Jumat, 18 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Hasil Paper Test BMKG Negatif, Abu Vulkanik Anak Krakatau Belum Terdeteksi di Jateng

Indospektrum by Indospektrum
7 September 2026
in Indeks, News
0
Share on FacebookShare on Twitter
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo memberikan keterangan pers di Rumah Rakyat Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (7/9/2026). Foto: Ist.

SEMARANG – Masyarakat Jawa Tengah diminta tidak panik menyikapi informasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Hasil paper test Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di sejumlah titik menunjukkan abu vulkanik belum terdeteksi mencapai permukaan wilayah Jawa Tengah.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo, mengatakan pengujian dilakukan di Kertajati, Tegal, Cilacap, dan Semarang. Seluruh titik tersebut menunjukkan hasil negatif terhadap endapan abu vulkanik.

“Jadi dari Kertajati, Tegal, kemudian Cilacap dan Semarang sendiri, paper test-nya negatif,” kata Yoga dalam siaran pers di Rumah Rakyat Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (7/9/2026).

Yoga menjelaskan, paper test dilakukan selama dua hari dengan memasang kertas berwarna hitam atau putih sejak pagi hingga malam. Kertas tersebut digunakan untuk menangkap dan mengidentifikasi material debu yang mengendap dari atmosfer.

Kertajati dan Tegal menjadi titik sampel yang merepresentasikan wilayah Pantura Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sementara Cilacap digunakan sebagai representasi wilayah Jawa Tengah bagian barat.

Menurut Yoga, hasil pemantauan tersebut menjadi indikator bahwa material vulkanik dari Anak Krakatau yang terdeteksi di atmosfer belum turun hingga ke permukaan Jawa Tengah.

“Seandainya yang di sebelah barat kita aman, logika sederhananya harusnya semakin ke timur semakin aman. Jadi Semarang dan barangkali sampai Jawa Timur akan aman,” ujarnya.

Yoga menegaskan, masyarakat perlu membedakan antara keberadaan abu vulkanik di lapisan atmosfer dengan material yang telah mencapai permukaan tanah.

Pemantauan satelit memang dapat mendeteksi keberadaan material vulkanik di atmosfer. Namun, keberadaan material tersebut tidak otomatis berarti abu telah turun dan mengendap di wilayah yang berada di bawahnya.

“Kenyataannya paper test kami mengatakan, bahwa debu tidak sampai ke bawah,” katanya.

Karena itu, Yoga mengingatkan masyarakat agar tidak serta-merta mempercayai peta atau informasi sebaran abu vulkanik yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi tertentu tanpa melakukan verifikasi kepada lembaga resmi.

Ia meminta informasi terkait aktivitas dan sebaran abu vulkanik mengacu pada sumber resmi, antara lain Darwin Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC), BMKG, maupun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Mohon teman-teman media kalau mengambil dari lembaga yang resmi. Lembaga resmi PVAC Darwin atau BMKG atau PVMBG,” tuturnya.

Yoga juga meluruskan kekhawatiran masyarakat terkait debu yang ditemukan menempel pada kendaraan. Menurutnya, kondisi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa material yang menempel merupakan abu vulkanik Anak Krakatau.

Identifikasi secara pasti, kata dia, harus dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium. Abu vulkanik memiliki karakteristik dan kandungan mineral tertentu, termasuk silika, dengan bentuk partikel yang relatif tajam.

“Kalau tadi ada cerita bahwa motornya kotor, bisa jadi karena efek musim kemarau yang kering. Kurang lebihnya begitu, debu biasa, bukan debu vulkanik,” ungkapnya.

Dengan hasil paper test yang masih negatif, masyarakat Jawa Tengah diimbau tetap tenang namun tidak mengabaikan perkembangan informasi resmi. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan setiap perubahan kondisi atmosfer maupun potensi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau dapat segera diketahui masyarakat.

Tags: abu vulkanikBMKGGunung Anak Krakatau
Previous Post

Atasi Kebakaran TPA Putri Cempo, Pemprov Jateng Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Next Post

Hasil Paper Test Negatif, Pemprov Jateng Minta Warga Tak Panik Soal Abu Anak Krakatau

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

EXIT 2026: Architecture of Exhibition jadi ajang pamer tugas akhir mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Foto : Ist.
Indeks

EXIT 2026 Arsitektur UMS Hadirkan Karya Desain untuk Merespons Persoalan Masyarakat

by Indospektrum
17 September 2026
Penandatanganan nota kesepakatan antara pemerintah pusat, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemprov DIY di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026) terkait pemanfaatan candi sebagai ruang ibadah. Foto : Ist.
Ekonomi

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

by Indospektrum
17 September 2026
Gubernur Ahmad Luthfi menerima audiensi Direktur Utama PT JTAB, Totok Agus Siswanto di Kota Semarang pada Kamis, 17 September 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

JTAB Petani Gajian: Terobosan Pemprov Jateng Beri Kepastian Modal, Gaji UMK, dan Pasar bagi Petani

by Indospektrum
17 September 2026
Komisaris Nusantara Petroleum and Petrochemical, Talal Ourfali bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat penandatanganan kerja sama di Ruang Rapat lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (17/9/2026). Foto : Ist.
Ekonomi

Investor Asal Dubai Puas Langkah Cepat Jateng Realisasikan Investasi Mini Refinery

by Indospektrum
17 September 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta pembenahan kawasan PRPP menjadi prioritas. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Minta Penataan Kawasan PRPP Jawa Tengah Jadi Prioritas Utama

by Indospektrum
17 September 2026
Next Post
Kalakhar BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan memberikan keterangan pers di Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jateng, Senin (7/9/2026). Foto: Ist.

Hasil Paper Test Negatif, Pemprov Jateng Minta Warga Tak Panik Soal Abu Anak Krakatau

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

EXIT 2026: Architecture of Exhibition jadi ajang pamer tugas akhir mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Foto : Ist.
Indeks

EXIT 2026 Arsitektur UMS Hadirkan Karya Desain untuk Merespons Persoalan Masyarakat

17 September 2026
Penandatanganan nota kesepakatan antara pemerintah pusat, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemprov DIY di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026) terkait pemanfaatan candi sebagai ruang ibadah. Foto : Ist.
Ekonomi

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

17 September 2026
Gubernur Ahmad Luthfi menerima audiensi Direktur Utama PT JTAB, Totok Agus Siswanto di Kota Semarang pada Kamis, 17 September 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

JTAB Petani Gajian: Terobosan Pemprov Jateng Beri Kepastian Modal, Gaji UMK, dan Pasar bagi Petani

17 September 2026
Komisaris Nusantara Petroleum and Petrochemical, Talal Ourfali bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat penandatanganan kerja sama di Ruang Rapat lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (17/9/2026). Foto : Ist.
Ekonomi

Investor Asal Dubai Puas Langkah Cepat Jateng Realisasikan Investasi Mini Refinery

17 September 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta pembenahan kawasan PRPP menjadi prioritas. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Minta Penataan Kawasan PRPP Jawa Tengah Jadi Prioritas Utama

17 September 2026
Antusiasme masyarakat Jawa Tengah menyaksikan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang, Rabu malam, 16 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ribuan Warga Padati Simpang Lima, Meriahkan Malam MTQ Nasional XXXI di Semarang

17 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum