Jumat, 18 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Mahasiswa KKN UMS Kenalkan Budaya Nusantara Lewat Rumah Adat di SB Pelita Ilmu Malaysia

Indospektrum by Indospektrum
8 Februari 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Mahasiswi KKN UMS menggelar kegiatan pengenalan budaya Nusantara di Sanggar Bimbingan (SB) Pelita Ilmu, Wangsa Melawati, Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: Ist.

MALAYSIA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan pengenalan budaya Nusantara bertajuk “Mengenal Rumah Adat Indonesia”. Acara dilaksanakan di Sanggar Bimbingan (SB) Pelita Ilmu, Wangsa Melawati, Kuala Lumpur, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat identitas budaya anak-anak Indonesia yang tinggal di Malaysia melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Pengenalan rumah adat Indonesia dilakukan melalui kegiatan mewarnai berbagai gambar rumah adat dari sejumlah daerah di Indonesia. Anak-anak diperkenalkan dengan beragam rumah adat seperti Rumah Honai dari Papua, Rumah Tongkonan dari Sulawesi Selatan, serta Rumah Gadang dari Sumatera Barat.

Metode ini dipilih agar anak dapat mengenal kekayaan budaya Indonesia sejak dini dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik usia sekolah dasar.

Deswita Winna Irshandy, mahasiswa KKN Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, menjelaskan pentingnya pengenalan budaya Indonesia untuk anak-anak Indonesia yang tinggal di Malaysia.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga kultural anak-anak Indonesia yang tinggal di Malaysia agar tetap memiliki keterikatan dengan akar budayanya,” ujar, saat Deswita diwawancarai, Minggu, (8/2).

Menurutnya, anak-anak perlu memahami bahwa identitas Indonesia sangat kaya dan unik, meskipun mereka tumbuh dan belajar di luar negeri. Ia menjelaskan bahwa metode mewarnai dipilih karena dinilai lebih efektif dibandingkan ceramah satu arah.

“Untuk anak usia sekolah dasar, metode mewarnai jauh lebih efektif karena dapat menstimulasi kreativitas anak dalam pemilihan warna, melatih motorik halus, serta meningkatkan fokus anak,” jelas Deswita.

Kegiatan ini dibagi ke dalam dua sesi, yakni kelas pagi yang diikuti oleh 33 anak dan kelas petang yang diikuti oleh 7 anak. Pembagian tersebut disesuaikan dengan jadwal belajar anak-anak di SB Pelita Ilmu. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan suasana yang meriah dan penuh energi positif.

“Alhamdulillah, respon anak-anak baik di kelas pagi maupun petang sangat antusias. Mereka terlihat senang saat mewarnai rumah adat, aktif bertanya, dan bangga menunjukkan hasil karya mereka,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa suasana kelas menjadi lebih hidup, interaktif, dan penuh semangat.
Deswita menuturkan bahwa meskipun jumlah anak di kelas petang lebih sedikit sehingga suasananya tidak seramai kelas pagi, kegiatan tetap berjalan dengan baik.

“Kelas petang memang lebih tenang dan lebih mudah dikondisikan, tetapi antusiasme anak-anak tetap terlihat,” katanya.

Pada sesi akhir kegiatan, anak-anak diajak menyebutkan bersama-sama berbagai macam rumah adat Indonesia melalui video yang ditayangkan menggunakan proyektor. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan keberhasilan proses pembelajaran.

Melalui pengenalan rumah adat seperti Honai, Tongkonan, dan Rumah Gadang, mahasiswa KKN UMS berharap dapat menanamkan rasa cinta tanah air, kebanggaan terhadap budaya Indonesia, serta sikap saling menghargai keberagaman sejak dini.

“Nilai yang ingin kami tanamkan adalah semangat Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua,” tambah Deswita.

Ia menilai kegiatan ini cukup membantu dalam memperkuat identitas budaya anak-anak Indonesia di lingkungan SB Pelita Ilmu.

“Dengan mengenal rumah adat, anak-anak mulai memahami bahwa Indonesia kaya akan budaya dan tradisi. Hal ini menumbuhkan rasa bangga dan keterikatan dengan Indonesia, meskipun mereka tidak tinggal langsung di tanah air,” jelasnya.

Ke depan, Deswita berharap kegiatan pengenalan budaya Nusantara yang diinisiasi mahasiswa KKN UMS ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan.

“Tidak hanya melalui kegiatan mewarnai, tetapi juga melalui cerita rakyat, lagu daerah, permainan tradisional, dan kegiatan budaya lainnya. Harapan kami, anak-anak SB Pelita Ilmu tetap mencintai dan bangga dengan budaya Indonesia,” pungkasnya.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Ilusi Hijau Indonesia: Mengapa Kebun Sawit Tak Bisa Disebut Reforestasi?

Next Post

UMS Dorong UMKM Kuliner Witpari Karanganyar Naik Kelas lewat Inovasi Produksi dan Digitalisasi

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

EXIT 2026: Architecture of Exhibition jadi ajang pamer tugas akhir mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Foto : Ist.
Indeks

EXIT 2026 Arsitektur UMS Hadirkan Karya Desain untuk Merespons Persoalan Masyarakat

by Indospektrum
17 September 2026
Penandatanganan nota kesepakatan antara pemerintah pusat, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemprov DIY di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026) terkait pemanfaatan candi sebagai ruang ibadah. Foto : Ist.
Ekonomi

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

by Indospektrum
17 September 2026
Gubernur Ahmad Luthfi menerima audiensi Direktur Utama PT JTAB, Totok Agus Siswanto di Kota Semarang pada Kamis, 17 September 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

JTAB Petani Gajian: Terobosan Pemprov Jateng Beri Kepastian Modal, Gaji UMK, dan Pasar bagi Petani

by Indospektrum
17 September 2026
Komisaris Nusantara Petroleum and Petrochemical, Talal Ourfali bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat penandatanganan kerja sama di Ruang Rapat lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (17/9/2026). Foto : Ist.
Ekonomi

Investor Asal Dubai Puas Langkah Cepat Jateng Realisasikan Investasi Mini Refinery

by Indospektrum
17 September 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta pembenahan kawasan PRPP menjadi prioritas. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Minta Penataan Kawasan PRPP Jawa Tengah Jadi Prioritas Utama

by Indospektrum
17 September 2026
Next Post

UMS Dorong UMKM Kuliner Witpari Karanganyar Naik Kelas lewat Inovasi Produksi dan Digitalisasi

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

EXIT 2026: Architecture of Exhibition jadi ajang pamer tugas akhir mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Foto : Ist.
Indeks

EXIT 2026 Arsitektur UMS Hadirkan Karya Desain untuk Merespons Persoalan Masyarakat

17 September 2026
Penandatanganan nota kesepakatan antara pemerintah pusat, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemprov DIY di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026) terkait pemanfaatan candi sebagai ruang ibadah. Foto : Ist.
Ekonomi

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

17 September 2026
Gubernur Ahmad Luthfi menerima audiensi Direktur Utama PT JTAB, Totok Agus Siswanto di Kota Semarang pada Kamis, 17 September 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

JTAB Petani Gajian: Terobosan Pemprov Jateng Beri Kepastian Modal, Gaji UMK, dan Pasar bagi Petani

17 September 2026
Komisaris Nusantara Petroleum and Petrochemical, Talal Ourfali bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat penandatanganan kerja sama di Ruang Rapat lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (17/9/2026). Foto : Ist.
Ekonomi

Investor Asal Dubai Puas Langkah Cepat Jateng Realisasikan Investasi Mini Refinery

17 September 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta pembenahan kawasan PRPP menjadi prioritas. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Minta Penataan Kawasan PRPP Jawa Tengah Jadi Prioritas Utama

17 September 2026
Antusiasme masyarakat Jawa Tengah menyaksikan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang, Rabu malam, 16 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ribuan Warga Padati Simpang Lima, Meriahkan Malam MTQ Nasional XXXI di Semarang

17 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum