Categories: EkonomiIndeks

Kisah Sukses Nasabah PNM Mekaar: Ubah Jeans Bekas Hingga Tembus Inacraft Jakarta

Kisah sukses Erna Prilyani, nasabah PNM Mekaar yang berhasil menyulap jeans bekas menjadi tas dengan karakter unik hingga menembus Inacraft 2026 di Jakarta. Foto: Ist.

SOLO – Pandemi Covid-19 meninggalkan jejak panjang bagi banyak keluarga. Di tengah keterbatasan dan ketidakpastian, tidak sedikit usaha kecil yang harus berhenti di tengah jalan.

Namun bagi Erna Prilyani, masa sulit justru menjadi titik balik. Dari rumah sederhananya di Kartasura, Solo, ia memulai langkah kecil yang kelak mengubah hidupnya dengan mengolah celana jeans bekas menjadi tas dengan karakter unik.

Awalnya, semua dijalani dengan penuh keraguan. Erna mengaku sempat tidak yakin apakah hobinya menjahit bisa benar-benar menopang kebutuhan keluarga.

“Waktu itu yang penting bisa jalan dulu. Saya tidak berpikir jauh, yang ada di kepala hanya bagaimana caranya tetap bertahan,” ujarnya.

Dengan peralatan seadanya, ia mulai menjahit dari rumah, memanfaatkan bahan yang mudah didapat dan nyaris tak bernilai.

Berangkat dari hobi yang telah ia tekuni sejak remaja, Erna melihat tumpukan denim tak terpakai sebagai peluang. Satu per satu potongan kain ia rangkai, bukan sekadar untuk menghasilkan produk, tetapi juga untuk menjaga semangat.

“Kadang saya menjahit sampai malam, capek, tapi justru di situ saya merasa punya pegangan,” katanya.

Dari proses itu, lahirlah DenCraft, usaha kecil yang perlahan menemukan bentuk, identitas, dan pasarnya sendiri.

Perjalanan membangun DenCraft tentu tidak selalu mulus. Erna mengaku sempat merasa minder ketika melihat produk lain yang sudah lebih rapi dan modern.

Melalui pendampingan usaha yang ia terima sebagai nasabah PNM Mekaar, ia mulai belajar memperbaiki kualitas produksi dan memperluas cara pandangnya terhadap usaha.

“Saya sempat berpikir, apa produk saya cukup bagus? Tapi saya belajar, kualitas itu bisa dilatih, asal mau terus belajar,” ungkapnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Kualitas produk DenCraft terus berkembang dan mendapat kepercayaan lebih luas. Kesempatan besar datang ketika Erna untuk pertama kalinya bisa membawa karyanya ke ajang pameran kerajinan berskala nasional, Inacraft 2026 di Jakarta.

“Waktu itu saya diajak PNM ikut pameran nasional, rasanya campur aduk antara senang dan takut. Tapi dari situ saya merasa, ternyata saya bisa sampai sejauh ini,” tuturnya.

Pengalaman tersebut membuka pandangan baru bagi Erna tentang potensi usahanya. Ia menyadari bahwa apa yang dimulai dari rumah kecil di Solo ternyata mampu berbicara di panggung yang lebih besar.

“Saya ingin usaha ini terus jalan, bukan hanya untuk saya, tapi supaya perempuan lain juga percaya bahwa mereka punya peluang yang sama,” katanya.

Kini, DenCraft tidak hanya membantu menopang ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi simbol ketekunan dan keberanian untuk bangkit.

Dari bahan sederhana dan proses yang panjang, Erna membuktikan bahwa pemberdayaan bukan sekadar soal hasil akhir, melainkan tentang perjalanan menemukan kembali kepercayaan diri dan masa depan yang lebih mandiri.

Indospektrum

Recent Posts

Menyulam Damai di Langit Magelang: 2.570 Lampion Waisak Warnai Malam Borobudur

MAGELANG – Malam itu, pelataran Candi Borobudur tak lagi berkawan gulita. Ribuan lampion mendaki dan…

4 jam ago

Jalan Randublatung-Cepu Masuk Proses Lelang, Pemprov Jateng Prioritaskan Perbaikan Ruas Rusak Berat

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan perbaikan Jalan Raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora sudah…

4 jam ago

Adeging Mangkunegaran 2026: Motor Penggerak Ekonomi Solo dengan Multiplier Effect Rp87,9 Miliar

SOLO – Adeging Mangkunegaran 2026 tak lagi sekadar agenda budaya tahunan. Acara yang memadukan budaya,…

1 hari ago

PMI Solo Luncurkan Program ‘Rising Heroes’ untuk Gaet Donor Darah Generasi Z

SOLO - PMI Kota Surakarta (Solo) meluncurkan program Rising Heroes sebagai upaya meningkatkan partisipasi donor…

1 hari ago

Wisuda Periode IV 2026, UNS Luluskan 593 Mahasiswa Termasuk Satu Lulusan Internasional

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo meluluskan 593 lulusan pada Wisuda Periode IV Tahun…

2 hari ago

Politeknik AKBARA Surakarta Sembelih Hewan Kurban Bersama Griya PMI Peduli

SOLO – Politeknik AKBARA Surakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul…

2 hari ago

This website uses cookies.