Categories: IndeksPendidikan

Mahasiswa KKN-DIK UMS Gelar Workshop Smart Teaching Berbasis Brisk AI di MIM Ngancar Wonogiri

Foto bersama workshop smart teaching melalui Brisk AI. Foto: Ist.

SOLO – Upaya peningkatan kompetensi digital pendidik terus didorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Upaya melalui penyelenggaraan Workshop Smart Teaching: Efisiensi Kinerja Pendidik melalui Brisk AI di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Ngancar, Wonogiri.

Melalui workshop, mahasiswa KKN-DIK FKIP UMS memperkenalkan Brisk AI sebagai platform kecerdasan buatan pendukung pembelajaran yang dapat dimanfaatkan guru untuk menyusun perangkat ajar, merancang materi pembelajaran, serta meningkatkan efisiensi kinerja pendidik.

Ketua KKN-DIK, Taufik, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa UMS dalam mendukung adaptasi pendidik terhadap pembelajaran berbasis teknologi.

“Melalui workshop ini, kami ingin guru dapat langsung mempraktikkan pemanfaatan Brisk AI sesuai kebutuhan pembelajaran di kelas. Teknologi diharapkan mampu membantu kinerja guru menjadi lebih efisien tanpa mengurangi kualitas pembelajaran,” ungkapnya, Jumat (6/2/2026).

Taufik menerangkan, workshop diselenggarakan dengan pendekatan praktik teknis langsung agar para guru dapat memahami penggunaan Brisk AI secara aplikatif dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran di kelas, khususnya pada jenjang pendidikan dasar.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-DIK tidak hanya memberikan pemaparan mengenai konsep Smart Teaching, tetapi juga mendampingi guru secara intensif saat mencoba berbagai fitur Brisk AI yang mendukung proses perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.

Respons positif terlihat dari antusiasme para guru MIM Ngancar yang aktif mengikuti setiap sesi kegiatan, mulai dari praktik penggunaan aplikasi hingga diskusi terkait tantangan penerapan AI dalam pembelajaran sehari-hari.

Pendekatan praktik langsung yang diterapkan dinilai memudahkan guru dalam memahami teknologi secara kontekstual, sekaligus membuka wawasan tentang pemanfaatan AI secara bijak dan bertanggung jawab di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-DIK FKIP UMS berharap para guru dapat terus mengoptimalkan Brisk AI sebagai alat bantu pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.

Kegiatan yang telah dilaksanakan pada Kamis, (22/1), menjadi bagian dari komitmen mahasiswa UMS dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang semakin masif dan berpengaruh terhadap dunia pendidikan.

Indospektrum

Recent Posts

Jawa Tengah Raih Realisasi Kredit Program Perumahan Tertinggi se-Indonesia

BATANG — Provinsi Jawa Tengah menjadi daerah dengan realisasi Kredit Program Perumahan tertinggi di Indonesia.…

6 jam ago

Presiden Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Ahmad Luthfi: Jaga Warisan Sejarah

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun…

6 jam ago

Cegah Beban APBD, Pemprov Jateng Mulai Siapkan Dana Cadangan Pilgub 2029

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan dana cadangan untuk pembiayaan Pemilihan Gubernur dan…

6 jam ago

Pemangkasan Anggaran Perpusnas 2026 Dinilai Ancam Tren Positif Literasi Nasional

SOLO - Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Tahun 2026 dinilai berpotensi menghambat peningkatan budaya literasi…

12 jam ago

Dekatkan Pelayanan Publik, Pemprov Jateng Dorong Pembentukan Kabupaten Brebes Selatan

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama DPRD setempat mengusulkan pemekaran Kabupaten Brebes melalui pembentukan…

12 jam ago

Bupati Pemalang Jadi Tersangka KPK, Nurkholes Resmi Ditunjuk Jadi Plt Bupati

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat memastikan tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Kabupaten…

13 jam ago

This website uses cookies.