Sabtu, 13 Juni 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Lindungi Petani, Pemprov Jateng Percepat Pencairan Asuransi Gagal Panen di 4 Kabupaten

Indospektrum by Indospektrum
19 Januari 2026
in Indeks, News
0
Share on FacebookShare on Twitter
Ilustrasi – Tanaman padi gagal panen akibat terendam banjir. Foto: Ist.

SEMARANG – Di tengah ancaman gagal panen akibat banjir, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat melindungi petani. Pemprov sudah mengajukan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) bagi petani yang lahannya terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Pati, Grobogan, dan Jepara. Saat ini, seluruh data klaim sudah berada di PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) untuk proses validasi sebelum realisasi pencairan.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, mengatakan pendataan lahan terdampak telah rampung, khususnya di Kudus, Pati, dan Grobogan. Data tersebut telah diunggah ke dalam aplikasi Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP) sebagai dasar pengajuan klaim AUTP.

“Data sudah masuk ke Jasindo. Selanjutnya akan dilakukan verifikasi lapangan bersama petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (OPT) di masing-masing kabupaten untuk memastikan kesesuaian data,” ujar Frans, Senin, 19 Januari 2026.

Ia menjelaskan, proses validasi umumnya memakan waktu sekitar 15 hari sejak laporan kejadian diterima. Setelah dinyatakan valid, Jasindo akan menyalurkan ganti rugi kepada kelompok tani terdampak.

Di Kabupaten Kudus, luas lahan padi yang terdampak banjir mencapai 315,49 hektare. Lahan tersebut tersebar di Kecamatan Jati 50,70 hektare, Kaliwungu 58,02 hektare, Mejobo 130,18 hektare, Undaan 35,86 hektare, dan Jekulo 40,73 hektare.

Sementara di Kabupaten Pati, banjir merendam 672,12 hektare lahan padi, meliputi Kecamatan Jakenan seluas 260 hektare dan Kecamatan Gabus 412,29 hektare. Adapun di Kabupaten Grobogan, tercatat 83,3 hektare lahan di Kecamatan Brati turut terdampak.

“Umumnya yang mendapatkan penggantian adalah tanaman yang sudah mendekati masa panen dan tidak bisa diselamatkan. Di Kudus, misalnya, sebagian besar sawah memang sudah siap panen,” katanya.

Frans menambahkan, berdasarkan peta risiko AUTP Jawa Tengah 2025, terdapat empat daerah yang masuk kategori rawan dampak perubahan iklim dan bencana, yakni Demak, Pati, Kudus, dan Grobogan. Keempat daerah tersebut menjadi prioritas perlindungan asuransi pertanian.

Adapun Kabupaten Jepara belum masuk dalam skema AUTP 2025. Meski demikian, pemerintah provinsi tetap menyiapkan mekanisme bantuan lain bagi petani terdampak.

“Untuk Jepara, karena belum terdaftar AUTP, kami mengajukan bantuan penggantian benih padi dan pupuk agar petani bisa segera menanam ulang,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, telah menginstruksikan seluruh kepala daerah yang wilayahnya terdampak cuaca ekstrem untuk segera mengajukan asuransi gagal panen sebagai bentuk perlindungan terhadap petani.

“Nanti untuk Kudus, Pati, dan Jepara diminta segera ajukan terkait asuransi gagal panen,” kata Luthfi saat memberikan arahan dalam penandatanganan Komitmen Bersama Pencapaian Target Kinerja Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Surakarta, Rabu, 14 Januari 2026.

Menurut Ahmad Luthfi, bencana hidrometeorologi memang tidak dapat dihindari, namun dampaknya bisa ditekan melalui mitigasi dan kesiapsiagaan pemerintah daerah, salah satunya dengan memperkuat perlindungan asuransi pertanian.

Pada 2026, Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1,8 miliar untuk program AUTP guna melindungi lahan pertanian seluas 10.449 hektare. Kebijakan ini ditempuh agar target ketahanan pangan dan swasembada pangan Jawa Tengah pada 2026 tetap terjaga meski menghadapi ancaman cuaca ekstrem.

Tags: Ahmad LuthfiAsuransi Usaha Tani Padigagal panenGubernur Jawa Tengah
Previous Post

Taj Yasin Instruksikan Perbaikan Cepat Tanggul Sungai Bremi saat Kunjungi Pengungsi Pekalongan

Next Post

Warga Pekalongan Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Tangani Banjir, Logistik Pengungsi Dipastikan Aman

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Diskusi Rektor UMS dengan perwakilan mahasiswa. Foto: Ist.
Indeks

UMS Fasilitasi Ruang Dialog, Pimpinan Universitas Tampung Masukan Mahasiswa untuk Pengembangan Kampus

by Indospektrum
13 Juni 2026
Pembalap AHRT optimistis meraih hasil positif di putaran ketiga ARRC 2026. Foto: Ist.
Indeks

AHRT Optimistis Tampil Agresif di ARRC Motegi, Rheza Danica Incar Podium Juara

by Indospektrum
13 Juni 2026
Ilustrasi - Kenaikan harga Pertamax. Foto: Gemini AI
Gagasan

Pertamax Kembali Naik, Pakar UMS Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Tingkatkan Literasi Ekonomi

by Indospektrum
13 Juni 2026
Rektor UMS menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-5 MIM AKA Mojogedang yang akan diperingati pada tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Rektor UMS Apresiasi Milad ke-5 MIM AKA Mojogedang, Dorong Penguatan Pendidikan Berkarakter

by Indospektrum
12 Juni 2026
Ilustrasi: Para peserta finalis AHM Best Student 2025 sedang memaparkan karya inovasinya di hadapan dewan juri dalam kegiatan seleksi tingkat Nasional. Foto: Ist.
Indeks

AHM Kembali Gelar AHM Best Student 2026, Wadahi Inovasi Gen Z untuk Indonesia

by Indospektrum
12 Juni 2026
Next Post
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin meninjau posko pengungsian di Kecamatan Pekalongan Barat, Senin, 19 Januari 2026. Foto: Ist.

Warga Pekalongan Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Tangani Banjir, Logistik Pengungsi Dipastikan Aman

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Diskusi Rektor UMS dengan perwakilan mahasiswa. Foto: Ist.
Indeks

UMS Fasilitasi Ruang Dialog, Pimpinan Universitas Tampung Masukan Mahasiswa untuk Pengembangan Kampus

13 Juni 2026
Pembalap AHRT optimistis meraih hasil positif di putaran ketiga ARRC 2026. Foto: Ist.
Indeks

AHRT Optimistis Tampil Agresif di ARRC Motegi, Rheza Danica Incar Podium Juara

13 Juni 2026
Ilustrasi - Kenaikan harga Pertamax. Foto: Gemini AI
Gagasan

Pertamax Kembali Naik, Pakar UMS Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Tingkatkan Literasi Ekonomi

13 Juni 2026
Rektor UMS menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-5 MIM AKA Mojogedang yang akan diperingati pada tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Rektor UMS Apresiasi Milad ke-5 MIM AKA Mojogedang, Dorong Penguatan Pendidikan Berkarakter

12 Juni 2026
Rektor UMS menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-5 MIM AKA Mojogedang yang akan diperingati pada tahun 2026. Foto: Ist.
Uncategorized

Rektor UMS Apresiasi Milad ke-5 MIM AKA Mojogedang, Dorong Penguatan Pendidikan Berkarakter

12 Juni 2026
Ilustrasi: Para peserta finalis AHM Best Student 2025 sedang memaparkan karya inovasinya di hadapan dewan juri dalam kegiatan seleksi tingkat Nasional. Foto: Ist.
Indeks

AHM Kembali Gelar AHM Best Student 2026, Wadahi Inovasi Gen Z untuk Indonesia

12 Juni 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum