Categories: IndeksPendidikan

Mahasiswa KKN-Dik UMS Luncurkan Program GEBRAK: Edukasi Anti Perundungan dan Literasi Gadget di MI Muhammadiyah Kuwang

Siswa MI Muhammadiyah Kuwang saling merangkul dan memberi dukungan saat sesi refleksi dalam kegiatan “GEBRAK” oleh Mahasiswa KKN-Dik UMS sebagai upaya menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap korban perundungan. Foto: Ist.

SOLO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan program kerja bertajuk Gerakan Bersama Anti Perundungan dan Kendali Gadget (GEBRAK) pada hari Kamis, (22/1/2026). Kegiatan dilakukan di MI Muhammadiyah Kuwang, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri.

Program ini bertujuan untuk menanamkan etika digital sejak dini serta meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya perundungan dan penggunaan gadget yang tidak terkontrol.

Kegiatan edukatif ini dilaksanakan sebagai respons atas meningkatnya penggunaan gawai di kalangan anak usia sekolah dasar yang berpotensi mempengaruhi perilaku sosial dan perkembangan karakter siswa.

Melalui pendekatan yang komunikatif dan ramah anak, mahasiswa KKN-Dik UMS berupaya menghadirkan pembelajaran nonformal yang mudah dipahami dan menyenangkan.

Fathison Akbar, selaku Koordinator KKN-Dik UMS di MI Muhammadiyah Kuwang menyampaikan bahwa program GEBRAK dirancang untuk membangun kesadaran siswa agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.

“Kami melihat pentingnya edukasi etika digital sejak usia dini. Anak-anak perlu dibekali pemahaman tentang bagaimana bersikap baik kepada teman, baik secara langsung maupun di dunia digital,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan materi mengenai pengertian perundungan, jenis-jenis perundungan, serta dampak negatif yang ditimbulkan bagi korban maupun lingkungan sekitar.

Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman tentang pentingnya mengendalikan penggunaan gadget agar tidak mengganggu proses belajar dan interaksi sosial.

Untuk memperkuat pemahaman, mahasiswa KKN mengajak siswa mengikuti diskusi interaktif dan simulasi kasus sederhana yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Suasana kegiatan dibuat santai dan menyenangkan agar siswa berani menyampaikan pendapat serta aktif berpartisipasi.

“Kami tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengajak siswa berdiskusi dan bermain peran supaya mereka benar-benar memahami dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Dinda, salah satu mahasiswa KKN-Dik.

Ahmad Yasin, selaku Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Kuwang menyambut baik pelaksanaan program GEBRAK dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN-Dik UMS dalam mendukung pembentukan karakter siswa.

“Kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan pendidikan di era digital saat ini. Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti simulasi, serta menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya bersikap sopan, saling menghargai, dan membatasi penggunaan gadget,” ungkapnya.

Melalui program GEBRAK, mahasiswa KKN-Dik UMS berharap siswa MI Muhammadiyah Kuwang dapat tumbuh menjadi generasi yang beretika digital, mampu memanfaatkan teknologi secara positif, serta menjauhi perilaku perundungan baik di lingkungan sekolah maupun di media digital.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan karakter dan literasi digital di lingkungan sekolah dasar,” pungkasnya.

Indospektrum

Recent Posts

Terima Penghargaan CNN Indonesia Awards, Ahmad Luthfi: Pertumbuhan Ekonomi Harus Bawa Manfaat Nyata

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah terus melaju di atas rata-rata nasional. Pada triwulan III…

8 menit ago

Pemprov Jateng dan Lazismu Perkuat Kolaborasi Penanganan Kemiskinan serta Krisis Air Bersih

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

1 jam ago

FHIP UMS Gelar Penyuluhan Hukum Berlalu Lintas dan Promosi PMB untuk Pelajar di Kulon Progo

SOLO - Kesadaran hukum dan kedisiplinan berlalu lintas perlu ditanamkan sejak usia pelajar untuk membangun…

2 jam ago

PWNA Jateng Komitmen Dukung Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan

SEMARANG – Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan (Sopan) yang digagas Pemprov Jawa Tengah mendapat…

14 jam ago

UMS Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026 Berkat Standar Pendidikan Kedokteran Global

JAKARTA - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menerima penghargaan CNN Indonesia Awards 2026 "Karya Nyata…

18 jam ago

FAI UMS Jadi Lokasi Riset Kolaboratif, Soroti Literasi Tafsir Al-Qur’an Mahasiswa di Era Digital

SOLO - Kemampuan mahasiswa dalam menyaring informasi keagamaan di ruang digital menjadi salah satu tantangan…

21 jam ago

This website uses cookies.