTI, Bima Arya Sugiarto melantik Sumarno sebagai Ketua Umum ALTI Jawa Tengah untuk periode 2025-2029, Selasa, 30 Juni 2026. Foto: Ist.

Sumarno Resmi Pimpin ALTI Jateng, Targetkan Kolaborasi Event Lari Trail Lintas Daerah

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Mahasiswa KKN FIK UMS memberikan edukasi penanganan bayi dan anak tersedak pada ibu-ibu di Desa Geneng, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Foto: Ist.
Indeks

Mahasiswa KKN UMS Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Anak Tersedak bagi Ibu Balita di Sukoharjo

1 Juli 2026
Dosen dan peneliti FP UNS, Prof. Ir. Danar Praseptiangga, S.T.P., M.Sc., Ph.D., melaksanakan program Sabbatical Leave dalam Visiting Professor di UPM, Malaysia. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Jejaring Internasional, Dosen FP UNS Laksanakan Sabbatical Leave di UPM Malaysia

1 Juli 2026
Main Dealer Astra Motor Jawa Tengah secara memperkenalkan New Honda Vario Evo 160, Rabu (1/07/2026). Foto: Ist.
Gaya Hidup

Intip Harga dan Fitur Unggulan New Honda Vario Evo 160 yang Resmi Hadir di Jawa Tengah

1 Juli 2026
Dittipideksus Bareskrim Polri menyita 362 drum atau sekitar 18,1 ton sodium cyanide (sianida) diduga ilegal. Foto: Ist.
Indeks

Bareskrim Polri Bongkar Perdagangan Sianida Diduga Ilegal, Dua Orang Ditetapkan Tersangka

1 Juli 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima kunjungan kerja BKSAP DPR RI di Kota Semarang pada, Rabu 1 Juli 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Jateng Bidik Relokasi Industri dari Vietnam, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Dukungan BKSAP DPR RI

1 Juli 2026
Mahasiswa PGSD UMS melaksanakan Gelar Karya Mata Kuliah Pendidikan Bahasa Indonesia SD di Taman dan Hall Moh. Djazman UMS, Rabu, (1/7/2026). Foto: Ist.
Indeks

Mahasiswa PGSD UMS Gelar Pameran Inovasi Media Pembelajaran Bahasa Indonesia SD

1 Juli 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum