Categories: IndeksPendidikan

Nasrul Harahab Dilantik Jadi Kepala SD UMS Global Citizen Lab School Periode 2026–2030

Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pengkaderan PDM Kabupaten Sukoharjo, Dr. H. Sri Lahir, M.Pd., melantik Nasrul Harahab, S.Pdl., Gr., M.Pd., sebagai Kepala SD UMS Global Citizen periode 2026–2030. Foto: Ist.

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan dasar berkualitas melalui pelantikan Nasrul Harahab, S.Pdl., Gr., M.Pd., sebagai Kepala SD UMS Global Citizen Lab School FKIP UMS periode 2026–2030.

Pelantikan menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola sekaligus arah pengembangan sekolah yang mengusung pendidikan berorientasi global. Pelantikan Kepala SD UMS Global Citizen tersebut berlangsung di Kartasura, Rabu (26/8/2026), bersamaan dengan launching Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027/2028 bertajuk “Shaping Young Learners for Global Impact”.

Kegiatan ini dihadiri unsur pimpinan UMS, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kartasura, FKIP UMS, guru, serta orang tua calon murid.

Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menyampaikan bahwa pelantikan tersebut menjadi bagian dari keseriusan FKIP UMS dalam mengawal SD UMS Global Citizen agar terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menegaskan, UMS bersama Persyarikatan Muhammadiyah akan terus memberikan dukungan hingga sekolah mampu berdiri semakin mandiri dan memiliki kontribusi luas dalam dunia pendidikan.

“FKIP UMS mewakili UMS secara umum tentu akan mengawal ini sampai pada titik mandiri,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sekolah tersebut dirancang untuk menghadirkan layanan pendidikan yang memiliki izin nasional dengan kualitas pelayanan yang diarahkan berlevel internasional, sehingga dapat menjadi pilihan pendidikan bagi masyarakat Kartasura dan sekitarnya.

Komitmen tersebut diperkuat dengan kualitas sumber daya manusia yang mengelola sekolah. Anam menyebutkan, empat guru yang saat ini terlibat dalam pengelolaan sekolah telah menempuh pendidikan magister, sedangkan Nasrul Harahap sedang menempuh pendidikan doktoral di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membangun budaya akademik dan pembelajaran yang berkualitas sejak jenjang pendidikan dasar.

Berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sukoharjo, Nasrul Harahap ditetapkan sebagai Kepala SD UMS Global Citizen terhitung mulai 1 Juli 2026 hingga 30 Juni 2030. SK tersebut ditetapkan di Sukoharjo pada 6 Agustus 2026 dan dibacakan dalam rangkaian acara oleh Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal PDM Sukoharjo.

Prosesi pelantikan kemudian dilakukan oleh Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pengkaderan PDM Kabupaten Sukoharjo, Dr. H. Sri Lahir, M.Pd. Nasrul terlebih dahulu mengucapkan janji sebagai kepala sekolah untuk menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh, menaati peraturan perundang-undangan serta ketentuan Persyarikatan Muhammadiyah, dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi memperoleh rida Allah SWT.

Dalam arahannya, Sri Lahir menilai Nasrul memiliki pengalaman dan kompetensi yang kuat di bidang pendidikan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk membawa SD UMS Global Citizen berkembang sebagai sekolah yang unggul. Ia juga berpesan agar Nasrul menjalankan fungsi kepala sekolah sebagai edukator, manajer, administrator, dan supervisor yang terangkum dalam konsep “EMAS”, sekaligus menjadi leader, inovator, climate maker, dan entrepreneur.

Nasrul Harahap menyampaikan bahwa pengukuhan tersebut memberikan kepastian legal formal sekaligus menjadi amanah besar untuk mengembangkan SD UMS Global Citizen. Ia mengaku mendapatkan banyak masukan dari para pimpinan dan tokoh pendidikan yang hadir, yang akan menjadi peta jalan dalam menjalankan tugas selama periode kepemimpinannya.

Menurut Nasrul, pengalaman merintis dan mengembangkan sekolah sebelumnya menjadi bekal untuk menghadapi tantangan SD UMS Global Citizen yang masih berada pada tahap awal pengembangan. Ia menyebut prioritas empat tahun ke depan antara lain memperkuat kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, mengembangkan keterampilan sains dan teknologi melalui pembelajaran berpikir komputasional, serta membangun pembiasaan ibadah dan karakter Muhammadiyah dengan melibatkan orang tua.

Pelantikan tersebut sekaligus menegaskan sinergi UMS dan Persyarikatan Muhammadiyah dalam membangun ekosistem pendidikan berkelanjutan. Dengan dukungan FKIP UMS, PDM Sukoharjo, PCM Kartasura, serta berbagai unsur terkait, SD UMS Global Citizen diharapkan mampu menjadi laboratorium pendidikan yang menghadirkan pembelajaran berkualitas, berkarakter, dan berwawasan global bagi generasi masa depan.

Indospektrum

Recent Posts

Perkuat Internasionalisasi, Prodi Manajemen UMS Jelajahi Program Double Degree Bersama MSU Malaysia

SOLO - Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id…

2 jam ago

Bantu Brand Scaling Up Tanpa Modal Raksasa, FAS Hadirkan Solusi All-in-One Enabler

JAKARTA - Perkembangan bisnis tentu jadi momen yang paling ditunggu setiap brand. Namun, di balik…

6 jam ago

Investasi Rp1,6 Triliun, Groundbreaking PLTS Terapung Gajah Mungkur Resmi Dimulai

WONOGIRI - Jawa Tengah resmi menjadi bagian dari lompatan besar Indonesia menuju kemandirian energi. Pembangunan…

21 jam ago

Pemprov Jateng Dorong Modifikasi Cuaca untuk Atasi Ancaman Kekeringan Panjang

BATANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sejumlah langkah menghadapi ancaman kekeringan yang diperkirakan masih…

23 jam ago

Kebakaran Rumah Produksi Kursi Busa di Solo, Dua Anak Alami Luka Bakar

SOLO - Rumah milik Wijayati, warga RT 05 RW 11, Kampung Tunggulsari, Kelurahan Pajang, Kecamatan…

1 hari ago

Indonesia Masuk 10 Negara Terkotor, Pakar UMS Soroti Kemalasan Membuang Sampah

SOLO - Dalam laporan Ultimate Kilimanjaro pada tahun 2025, Indonesia termasuk dalam kategori 10 negara…

1 hari ago

This website uses cookies.