Rabu, 22 April 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gagasan

Ngalab Berkah MTQ

Indospektrum by Indospektrum
29 Januari 2026
in Gagasan, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh : Wahid Abdulrahman
Wakil Ketua TPPD Jawa Tengah
Dosen FISIP Undip
Ketua LTN PCINU Jerman 2021-2023

PADA tahun ini Provinsi Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional yang direncanakan digelar di bulan September. Sebagai sebuah repetisi sejarah 1979 di mana MTQ dilaksanakan di Kota Semarang.

Dari sudut pandang sejarah, ketika pertama kali diselenggarakan pada 1968 di Makasar, harus diakui tidak lepas dari upaya menciptakan situasi sosial politik yang lebih harmonis dan kondusif, khususnya relasi antara umat Islam dan pemerintah pascaperistiwa 1966.

Meskipun kemudian relasi antara negara dan umat Islam mengalami gelombang surut di era orde baru dan baru kembali mengalami pasang di akhir 1980 an hingga awal 1990 an sebagaimana diungkap oleh William Liddle (1996) sebagai The Islamic Turn.

Gelombang kebangkitan Islam yang ditandai oleh semakin mengemukanya berbagai nilai dan ritual Islam di ruang publik termasuk di dalamnya kelahiran Bank Muamalat dan terbitnya Republika sebagai Bank dan surat kabar Islam pertama di Indonesia. Demikian hanya dengan berbagai kegiatan bernuansa Islam yang mulai marak diselenggarakan di instansi pemerintah.

Berkah MTQ sebagai penyejuk dan penguat relasi pemerintah dan umat Islam tentu memiliki drajat yang berbeda di tengah iklim politik saat ini di mana pemerintah sangat akomodatif terhadap kepentingan umat. Dalam konteks kebangsaan, sudah tentu MTQ menjadi salah satu upaya menghasilkan qori dan qoriah terbaik yang kelak bisa menjadi duta Indonesia di kancah internasional. Sebagai bagian dari diplomasi kebudayaan sekaligus meneguhkan citra positif Indonesia sebagai negara Muslim.

Dalam konteks keislaman adalah bagian dari syiar Islam dengan berbagai sudut pandangnya. Sebagai tuan rumah, tentu reputasi Jawa Tengahmenjadi pertaruhan sekaligus diharapkan membawa keberkahan yang melimpah. Lazimnya sebuah kompetisi tentu menjadi juara umum adalah satu target yang lumrah. Terlebih posisi tuan rumah sebagai juara umum sudah sering terjadi bahkan menjadi tren.

Dengan target tersebut sudah tentu, MTQ memiliki peran berlipat dalam meningkatkan kaderisasi dan kualitas seperti halnya qori dan qoriah sesuai dengan cabang yang dilombakan. Waktu yang tersisa mutlak dioptimalkan untuk meraih juara umum. Di sinilah kehadiran, keberpihakan, dan sinergi dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Tengahdan tingkat kabupaten/kota menjadi sangat urgen.

Reputasi berikutnya menyangkut kemampuan sebagai tuan rumah untuk memberikan pelayanan terhadap ribuan peserta yang hadir dari seluruh penjuru Nusantara. Sukses sebagai tuan rumah dengan salah satu indikator kepuasan para kafilah. Bukankah tuan rumah yang baik adalah mampu memberikan pelayanan terbaik bagi tamu yang hadir.

Oleh karenanya kesiapan infrastruktur dasar dan infrastruktur penunjang menjadisalah satu kunci sukses. Tidak terkecuali aspek sumber daya manusia pendukung. Mengelola event dalam rentang waktu kurang lebih 10 hari dengan ribuan peserta tentu memerlukan kesiapan sumber daya manusia.

Sukses sebagai tuan rumah diharapkan akan membawa berkah yang lebih luas. Dampak ekonomi setidaknya dari akomodasi sudah sangat nyata.

Namun demikian tentu kita mengharapkan lebih dari itu, khususnya berkah lebih bagi ekonomi kerakyatan di Jawa Tengah. MTQ dapat menjadi semacam “pavilion” atau setidaknya etalase bagi beragam produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) Jawa Tengah untuk lebih dikenal secara nasional.

MTQ juga dapat menjadi pemanasan menuju tahapan pembangunan Jawa Tengah tahun 2027 yang menitikberatkan pada pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah. Pemprov dapat menggunakan “ajimumpung” untuk sekaligus mengenalkan potensi pariwisata Jawa Tengah mulai dari wisata religi, kuliner, hingga wisata edukasi yang relevan dengan kegiatan MTQ.

Dalam perspektif edukasi, khazanah kekayaan pesantren-pesantren di Jawa Tengah barangkali perlu untuk disyiarkan. Beragam manuskrip kitab-kitab kuning misalnya, dapat menjadi alternatif untuk dideseminasi selama MTQ digelar.

Kondisi Jawa Tengah pada khususnya dan Indonesia secara umum yang menghadapi degradasi lingkungan, semestinya mampu membawa semangat lahirnya”Green MTQ” atau MTQ yang ramah lingkungan sukur-sukur menjadi momentum untuk membumikan ekoteologi di mana Islam memiliki pondasi kuat.

Islam sebagai rahmatan lil alamin perlu dibumikan dalam program-program lingkungan di mana MTQ menjadi salah satu momentum. Mulai dari penggunaan segala bahan yang eco-friendly hingga menyisipkan rangkai kegiatan yang mengarah pada semangat kelestarian lingkungan bisa menjadi alternatif pembumiannya.

Terakhir, MTQ bukan semata hajat satu atau dua organisasi perangkat daerah atau pemerintah Provinsi Jawa Tengah atau Kota Semarang, melainkan hajat seluruh Jawa Tengah. Dengan demikian kolaborasi seluruh stakholders di semua level menjadi sangat penting.

Mulai dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag, LPTQ, perguruan tinggi, organisasi keagamaan, media, dan sektor swasta misalnya. Pada tataran inilah kemudian MTQ bisa menjadi semakin memperkuat rasa kepemilikan terhadap Jawa Tengah, berkah MTQ yang membawa guyub rukun bagi kemajuan dan kesejahteraan Jawa Tengah.

Tags: MTQMusabaqah Tilawatil Qur’an
Previous Post

Dubes UEA Sambangi Kediaman Jokowi Sebelum Tinjau RS Kardiologi Emirates Indonesia di Solo

Next Post

Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Solo Didorong Layani BPJS Kesehatan

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si. Foto: Ist.
Gagasan

Pakar Ekonomi UMS Soroti Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Ekonomi Global dan Indonesia

by Indospektrum
22 April 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menerima Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Rabu, 22 April 2026. Foto: Ist.
Indeks

Pemprov Jateng Kejar Target 21 Ribu Jamban, Wagub Ajukan Dukungan ke Komisi VIII DPR RI

by Indospektrum
22 April 2026
UMS menjadi tuan rumah Seminar dan Rapat Anggota I 2026 Perkumpulan ADPI KOMDA V Jawa Tengah dan DIY, Rabu (22/4/2026). Foto: Ist.
Indeks

UMS Tuan Rumah Seminar ADPI KOMDA V: Bahas Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Strategi Dana Pensiun

by Indospektrum
22 April 2026
KAI akan mengoperasikan KA Sangkuriang relasi Stasiun Bandung–Stasiun Ketapang (Banyuwangi) PP mulai 1 Mei 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

KAI Luncurkan KA Sangkuriang Relasi Bandung-Banyuwangi, Ada Promo Diskon 50 Persen

by Indospektrum
22 April 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen FAI UMS: Kesalehan Orang Tua adalah Investasi Terbaik bagi Masa Depan Anak

by Indospektrum
22 April 2026
Next Post
Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama Duta Besar UEA H.E. Abdulla Salem Al Dhaheri saat mengunjungi Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Kota Solo, Kamis (29/1/2026). Foto: Ist.

Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Solo Didorong Layani BPJS Kesehatan

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si. Foto: Ist.
Gagasan

Pakar Ekonomi UMS Soroti Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Ekonomi Global dan Indonesia

22 April 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menerima Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Rabu, 22 April 2026. Foto: Ist.
Indeks

Pemprov Jateng Kejar Target 21 Ribu Jamban, Wagub Ajukan Dukungan ke Komisi VIII DPR RI

22 April 2026
UMS menjadi tuan rumah Seminar dan Rapat Anggota I 2026 Perkumpulan ADPI KOMDA V Jawa Tengah dan DIY, Rabu (22/4/2026). Foto: Ist.
Indeks

UMS Tuan Rumah Seminar ADPI KOMDA V: Bahas Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Strategi Dana Pensiun

22 April 2026
KAI akan mengoperasikan KA Sangkuriang relasi Stasiun Bandung–Stasiun Ketapang (Banyuwangi) PP mulai 1 Mei 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

KAI Luncurkan KA Sangkuriang Relasi Bandung-Banyuwangi, Ada Promo Diskon 50 Persen

22 April 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen FAI UMS: Kesalehan Orang Tua adalah Investasi Terbaik bagi Masa Depan Anak

22 April 2026
TelkomGroup meraih tiga penghargaan pada ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026. Foto: Ist.
Bisnis

TelkomGroup Borong 3 Penghargaan di Ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026

22 April 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum