Jumat, 18 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Investasi US$350 Juta, Perusahaan Australia PBT Siap Bangun Pabrik Prekursor Katoda di KEK Batang

Indospektrum by Indospektrum
3 Agustus 2026
in Ekonomi, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Chairman PBT, Stephen Wilmot saat audiensi dengan Gubernur Ahmad Luthfi di Kota Semarang pada Senin 3 Agustus 2026. Foto: Ist.


SEMARANG —
Jawa Tengah membuktikan diri masih menjadi magnet investasi asing setelah perusahaan asal Australia, Pure Battery Technologies (PBT), berkomitmen menanamkan modal sekitar US$350 juta di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.

Investasi yang yang bergerak di sektor fasilitas produksi bahan prekursor katoda aktif atau precursor cathode active material (PCAM) ini diproyeksikan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja pada masa konstruksinya. Pabrik rencananya akan dibangun mulai 2027.

Chairman PBT, Stephen Wilmot mengatakan, perusahaannya saat ini tengah mengerjakan tahap rekayasa atau engineering sebagai persiapan pembangunan pabrik.

“Kami berharap dapat mulai melakukan pembangunan tahun depan,” katanya saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi di Kota Semarang pada Senin 3 Agustus 2026.

Setelah beroperasi, pabrik diperkirakan membutuhkan sekitar 200 pekerja tetap. Jumlah itu belum termasuk tenaga kerja pada sektor pendukung, seperti logistik, angkutan, dan pengiriman.

Wilmot menegaskan, PBT akan memprioritaskan tenaga kerja lokal. Perusahaan juga akan memberikan pendidikan dan pelatihan agar masyarakat setempat mempunyai keterampilan yang dibutuhkan industri baterai.

“Kami tidak ingin mendatangkan tenaga kerja dari negara lain. Kami ingin melatih masyarakat lokal agar dapat bekerja di pabrik kami,” katanya.

Menurut Wilmot, proyek di Jawa Tengah menjadi investasi terbesar yang pernah dilakukan PBT. Skala pabrik diperkirakan lebih dari empat kali lipat dibandingkan fasilitas pemurnian milik perusahaan di Jerman.

Pabrik itu diproyeksikan menghasilkan pendapatan sekitar US$900 juta per tahun. Namun, realisasinya akan bergantung pada perkembangan harga nikel.

PBT berencana menggunakan bahan baku nikel dari Indonesia untuk membangun rantai nilai industri baterai secara menyeluruh. Material yang dihasilkan dapat digunakan untuk baterai bus, mobil, maupun sistem penyimpanan energi pada jaringan listrik.

“Kami ingin membangun seluruh rantai nilai kendaraan listrik, termasuk pengelolaan baterai yang telah mencapai akhir masa pakainya. Kami ingin melakukan daur ulang untuk memastikan tidak muncul persoalan lingkungan,” jelas Wilmot.

Ia mengatakan, PBT sebenarnya dapat membangun pabrik di wilayah yang berdekatan dengan tambang nikel. Namun, perusahaan memilih Jawa Tengah karena letaknya strategis, didukung populasi besar, serta dinilai mempunyai masa depan kuat sebagai pusat industri manufaktur.

“Kami telah menghabiskan banyak waktu untuk mengambil keputusan datang ke Jawa Tengah. Ini merupakan investasi yang sangat penting bagi perusahaan kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, investasi sejalan dengan arah pengembangan energi terbarukan di Jawa Tengah. Ia berharap hasil produksi pabrik tidak hanya ditujukan untuk ekspor, tetapi juga memenuhi kebutuhan pasar domestik.

“Kalau bisa, energi terbarukan seperti solar panel pemanfaatannya tidak hanya berorientasi ekspor, tetapi juga digunakan di dalam negeri, khususnya di Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.

Menurut Luthfi, pasar energi terbarukan dan kendaraan listrik di Jawa Tengah sangat potensial. Provinsi ini memiliki sekitar 38 juta penduduk yang tersebar di 35 kabupaten/kota.

Pemprov Jawa Tengah juga terus mendorong pemanfaatan panel surya pada gedung pemerintahan serta menjajaki penggunaannya di kawasan waduk dan danau. Ke depan, moda transportasi umum juga diarahkan beralih menggunakan kendaraan listrik.

“Kalau bisa, kebutuhan itu tidak hanya ditarik keluar, tetapi industri-industri kita juga mendapatkan pasokannya dari sana sehingga dapat menggerakkan industri di dalam negeri,” katanya.

Tags: Ahmad LuthfiGubernur Jawa TengahPure Battery Technologies
Previous Post

Dukung Pemberdayaan Disabilitas, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Karya Kelompok Binaan di Boyolali

Next Post

Ahmad Luthfi Ultimatum BUMD Jawa Tengah untuk Tingkatkan Kinerja dan PAD

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

EXIT 2026: Architecture of Exhibition jadi ajang pamer tugas akhir mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Foto : Ist.
Indeks

EXIT 2026 Arsitektur UMS Hadirkan Karya Desain untuk Merespons Persoalan Masyarakat

by Indospektrum
17 September 2026
Penandatanganan nota kesepakatan antara pemerintah pusat, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemprov DIY di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026) terkait pemanfaatan candi sebagai ruang ibadah. Foto : Ist.
Ekonomi

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

by Indospektrum
17 September 2026
Gubernur Ahmad Luthfi menerima audiensi Direktur Utama PT JTAB, Totok Agus Siswanto di Kota Semarang pada Kamis, 17 September 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

JTAB Petani Gajian: Terobosan Pemprov Jateng Beri Kepastian Modal, Gaji UMK, dan Pasar bagi Petani

by Indospektrum
17 September 2026
Komisaris Nusantara Petroleum and Petrochemical, Talal Ourfali bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat penandatanganan kerja sama di Ruang Rapat lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (17/9/2026). Foto : Ist.
Ekonomi

Investor Asal Dubai Puas Langkah Cepat Jateng Realisasikan Investasi Mini Refinery

by Indospektrum
17 September 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta pembenahan kawasan PRPP menjadi prioritas. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Minta Penataan Kawasan PRPP Jawa Tengah Jadi Prioritas Utama

by Indospektrum
17 September 2026
Next Post
Gubernur Ahmad Luthfi membuka Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Direksi dan Dewan Komisaris dalam Meningkatkan Kinerja dan Tata Kelola BUMD di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. Foto: Ist.

Ahmad Luthfi Ultimatum BUMD Jawa Tengah untuk Tingkatkan Kinerja dan PAD

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

EXIT 2026: Architecture of Exhibition jadi ajang pamer tugas akhir mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Foto : Ist.
Indeks

EXIT 2026 Arsitektur UMS Hadirkan Karya Desain untuk Merespons Persoalan Masyarakat

17 September 2026
Penandatanganan nota kesepakatan antara pemerintah pusat, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemprov DIY di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026) terkait pemanfaatan candi sebagai ruang ibadah. Foto : Ist.
Ekonomi

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

17 September 2026
Gubernur Ahmad Luthfi menerima audiensi Direktur Utama PT JTAB, Totok Agus Siswanto di Kota Semarang pada Kamis, 17 September 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

JTAB Petani Gajian: Terobosan Pemprov Jateng Beri Kepastian Modal, Gaji UMK, dan Pasar bagi Petani

17 September 2026
Komisaris Nusantara Petroleum and Petrochemical, Talal Ourfali bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat penandatanganan kerja sama di Ruang Rapat lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (17/9/2026). Foto : Ist.
Ekonomi

Investor Asal Dubai Puas Langkah Cepat Jateng Realisasikan Investasi Mini Refinery

17 September 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta pembenahan kawasan PRPP menjadi prioritas. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Minta Penataan Kawasan PRPP Jawa Tengah Jadi Prioritas Utama

17 September 2026
Antusiasme masyarakat Jawa Tengah menyaksikan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang, Rabu malam, 16 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ribuan Warga Padati Simpang Lima, Meriahkan Malam MTQ Nasional XXXI di Semarang

17 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum