Jumat, 18 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gagasan

Dosen UMS: Membangun Keimanan Kolektif, Kunci Reuni Keluarga di Surga

Indospektrum by Indospektrum
10 April 2026
in Gagasan, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS, Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. Foto: Ist.

SOLO – Dalam menjalani kehidupan yang fana, menyiapkan generasi penerus merupakan unsur fundamental dalam kehidupan berkeluarga. Kebersamaan dalam kehidupan berkeluarga yang singkat seringkali tidak disadari oleh manusia.

Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A., Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menawarkan pendekatan tafsir surat Ath-Thur ayat 21 sebagai metode menyambut kehidupan berkeluarga yang kekal.

Menurut Hakimuddin, kehidupan yang kekal hanya ada di akhirat. Untuk menyambut kehidupan yang abadi, keimanan secara kolektif harus melekat pada anggota keluarga untuk menyambut kehidupan yang kekal kelak.

“Kebersamaan yang singkat di dunia, harus dipersiapkan kembali untuk menyambut pertemuan kedua yang abadi, yaitu di surga kelak. Dengan menjaga dan meningkatkan kadar keimanan pada keluarga,” ucapnya Jumat (10/4/2026).

Ia memberikan tujuh poin tadabur melalui tafsiran surat Ath-Thur ayat 21. Pertama, keimanan yang melekat pada anggota keluarga, baik dari ayah, ibu, atau anak. Jika salah satu di antaranya tidak memiliki keimanan kepada Allah SWT, maka tidak akan dapat berjumpa kembali di akhirat kelak.

Kedua, menurut Ibnu Jarir dalam tafsir Ath-Thabari yang menukil pendapat Ibnu Abbas Ra, bahwa keturunan orang Mukmin akan dipertemukan dengan orang tuanya kembali di surga, melalui perantara kualitas keimanan orang tuanya.

Hakimuddin menambahkan bahwa di zaman disrupsi ini, banyak faktor yang mempengaruhi keimanan seorang anak, yang berdampak pada ketekunan dalam menyembah Allah SWT.

“Di zaman saat ini, kehidupan anak-anak sekarang mempengaruhi kadar keimanannya,” tambahnya.

Ketiga, Imam Al-Baghawi dalam tafsirnya menjelaskankan bahwa kata Dzuriyyah mencakup dua macam jenis keturunan. Ash-Shighor atau anak kecil belum baligh, mereka akan dipertemukan dengan orang tuanya di surga tanpa dasar keimanan. Kemudian Al-Kibar atau keturunan dewasa, mereka akan dipertemukan dengan dasar keimanan.

“Pentingnya keimanan dalam menjalankan kehidupan berkeluarga, dapat menentukan nasib keluarga di dunia yang abadi nantinya,” terang Hakimuddin.

Keempat, untuk menembus kenikmatan hidup di akhirat, dapat melalui perantara syafaat orang tua kepada anak. Tidak hanya dari anak kepada orang tua saja, seperti yang familiar di kalangan masyarakat, bahwa keutamaan anak hafidz Al-Qur’an dapat memberi syafaat.

Selanjutnya, poin kelima, pertemuan seorang anak yang kualitas amalannya lebih rendah dari pada orang tuanya merupakan bentuk kemurahan Allah SWT. Syekh Abdurrahman As-Sa’di menyebut dengan istilah “Tamam na’imi ahli Jannah” (Sempurnanya kenikmatan yang diberikan kepada penghuni surga).

Keenam, konsistensi mendidik diri sendiri (orang tua) dan keluarga tanpa pamrih hingga ajal menjemput untuk menyiapkan pertemuan di dunia yang kekal. “Kita sebagai orang tua harus melangkah lebih jauh dalam menyiapkan kehidupan yang abadi bersama anak-anak,” terangnya.

Peran orang tua dalam menyiapkan sebuah keluarga pernah terjadi pada Nabi Ya’qub AS. Ia pernah meminta untuk diperpanjang umurnya untuk memastikan persembahan apa yang akan dilakukan anaknya setelah sepeninggalannya. Keimanan menjadi sorotan utama dalam kehidupan berkeluarga.

Terakhir, poin ketujuh, menumbuhkan kebiasaan dakwah amar ma’ruf nahi munkar di dalam keluarga untuk menjaga spirit keimanan dan kesalehan dalam kehidupan rumah tangga. Hakimuddin menekankan kebiasaan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar ditanamkan lebih kepada lingkungan yang lebih dekat, yaitu keluarga.

“Sebelum kita mengagungkan kehidupan amar ma’ruf nahi munkar di khalayak luas, seyogyanya kita kuatkan kehidupan amar ma’ruf nahi munkar di rumah tangga kita,” tutupnya.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Gubernur Ahmad Luthfi Upayakan Relokasi Korban Tanah Bergerak Jangli Semarang

Next Post

SMAN 4 Semarang Sabet Juara Umum 1 International Folklore Contest 2026 di Thailand

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

EXIT 2026: Architecture of Exhibition jadi ajang pamer tugas akhir mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Foto : Ist.
Indeks

EXIT 2026 Arsitektur UMS Hadirkan Karya Desain untuk Merespons Persoalan Masyarakat

by Indospektrum
17 September 2026
Penandatanganan nota kesepakatan antara pemerintah pusat, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemprov DIY di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026) terkait pemanfaatan candi sebagai ruang ibadah. Foto : Ist.
Ekonomi

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

by Indospektrum
17 September 2026
Gubernur Ahmad Luthfi menerima audiensi Direktur Utama PT JTAB, Totok Agus Siswanto di Kota Semarang pada Kamis, 17 September 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

JTAB Petani Gajian: Terobosan Pemprov Jateng Beri Kepastian Modal, Gaji UMK, dan Pasar bagi Petani

by Indospektrum
17 September 2026
Komisaris Nusantara Petroleum and Petrochemical, Talal Ourfali bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat penandatanganan kerja sama di Ruang Rapat lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (17/9/2026). Foto : Ist.
Ekonomi

Investor Asal Dubai Puas Langkah Cepat Jateng Realisasikan Investasi Mini Refinery

by Indospektrum
17 September 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta pembenahan kawasan PRPP menjadi prioritas. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Minta Penataan Kawasan PRPP Jawa Tengah Jadi Prioritas Utama

by Indospektrum
17 September 2026
Next Post
Tim Ratoh Jaroe SMAN 4 Kota Semarang menjadi Juara Umum 1 Kompetisi Luang Pu Suang International Folklore Contest Thailand 2026. Foto: Ist.

SMAN 4 Semarang Sabet Juara Umum 1 International Folklore Contest 2026 di Thailand

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

EXIT 2026: Architecture of Exhibition jadi ajang pamer tugas akhir mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Foto : Ist.
Indeks

EXIT 2026 Arsitektur UMS Hadirkan Karya Desain untuk Merespons Persoalan Masyarakat

17 September 2026
Penandatanganan nota kesepakatan antara pemerintah pusat, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemprov DIY di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026) terkait pemanfaatan candi sebagai ruang ibadah. Foto : Ist.
Ekonomi

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

17 September 2026
Gubernur Ahmad Luthfi menerima audiensi Direktur Utama PT JTAB, Totok Agus Siswanto di Kota Semarang pada Kamis, 17 September 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

JTAB Petani Gajian: Terobosan Pemprov Jateng Beri Kepastian Modal, Gaji UMK, dan Pasar bagi Petani

17 September 2026
Komisaris Nusantara Petroleum and Petrochemical, Talal Ourfali bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat penandatanganan kerja sama di Ruang Rapat lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (17/9/2026). Foto : Ist.
Ekonomi

Investor Asal Dubai Puas Langkah Cepat Jateng Realisasikan Investasi Mini Refinery

17 September 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta pembenahan kawasan PRPP menjadi prioritas. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Minta Penataan Kawasan PRPP Jawa Tengah Jadi Prioritas Utama

17 September 2026
Antusiasme masyarakat Jawa Tengah menyaksikan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang, Rabu malam, 16 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ribuan Warga Padati Simpang Lima, Meriahkan Malam MTQ Nasional XXXI di Semarang

17 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum