Rabu, 10 Juni 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Mahasiswa Magister Fisioterapi UMS Jalani Student Mobility di Mahidol University Thailand

Indospektrum by Indospektrum
5 Mei 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Tim UMS saat mengikuti IPTRS 2026 di Chulalongkorn University Thailand. Foto: Ist.

SOLO – Mahasiswa Magister Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id tengah menjalani program student mobility internasional di Mahidol University, Thailand.

Program student mobility ini merupakan bagian dari kurikulum wajib Magister Fisioterapi UMS, sehingga tidak melalui proses seleksi. Seluruh mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan kompetensi global.

Salah satu peserta, Arini Nur Hidayati, menjelaskan bahwa total mahasiswa dalam satu angkatan berjumlah 17 orang, namun yang mengikuti kegiatan di Thailand sebanyak 16 mahasiswa.

“Satu mahasiswa berhalangan dan akan mengikuti program serupa di tahun berikutnya,” ungkapnya, Selasa (5/5/2026).

Program ini dilaksanakan selama dua minggu di kampus salaya, klinik fisioterapi Pinklo, klinik fisioterapi Salaya dan rumah sakit Siriraj, Thailand, dengan total hari efektif 10 hari kerja berlangsung dari hari Senin hingga Jumat. Kegiatan berfokus pada pembelajaran akademik , clinical practice, serta penguatan kapasitas riset mahasiswa.

Selain mengikuti perkuliahan di Mahidol University, mahasiswa juga terlibat dalam konferensi internasional bertajuk International Physical Therapy Conference and Research (IPTSR).

Kegiatan ini diselenggarakan di Chulalongkorn University, Bangkok, di mana empat mahasiswa UMS mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam bentuk oral presentation dan poster presentation.

“Setelah kegiatan konferensi, kami melanjutkan program student mobility di Mahidol University. Saat ini kami sudah memasuki minggu kedua pelaksanaan,” ujar Arini.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa merasakan perbedaan signifikan antara sistem pembelajaran di Thailand dan Indonesia. Arini menyebutkan bahwa fasilitas penelitian di Mahidol University sangat lengkap dan mendukung aktivitas riset mahasiswa.

“Banyak alat yang sebelumnya belum pernah kami temui di Indonesia, termasuk di UMS. Selain itu, penyampaian materi juga sangat detail dan sistematis,” jelasnya.

Sementara itu, Muhammad Mukhlis Cahyadi menambahkan bahwa akses terhadap dana hibah penelitian di Thailand relatif lebih luas dan mudah diakses. Hal ini dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong produktivitas riset mahasiswa.

“Di Indonesia sebenarnya juga ada, tetapi saat ini cukup kompetitif sehingga lebih menantang untuk diperoleh,” tambah Mukhlis sapaan karibnya.

Tidak hanya kegiatan akademik, mahasiswa juga mengikuti berbagai aktivitas nonakademik seperti cultural trip yang bertujuan memperkenalkan budaya lokal serta mempererat interaksi dengan mahasiswa setempat.

Selama berada di Thailand, mahasiswa juga menghadapi beberapa tantangan adaptasi. Salah satunya adalah kondisi cuaca yang cukup ekstrem, terutama suhu panas di siang hari yang disertai angin panas. Selain itu, keterbatasan makanan halal menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa muslim.

Dalam hal ibadah, mahasiswa perlu menyesuaikan waktu karena jam istirahat yang relatif singkat, yakni sekitar satu jam. Selain itu, fasilitas tempat ibadah juga tidak tersedia di banyak lokasi, sehingga membutuhkan penyesuaian dalam pelaksanaannya.

Meski demikian, mahasiswa menilai tingkat toleransi masyarakat Thailand sangat baik.

“Masyarakatnya ramah, terbuka, dan menghargai perbedaan, sehingga kami merasa aman selama menjalankan aktivitas di sini,” ungkap Mukhlis.

Melalui program ini, mahasiswa berharap dapat memperluas wawasan, meningkatkan pengalaman internasional, serta mengadopsi praktik terbaik yang dapat diterapkan di Indonesia.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh di sini dapat kami bagikan dan terapkan untuk pengembangan fisioterapi di Indonesia,” ucap Mukhlis.

Program ini dijadwalkan berakhir pada 7 Mei 2026, sementara kepulangan mahasiswa ke Indonesia direncanakan pada 10 Mei 2026.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Gus Yahya Sebut Program Digdaya NU Jadi Kunci Konsolidasi hingga Level Ranting

Next Post

Mengenal ToyaKU, Alat Penghasil Air dari Udara Karya Udinus yang Diapresiasi Pemprov Jateng

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Dosen FEB UMS, Dr. Akbar Pratama Kartika, S.E., M.S.E. Foto: Ist.
Ekonomi

Ekspor Satu Pintu BUMN: Solusi Amankan Devisa atau Potensi Beban Pengusaha? Ini Kata Pakar UMS

by Indospektrum
10 Juni 2026
Solo Times sebagai salah satu media lokal di Solo Raya. Foto: Ist.
Bisnis

Mengenal Solo Times, Media Multiplatform yang Selalu Dinanti Warga Solo Raya

by Indospektrum
10 Juni 2026
Suasana peluncuran program EMPOWER yang dilaksanakan DSDMO UMS. Foto: Ist.
Gaya Hidup

DSDMO UMS Luncurkan Program EMPOWER untuk Jaga Kesehatan Mental Dosen dan Tendik

by Indospektrum
10 Juni 2026
Ilustrasi - Perawatan Continuously Variable Transmission (CVT) di motor matik. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Mengenal Fungsi CVT, ‘Otot’ Vital Motor Matik yang Sering Terlupakan

by Ary Wahyu Wibowo
10 Juni 2026
Kegiatan pengabdian masyarakat tim UMS melalui budi daya hidroponik di Desa Ngadirejo, Kartasura. Foto: Ist.
Indeks

Solusi Lahan Sempit, Tim UMS Latih Warga Kartasura Tanam Hidroponik

by Indospektrum
10 Juni 2026
Next Post
Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mencoba langsung air minum yang dihasilkan dari ToyaKU. Foto: Ist.

Mengenal ToyaKU, Alat Penghasil Air dari Udara Karya Udinus yang Diapresiasi Pemprov Jateng

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Dosen FEB UMS, Dr. Akbar Pratama Kartika, S.E., M.S.E. Foto: Ist.
Ekonomi

Ekspor Satu Pintu BUMN: Solusi Amankan Devisa atau Potensi Beban Pengusaha? Ini Kata Pakar UMS

10 Juni 2026
Solo Times sebagai salah satu media lokal di Solo Raya. Foto: Ist.
Bisnis

Mengenal Solo Times, Media Multiplatform yang Selalu Dinanti Warga Solo Raya

10 Juni 2026
Suasana peluncuran program EMPOWER yang dilaksanakan DSDMO UMS. Foto: Ist.
Gaya Hidup

DSDMO UMS Luncurkan Program EMPOWER untuk Jaga Kesehatan Mental Dosen dan Tendik

10 Juni 2026
Ilustrasi - Perawatan Continuously Variable Transmission (CVT) di motor matik. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Mengenal Fungsi CVT, ‘Otot’ Vital Motor Matik yang Sering Terlupakan

10 Juni 2026
Kegiatan pengabdian masyarakat tim UMS melalui budi daya hidroponik di Desa Ngadirejo, Kartasura. Foto: Ist.
Indeks

Solusi Lahan Sempit, Tim UMS Latih Warga Kartasura Tanam Hidroponik

10 Juni 2026
Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro saat meninjau ruas Singget-Djoplang-Cepu, Selasa, 9 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Kucurkan Rp34 Miliar, Pemprov Jateng Targetkan Jalan Randublatung-Cepu Rampung Dibeton Akhir 2026

10 Juni 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum