Categories: IndeksNews

HUT ke-81 Jateng Digelar Sederhana, Gubernur Ahmad Luthfi Pimpin Doa Bersama untuk Korban bencana NTT

Gubernur Ahmad Luthfi memimpin upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali, Rabu, 19 Agustus 2026. Foto: Ist.

BOYOLALI — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kembali mengirimkan pesan belasungkawa atas bencana yang terjadi di Nusa Tenggara Timur.

Secara khusus ia memimpin langsung doa bersama untuk masyarakat yang terdampak bencana tersebut saat upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali, Rabu, 19 Agustus 2026.

“Upacara peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah kali ini kita laksanakan kegiatan-kegiatan yang sederhana, semata-mata untuk ikut berbelasungkawa serta mendoakan saudara-saudara kita di NTT ,” kata Ahmad Luthfi sebelum memimpin doa bersama.

Sebelumnya, pada 17 Agustus 2026, Provinsi Jawa Tengah juga telah mengirimkan tim relawan dan bantuan sebagai misi kemanusiaan dalam rangka membantu masyarakat terdampak bencana di NTT.

Menurut Luthfi, misi kemanusiaan tersebut merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Para relawan juga diminta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak bencana.

Ia juga memastikan dukungan dari Jawa Tengah tidak berhenti pada pengiriman tahap pertama. Ia telah meminta Sekretaris Daerah dan Wakil Gubernur Jawa Tengah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyiapkan bantuan lanjutan.

“Ini adalah kegiatan kemanusiaan. Berikan yang terbaik, Jawa Tengah sangat peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya saat melepas bantuan dan tim relawan beberapa hari lalu.

Kesederhanaan dan doa serta bantuan untuk masyarakat terdampak bencana itu merupakan bentuk empati dan kepedulian sesama warga Indonesia. Juga implementasi dari semangat kebersamaan dan persatuan untuk memberikan kerja nyata dan kebermanfaatan sebagaimana tema Hari Jadi Ke-81 Jawa Tengah yaitu Gumregut Nyawiji.

“Gumregut Nyawiji menggambarkan semangat untuk terus bekerja keras, tidak mudah menyerah, dan menyatukan seluruh kekuatan masyarakat,” katanya.

Indospektrum

Recent Posts

Tiga Dosen UMS Masuk Daftar Top 2% Scientist Dunia 2026 Berkat Inovasi Berdampak Masyarakat

SOLO - Tiga dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id masuk dalam daftar Top 2% Scientist…

4 jam ago

Polda Jateng Tindak Penyalahgunaan BBM dan LPG, Pertamina Pastikan Penyaluran Energi Tetap Aman

SEMARANG - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mengapresiasi langkah Polda Jateng dalam…

5 jam ago

Inovasi Aplikasi Pertolongan Pertama RESQ Bawa Mahasiswa UMS Raih Dua Penghargaan Internasional

SOLO - Situasi darurat dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons penanganan yang cepat dan…

6 jam ago

Pengusaha Travel Haji Khusus Mengaku Tak Ikhlas Setor Uang Miliaran Rupiah ke KPK

JAKARTA - Sebanyak 10 saksi dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau pengusaha travel haji…

6 jam ago

Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Pakar UMS Highlight Kesiapan UMKM dan Bahan Baku

SOLO - Sertifikasi halal bukan sekadar urusan label produk. Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan…

19 jam ago

Raih Danantara CX100 Award 2026, BSI Masuk Top 5 Grand Champion Lintas BUMN

JAKARTA – Kepercayaan 24,3 juta nasabah mengantarkan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) meraih…

19 jam ago

This website uses cookies.