Categories: IndeksPendidikan

dr. Aisah Dahlan Bagikan Teknik Self-Healing dan Resiliensi Emosi di Seminar Nasional UMS

 

Program Studi Magister Dikdas bersama alumni UMS menggelar seminar nasional bertema self-healing dengan menghadirkan narasumber dr. Aisah Dahlan, CM.NLP., CCHt., CI. Foto: Ist.

SOLO – Program Studi Magister Pendidikan Dasar (Dikdas) bersama alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar seminar nasional bertema self-healing dengan menghadirkan narasumber dr. Aisah Dahlan, CM.NLP., CCHt., CI. Kegiatan berlangsung di Auditorium Mohammad Djazman, Senin (30/3/2026).

Ketua Program Studi Magister Dikdas UMS, Prof. Dr. Minsih, S.Ag, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja prodi yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan alumni sebagai penggerak. Ia menuturkan, peserta seminar didominasi oleh kalangan ibu-ibu dan guru yang menjadi sasaran utama kegiatan.

Sekitar 400 peserta dari berbagai wilayah di Solo Raya hadir mengikuti seminar self-healing tersebut.

“Tema ini sangat digandrungi dan diminati oleh masyarakat luas terkait dengan self-healing,” ujar Minsih.

Lebih lanjut Minsih menjelaskan bahwa melalui seminar ini, para guru maupun orang tua diharapkan mampu menggerakkan sistem pendidikan yang lebih baik dan sehat.

“Seorang guru atau orang tua, tentunya harus sehat dulu agar nanti siswanya juga sehat secara psikologis,” jelas Minsih.

Ia juga menegaskan bahwa Magister Dikdas UMS turut berpartisipasi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, sejalan dengan komitmen UMS dalam isu tersebut.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., berharap seminar ini tidak berhenti pada penyampaian materi semata, tetapi juga menjadi ruang berbagi solusi konkret dalam membangun ruang aman.

“Jadi aman itu bukan hanya pribadi atau personal, aman itu termasuk di dalam publik dan aman termasuk di dalam digital. Mohon kami semua nanti diberi resep, bukan hanya diberi teori, supaya ini akan menjadi alat ilmu yang tidak sekadar jadi biasa,” ujar Harun.

Sementara itu, Aisah Dahlan yang akrab disapa Bu Isah menjelaskan bahwa untuk memiliki resiliensi emosi, seseorang perlu memahami dan mampu mengendalikan bagian otak mamalia.

“Pada saat kita bisa mengenal dan bisa kendalikan, itu lah masuk ke dalam kategori self-healing,” ujar Aisah Dahlan.

Dia menyebutkan bahwa self-healing merupakan proses pemulihan diri yang dilakukan secara mandiri tanpa bantuan orang lain. Menurutnya, ketika self-healing dilakukan dengan tepat, proses penyembuhan akan berlangsung lebih cepat.

Dalam perspektif Islam, self-healing dikenal dengan istilah muhasabah. Muhasabah dianjurkan dilakukan pada malam hari dengan cara memaafkan diri sendiri dan orang lain, sehingga dapat memperbaiki hubungan dengan sesama manusia maupun dengan Allah.

Menurutnya, keberadaan ilmu akan membuat proses self-healing menjadi lebih efektif. Meskipun pada dasarnya, teknik self-healing telah dianugerahkan oleh Allah kepada setiap manusia.

“Tapi semakin dewasa kita, peristiwa yang kita hadapi akan semakin beragam, kualitas permasalahannya juga semakin tinggi. Maka perlu punya ilmunya untuk teknik-teknik self-healing,” tuturnya.

Indospektrum

Recent Posts

Boyong 28 UMKM ke KKI 2026, BI Solo Cetak Omzet Rp3,5 Miliar

JAKARTA – Sebanyak 28 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia…

31 menit ago

Respons Cepat Aduan PKH di Medsos, Langkah Gubernur Ahmad Luthfi Tuai Pujian Netizen

SEMARANG - Unggahan Gubernur Ahmad Luthfi di akun instagram pribadinya sedang disorot netizen. Postingan pada…

13 jam ago

UMS Resmi Ditunjuk Jadi Venue Utama ABU Robocon 2027 di Indonesia

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id semakin menegaskan kiprahnya di tingkat internasional setelah dipercaya…

14 jam ago

PROJEK-D VOL.5 Siap Digelar di De Tjolomadoe, Tampilkan 4 Panggung Hingga Gelak Tawa Stand Up Indo Solo

SOLO - Perhelatan musik PROJEK-D VOL.5 siap digelar pada 5 September 2026 di De Tjolomadoe,…

14 jam ago

Viral Aksi Moshing Mahasiswa di Pendopo, Rektor ISI Solo Minta Maaf dan Siapkan Sanksi

SOLO - Aksi sejumlah orang diduga mahasiswa melakukan moshing di Pendopo Institut Seni Indonesia (ISI)…

17 jam ago

FAI UMS Perluas Jejaring Internasional Lewat Program Student Mobility 2026 ke PSU Thailand

SOLO - Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperluas jejaring akademik internasional…

22 jam ago

This website uses cookies.