Kamis, 30 Juli 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Indonesia Peringkat 3 Kasus Kusta Dunia, FK UMS Gelar Seminar Edukasi Tekan Stigma

Indospektrum by Indospektrum
27 Januari 2026
in Gaya Hidup, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Penyampaian sesi diskusi oleh narasumber dalam menghapus stigma dan memperkuat penanganan kusta. Foto: Ist.

SOLO – Indonesia menduduki peringkat ketiga tertinggi dengan kasus penyakit kusta dengan total 12.798 kasus baru, terutama pada daerah-daerah tropis.

Menjawab hal tersebut, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan seminar online kesehatan dalam rangka memperingati hari kusta sedunia, sekaligus meningkatkan pemahaman kepada masyarakat mengenai kusta.

Seminar yang terlaksana pada Senin (26/1/2026) mengangkat tema “Dari Takut Menjadi Paham, Dari Stigma Menjadi Empati”, bertujuan untuk dapat merubah stigma penyakit kusta menjadi sebuah rasa peduli. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan I FK UMS dr. Ratih Pramuningtyas, Sp.KK., tenaga pendidik, mahasiswa, serta alumni kedokteran FK UMS.

Dalam sesi diskusi yang dipandu oleh Dekan FK UMS, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes, Sp.DVE., Dipl. STD-HIV:AIDS., FINSDV., FAADV., ia menuturkan kusta adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae dan menyerang saraf kulit. Komplikasi utama kusta menyebabkan kelemahan jaringan otot, mati rasa, serta ulkus kronik.

Di Indonesia, terdapat sembilan kota penderita kusta terbanyak, empat diantaranya berada di Pulau Madura, dan lainnya di wilayah Timur. Kusta merupakan penyakit yang dapat disembuhkan dengan perawatan yang tepat. Namun, tantangan utama di lingkungan masyarakat adalah penyakit kusta masih dipandang negatif, sehingga menyebabkan penderita takut menjalani pengobatan dan menarik diri.

“Kusta itu, orangnya diam aja udah ketahuan kalau sakit kusta. Jadi ibaratnya sudah jatuh tertimpa tangga, sudah dianya sendiri sakit kusta, tetapi kok ya ternyata selain dia sakit kusta, dia juga menanggung stigma,” jelas Flora mengenai stigma yang sering dikaitkan pada penderita kusta.

Flora menjelaskan, meskipun kusta adalah penyakit menular, melalui deteksi dini dan terapi, risiko timbul kecacatan akibat kusta pada penderita dapat ditekan. Serta ketika mengalami kusta, penderita dapat mengonsumsi paket obat gratis Puskesmas yakni, Multi Drug Therapy (MDT) yang dapat digunakan selama 6-12 bulan. Paket ini dapat mengurangi risiko tingkat penularan kusta dan disembuhkan secara menyeluruh.

“Banyak masyarakat di sekitar kita, karena penyakit itu terlalu menakutkan, dan terlalu membuat kondisi kulitnya menjadi berbeda daripada yang lain, itu jadi menjauh terus dikucilkan dari lingkungan,” tuturnya.

Menanggulangi penyakit kusta memerlukan partisipasi banyak pihak bukan hanya dokter kulit saja. Mahasiswa kedokteran berperan sebagai agen edukasi dalam memberikan informasi yang bersifat netral dan mendukung kesembuhan penderita kusta.

Menutup sesi diskusi, Flora menegaskan, pada tahun 2030 FK UMS memiliki cita-cita dalam mewujudkan Triple Zero yakni, Zero New Cases, Zero Disabilities, dan Zero Stigma.

“Jadi, gimana caranya supaya gak ada kasus baru, gimana caranya supaya gak ada kecacatan, gimana caranya supaya gak ada stempel. Itu yang paling susah,” ujar Flora.

Dengan pendekatan yang kolaboratif dan komunikatif, diskusi ini dapat menghapus stigma dan memperkuat penanganan kusta serta mengurangi angka kasus penderita kusta di Indonesia.

“Akhiri stigma sekarang juga, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” harapnya.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Wujud Kepedulian, Serdik Sespimti Polri Dikreg ke-35 Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Cisarua

Next Post

Mahasiswa UMS Awali Program KKN Internasional dengan Sambutan Hangat di Pondok An-Nahdloh Malaysia

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Gubernur Ahmad Luthfi saat mengecek kondisi SDN 03 Sendangmulyo, Kota Semarang, Rabu (29/7/2026). Foto: Ist.
Indeks

Pemprov Jateng Bergerak Cepat Revitalisasi SD Roboh di Grobogan dan Semarang

by Indospektrum
29 Juli 2026
Anak-anak muda di Jateng melalui program Revola mengoperasikan alat pendeteksi kelembaban tanah, sistem irigasi tetes, hingga drone untuk mengelola lahan tidur agar kembali produktif. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Anak Muda Jateng Gunakan Smart Farming dan Drone Sulap Lahan Tidur Jadi Produktif

by Indospektrum
29 Juli 2026
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.,saat menghadiri Rakornas 2026 Fosma PTMA di UMS, Selasa (28/7/2026). Foto: Ist.
Indeks

Rakornas Fosma 2026 di UMS, Wamendiktisaintek Dorong Pengembangan Ekosistem Riset di PTMA

by Indospektrum
29 Juli 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi memberikan keterangan pers di kantornya, Rabu, 29 Juli 2026. Foto: Ist.
Indeks

Tanggapi OTT Bupati Pemalang, Ahmad Luthfi: Saya Sangat Prihatin dan Menyesal

by Indospektrum
29 Juli 2026
Suasana Rakornas 2026 Fosma PTMA di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS, Selasa (28/7/2026). Foto: Ist.
Indeks

Rakornas Fosma PTMA 2026 di UMS, Dorong Akselerasi Prestasi dan Inovasi Mahasiswa

by Indospektrum
29 Juli 2026
Next Post
Dua mahasiswa UMS KKN-KI di Malaysia. Foto: Ist.

Mahasiswa UMS Awali Program KKN Internasional dengan Sambutan Hangat di Pondok An-Nahdloh Malaysia

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Gubernur Ahmad Luthfi saat mengecek kondisi SDN 03 Sendangmulyo, Kota Semarang, Rabu (29/7/2026). Foto: Ist.
Indeks

Pemprov Jateng Bergerak Cepat Revitalisasi SD Roboh di Grobogan dan Semarang

29 Juli 2026
Anak-anak muda di Jateng melalui program Revola mengoperasikan alat pendeteksi kelembaban tanah, sistem irigasi tetes, hingga drone untuk mengelola lahan tidur agar kembali produktif. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Anak Muda Jateng Gunakan Smart Farming dan Drone Sulap Lahan Tidur Jadi Produktif

29 Juli 2026
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.,saat menghadiri Rakornas 2026 Fosma PTMA di UMS, Selasa (28/7/2026). Foto: Ist.
Indeks

Rakornas Fosma 2026 di UMS, Wamendiktisaintek Dorong Pengembangan Ekosistem Riset di PTMA

29 Juli 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi memberikan keterangan pers di kantornya, Rabu, 29 Juli 2026. Foto: Ist.
Indeks

Tanggapi OTT Bupati Pemalang, Ahmad Luthfi: Saya Sangat Prihatin dan Menyesal

29 Juli 2026
Suasana Rakornas 2026 Fosma PTMA di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS, Selasa (28/7/2026). Foto: Ist.
Indeks

Rakornas Fosma PTMA 2026 di UMS, Dorong Akselerasi Prestasi dan Inovasi Mahasiswa

29 Juli 2026
Gubernur Ahmad Luthfi memberikan laptop kepada Siswa SD di Boyolali, Ibrahim Al Abrar yang mendapat pengakuan resmi dari NASA setelah berhasil menemukan kerentanan keamanan pada salah satu sistemnya. Foto: Ist.
Indeks

Siswa SD asal Boyolali Temukan Celah Keamanan Sistem NASA, Gubernur Ahmad Luthfi Beri Apresiasi Laptop

29 Juli 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum