Minggu, 20 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Dosen UMS Kembangkan “SMOGRA”, Inovasi IoT untuk Tanamkan Karakter Peduli Lingkungan pada Siswa SD

Indospektrum by Indospektrum
11 Juni 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Cara kerja SMOGRA hasil inovasi tim peneliti UMS. Foto: Ist.

SOLO – Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengembangkan inovasi untuk mendorong terbentuknya perilaku peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar. Inovasi berbasis Internet of Things (IoT), diberi nama Smart Monitoring Green Action (SMOGRA).

SMOGRA dirancang sebagai sistem digital yang mampu mencatat, memantau, sekaligus memberikan penghargaan terhadap aktivitas ramah lingkungan yang dilakukan siswa di sekolah.

Penelitian yang diketuai oleh Dr. Rini Kuswati, S.E., M.Si., CMA yang juga sebagai Kaprodi Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) UMS mengungkapkan bahwa penelitian ini akan dilaksanakan selama dua tahun, yakni 2026–2027.

Melalui pendekatan yang menggabungkan teknologi digital, pendidikan karakter, dan ekonomi hijau, SMOGRA diharapkan menjadi model pembelajaran lingkungan yang lebih efektif dan relevan dengan karakter generasi muda saat ini.

Rini menjelaskan bahwa pendidikan lingkungan hidup di sekolah selama ini masih banyak berfokus pada aspek pengetahuan. Padahal, tantangan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana membentuk perilaku nyata yang berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak saat ini merupakan generasi digital yang lebih tertarik pada aktivitas interaktif, berbasis permainan (gamification), dan teknologi. Karena itu, kami menghadirkan pendekatan baru yang tidak hanya mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mendorong siswa untuk mempraktikkannya secara langsung,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

SMOGRA mengintegrasikan berbagai teknologi seperti RFID, smart card, timbangan pintar, dashboard digital, dan aplikasi mobile untuk memantau aktivitas pengelolaan sampah di sekolah secara real-time.

Melalui sistem tersebut, siswa akan memperoleh poin digital atau eco-points setiap kali melakukan tindakan ramah lingkungan, seperti memilah sampah organik dan anorganik, menyetorkan sampah daur ulang, maupun berpartisipasi dalam kegiatan kebersihan sekolah.

Poin yang diperoleh kemudian dapat ditukarkan dengan berbagai kebutuhan edukatif, seperti buku, alat tulis, bibit tanaman, hingga produk pembelajaran lainnya.

Penelitian ini juga menjadi respons terhadap tantangan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah, termasuk limbah makanan yang dihasilkan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keberadaan sistem pemantauan digital diharapkan mampu membantu sekolah mengelola sampah secara lebih efektif sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini.

Implementasi SMOGRA akan dilakukan di SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta dengan melibatkan sekitar 120 siswa kelas IV hingga VI, guru dan tenaga pendidik, pengelola sekolah, orang tua atau wali murid, komite sekolah, serta mitra bank sampah dan komunitas lingkungan.

Tim peneliti terdiri atas akademisi multidisiplin dari berbagai perguruan tinggi. Selain Dr. Rini Kuswati, tim juga melibatkan Prof. Ir. Herry Purnama, M.T., Ph.D. dari UMS, Ir. Elyas Palantei, S.T., M.Eng., Ph.D., dari Universitas Hasanuddin, serta Ir. Phisca Aditya Rosyadi, S.Si., M.Sc., dari Universitas Ahmad Dahlan.

Dalam praktiknya, sistem SMOGRA bekerja melalui beberapa tahapan. Siswa terlebih dahulu memilah sampah berdasarkan jenisnya. Sampah kemudian ditempatkan pada timbangan pintar yang dilengkapi sensor dan siswa melakukan pemindaian kartu RFID sebagai identitas pengguna.

Sistem secara otomatis mencatat jenis serta berat sampah yang disetorkan, kemudian mengirimkan data ke server untuk ditampilkan pada dashboard sekolah. Berdasarkan kontribusi yang diberikan, siswa akan memperoleh eco-points yang dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah edukatif.

“Sampah yang terkumpul juga akan diproses lebih lanjut. Sampah organik diolah menjadi pupuk kompos, sedangkan sampah anorganik disalurkan ke bank sampah untuk didaur ulang. Dengan demikian, sistem ini turut mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular di lingkungan sekolah,” paparnya.

Penelitian SMOGRA direncanakan memperoleh pendanaan melalui skema kolaborasi LPDP-PTMA bersama SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta dan Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta. Total dana yang diajukan mencapai Rp331.299.050 untuk tahun pertama dan Rp365.521.100 untuk tahun kedua.

“Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan perangkat IoT, pembuatan aplikasi dan dashboard digital, pengujian teknologi, pelatihan pengguna, publikasi ilmiah internasional, pendaftaran hak kekayaan intelektual, hingga implementasi sistem pada sekolah percontohan,” tambahnya.

Melalui SMOGRA, sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga laboratorium nyata dalam pembentukan karakter peduli lingkungan. Sistem ini diproyeksikan mampu meningkatkan perilaku pro-lingkungan siswa, mengurangi volume sampah sekolah, serta mendukung program Adiwiyata dan Zero Waste School.

“Dalam jangka panjang, SMOGRA diharapkan menjadi inovasi yang dapat diterapkan secara lebih luas untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 11 tentang Kota dan Komunitas Berkelanjutan, SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim,” tegas Rini.

Dengan menggabungkan teknologi digital, pendidikan karakter, dan ekonomi hijau, SMOGRA berpotensi menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi muda Indonesia yang lebih peduli terhadap lingkungan serta siap menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Gubernur Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Top Regional Leader 2026 atas Dedikasi pada UMKM

Next Post

Pemprov Jateng Gelontorkan Rp37,1 Miliar untuk Betonisasi Ruas Jalan Jepara–Keling

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Para juara Turnamen Tenis Tingkat SMA Se-Solo Raya dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-68 UMS, Minggu, (20/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Hasil Lengkap Turnamen Tenis SMA Se-Solo Raya HUT ke-68 UMS

by Indospektrum
20 September 2026
Tim P2MW Pendidikan Biologi UMS lolos seleksi KMI Expo XVII 2026 kategori Makanan dan Minuman. Foto: Ist.
Indeks

Berawal dari Pohon Salam Nenek, Mahasiswa UMS Ciptakan Cokelat Herbal Lolos KMI Expo 2026

by Indospektrum
20 September 2026
Suasana penutupan gelaran MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu, 19 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

MTQ Nasional XXXI Jateng Sukses Tinggalkan Kenangan Manis

by Indospektrum
20 September 2026
Sebanyak 2.000 pelari meriahkan Fun Run yang digelar di Kota Surakarta, Minggu (20/09/2026) dalam rangka HUT ke-81 TNI. Foto: Ist.
Indeks

Sambut HUT ke-81 TNI, 2.000 Pelari Meriahkan Fun Run di Kota Solo

by Indospektrum
20 September 2026
Penutupan MTQ Nasional XXXI tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Jateng Raih Posisi Kedua MTQ Nasional XXXI, Taj Yasin Tekankan Pentingnya Pembinaan Berkelanjutan

by Indospektrum
20 September 2026
Next Post

Pemprov Jateng Gelontorkan Rp37,1 Miliar untuk Betonisasi Ruas Jalan Jepara–Keling

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Para juara Turnamen Tenis Tingkat SMA Se-Solo Raya dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-68 UMS, Minggu, (20/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Hasil Lengkap Turnamen Tenis SMA Se-Solo Raya HUT ke-68 UMS

20 September 2026
Tim P2MW Pendidikan Biologi UMS lolos seleksi KMI Expo XVII 2026 kategori Makanan dan Minuman. Foto: Ist.
Indeks

Berawal dari Pohon Salam Nenek, Mahasiswa UMS Ciptakan Cokelat Herbal Lolos KMI Expo 2026

20 September 2026
Suasana penutupan gelaran MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu, 19 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

MTQ Nasional XXXI Jateng Sukses Tinggalkan Kenangan Manis

20 September 2026
Sebanyak 2.000 pelari meriahkan Fun Run yang digelar di Kota Surakarta, Minggu (20/09/2026) dalam rangka HUT ke-81 TNI. Foto: Ist.
Indeks

Sambut HUT ke-81 TNI, 2.000 Pelari Meriahkan Fun Run di Kota Solo

20 September 2026
Penutupan MTQ Nasional XXXI tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Jateng Raih Posisi Kedua MTQ Nasional XXXI, Taj Yasin Tekankan Pentingnya Pembinaan Berkelanjutan

20 September 2026
Mantan Kakorlantas Polri, Irjen Pol (Purn) Dr. Agus Suryonugroho. Foto: Ist.
Gagasan

HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Eks Kakorlantas Agus Suryonugroho: Kesadaran Jalan Raya Menjaga Kehidupan

20 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum