Minggu, 20 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gagasan

HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Eks Kakorlantas Agus Suryonugroho: Kesadaran Jalan Raya Menjaga Kehidupan

Indospektrum by Indospektrum
20 September 2026
in Gagasan, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Mantan Kakorlantas Polri, Irjen Pol (Purn) Dr. Agus Suryonugroho. Foto: Ist.

JAKARTA – Mantan Kakorlantas Polri, Irjen Pol (Purn) Dr. Agus Suryonugroho menyampaikan pesan mendalam sebagai refleksi dalam momentum HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara. Dia menyatakan bahwa jalan raya bukan sekadar tempat berkendara, namun ada kehidupan keluarga yang harus dijaga.

Untuk itu, Agus Suryonugroho mengajak jajaran Polantas, mitra keselamatan jalan, pengemudi, pengendara, hingga masyarakat untuk menjaga keselamatan berlalu lintas.

Menurutnya, setiap kendaraan yang melintas membawa seseorang yang memiliki keluarga, pekerjaan, cita-cita, serta orang-orang tercinta yang menunggu dirumah.

“Jalan raya bukan sekadar ruang yang mempertemukan kendaraan dan manusia. Jalan raya menjadi bagian dari perjalanan kehidupan,” ucapnya.

Dalam pandangannya, keselamatan lalu lintas tidak cukup hanya mengandalkan aturan, rambu, tilang maupun operasi. Kesadaran setiap pengguna jalan untuk saling menjaga juga menjadi bagian penting dalam keselamatan jiwa.

Sosok yang belum lama menyelesaikan gelar Doktornya ini menggambarkan senyuman sebagai sebuah marka jalan kehidupan. Marka yang baik, menurutnya, tidak perlu mengancam, tetapi mampu memberikan arah yang jelas sehingga orang dapat mengambil keputusan dengan benar.

“Polantas tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum. Polantas juga hadir sebagai pelindung, pengayom, penolong, sekaligus sahabat masyarakat,” ungkapnya.

Pendekatan tersebut menempatkan keselamatan sebagai tujuan utama. Petugas tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga membangun pemahaman masyarakat mengenai alasan di balik aturan lalu lintas.

Dengan begitu, masyarakat diharapkan tertib bukan semata-mata karena takut ditilang, tetapi karena memahami bahwa kepatuhan terhadap aturan dapat menyelamatkan kehidupan.

Dia juga memberikan pandangan mengenai ukuran keberhasilan dalam membangun budaya tertib lalu lintas. Menurutnya, kebanggaan Polantas tidak semestinya hanya diukur dari banyaknya lembar tilang yang diterbitkan.

“Ukuran keberhasilan bukan jumlah tilang,” menjadi salah satu pesan yang ditekankan Agus dalam refleksinya.

Untuk itu, dia mengingatkan agar angka kecelakaan tidak hanya dipandang sebagai data statistik.

“Satu korban kecelakaan bukan sekadar satu angka dalam laporan,” pesannya.

Di balik korban kecelakaan terdapat keluarga yang kehilangan ayah, ibu, anak, pasangan, saudara, maupun orang yang mereka cintai.

Karena itu, menurut Agus, keselamatan jalan juga dapat dilihat dari semakin banyaknya masyarakat yang mampu menyelesaikan perjalanan dan tiba di rumah dengan selamat.

“Selama masih ada keluarga yang kehilangan orang tercinta akibat kecelakaan lalu lintas, perjuangan keselamatan jalan belum selesai,” tegasnya.

Kepada seluruh anggota Polantas, Agus menitipkan pesan agar tugas dijalankan dengan ketulusan dan kelembutan hati.

Menurutnya, seragam Polantas membawa tanggung jawab besar karena masyarakat melihat petugas sebagai wajah negara yang hadir langsung di jalan raya.

Polantas diharapkan mampu menjadi penolong bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan sekaligus pengingat bagi pengguna jalan yang melakukan kesalahan.

Namun, Agus juga mengingatkan anggota kepolisian agar tidak mengabaikan keselamatan diri sendiri.

Dalam upaya penegakan disiplin, Eks Kakorlantas Polri itu mengajak masyarakat membangun budaya keselamatan mulai dari diri sendiri.

Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan seharusnya tidak muncul hanya karena takut terhadap denda, petugas maupun kamera pengawas.

“Kesadaran keselamatan harus muncul karena setiap nyawa memiliki nilai yang tidak tergantikan,” urainya.

Perhatian khusus juga diberikan Agus kepada pengemudi ojek online yang setiap hari menjadi bagian dari aktivitas masyarakat.

Para pengemudi ojol menghadapi tekanan waktu, cuaca, kepadatan lalu lintas hingga tuntutan memenuhi target pendapatan. Namun, keselamatan tetap harus menjadi prioritas.

Ketika membawa penumpang, pengemudi ojol juga mengemban tanggung jawab karena penumpang mempercayakan keselamatannya selama perjalanan.

“Keberanian bukan berarti memacu kendaraan secepat mungkin. Keberanian justru muncul ketika seseorang mampu menahan diri, menjaga kecepatan, memakai perlengkapan keselamatan, dan memilih berhenti ketika kondisi tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan,” terangnya.

Di akhir refleksinya, dia berpesan mengenai arti sebuah perjalanan. Masyarakat berangkat dengan berbagai tujuan, mulai bekerja, mencari nafkah, mengantar anak sekolah, mengantar penumpang, menjalankan tugas negara hingga perjalanan menuju rumah. Namun, semua perjalanan tersebut memiliki satu tujuan yang sama, yakni kembali dengan selamat.

“Jangan pernah menganggap keselamatan sebagai urusan orang lain. Sebab setiap perjalanan membawa seseorang menuju orang-orang yang mencintainya,” kata Agus Suryonuhroho.

Tags: HUT ke-71 Lalu Lintas BhayangkaraIrjen Pol (Purn) Dr. Agus Suryonugroh
Previous Post

MTQ Nasional XXXI di Semarang Resmi Ditutup, Jateng Sabet Predikat Runner-Up

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang, Sabtu malam, 19 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

MTQ Nasional XXXI di Semarang Resmi Ditutup, Jateng Sabet Predikat Runner-Up

by Indospektrum
20 September 2026
KBIHU ARMINA bersama LPPIK UMS menyelenggarakan praktik ibadah haji di kawasan Wisata Edukasi Religi Qolbu Boyolali, Sabtu, 19 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

KBIHU ARMINA Kartasura Gandeng LPPIK UMS Gelar Praktik Ibadah Haji di Boyolali

by Indospektrum
20 September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri Gala Dinner Festival Pertengahan Musim Gugur di Kota Semarang, Sabtu, 19 September 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Ahmad Luthfi Sebut Jawa Tengah Rumah Bersama Semua Etnis dan Investor

by Indospektrum
20 September 2026
Pameran MTQ Nasional XXXI  tahun 2026 di kawasan parkir eks Plaza Semarang, Simpang Lima, Kota Semarang. Foto: Ist.
Indeks

Pameran MTQ Nasional XXXI di Semarang Catat Transaksi Rp2,4 Miliar dan Kontrak Bisnis Rp7,5 Miliar

by Indospektrum
19 September 2026
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto saat mengunjungi ISI Surakarta, Jumat (18/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Mendiktisaintek Kunjungi ISI Surakarta: Dorong Kampus Seni Perkuat Identitas dan Modal Budaya

by Indospektrum
19 September 2026

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Mantan Kakorlantas Polri, Irjen Pol (Purn) Dr. Agus Suryonugroho. Foto: Ist.
Gagasan

HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Eks Kakorlantas Agus Suryonugroho: Kesadaran Jalan Raya Menjaga Kehidupan

20 September 2026
Penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang, Sabtu malam, 19 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

MTQ Nasional XXXI di Semarang Resmi Ditutup, Jateng Sabet Predikat Runner-Up

20 September 2026
KBIHU ARMINA bersama LPPIK UMS menyelenggarakan praktik ibadah haji di kawasan Wisata Edukasi Religi Qolbu Boyolali, Sabtu, 19 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

KBIHU ARMINA Kartasura Gandeng LPPIK UMS Gelar Praktik Ibadah Haji di Boyolali

20 September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri Gala Dinner Festival Pertengahan Musim Gugur di Kota Semarang, Sabtu, 19 September 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Ahmad Luthfi Sebut Jawa Tengah Rumah Bersama Semua Etnis dan Investor

20 September 2026
Pameran MTQ Nasional XXXI  tahun 2026 di kawasan parkir eks Plaza Semarang, Simpang Lima, Kota Semarang. Foto: Ist.
Indeks

Pameran MTQ Nasional XXXI di Semarang Catat Transaksi Rp2,4 Miliar dan Kontrak Bisnis Rp7,5 Miliar

19 September 2026
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto saat mengunjungi ISI Surakarta, Jumat (18/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Mendiktisaintek Kunjungi ISI Surakarta: Dorong Kampus Seni Perkuat Identitas dan Modal Budaya

19 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum