Categories: IndeksPendidikan

PMB 2026: UMS Diserbu 23 Ribu Pendaftar dari Seluruh Penjuru Indonesia

Antrean calon mahasiswa mengikuti tes CBT di Lantai 2 Gedung Induk Siti Walidah UMS. Foto: Ist.

SOLO – Minat masyarakat untuk melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus meningkat pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMS 2026. Hingga Jumat 4 Juli 2026, tercatat 23.843 calon mahasiswa telah mendaftar, dengan 5.417 di antaranya telah menyelesaikan registrasi.

Menariknya, pendaftar tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, tetapi juga datang dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Sebaran pendaftar dari berbagai wilayah tersebut menunjukkan bahwa UMS semakin dipercaya sebagai kampus tujuan nasional. Persaingan masuk UMS pun kini tidak hanya terjadi di antara calon mahasiswa dari Jawa Tengah dan sekitarnya, tetapi juga melibatkan pendaftar dari berbagai provinsi di Indonesia.

Koordinator One Day Service UMS Alif Rahmat Yudha Putra, S.Kom., menyebut, meskipun persaingan di UMS cukup ketat, calon mahasiswa yang ingin bergabung di UMS masih memiliki peluang besar untuk diterima.

“Sejumlah program studi masih membuka kuota penerimaan sehingga dapat menjadi pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan tinggi di kampus yang telah terakreditasi unggul dan memiliki jejaring nasional maupun internasional,” ujar Alif, Senin (6/7/2026).

Program studi di bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi salah satu yang masih menyediakan daya tampung cukup luas pada PMB UMS 2026. Seluruh program studi di FKIP masih membuka kesempatan bagi calon mahasiswa.

Selain FKIP, Fakultas Agama Islam (FAI) juga masih membuka kesempatan bagi calon mahasiswa baru. Berbagai program studi di bawah FAI, termasuk Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Hukum Ekonomi Syariah, Ilmu Quran dan Tafsir masih memiliki kuota penerimaan.

Program studi di bawah Fakultas Geografi juga memiliki peluang strategis untuk dapat merasakan perkuliahan di UMS. Program studi Geografi dan Sistem Informasi Geografis bisa menjadi pilihan strategis seiring kebutuhan para ahli dengan keilmuan kebumian, tata ruang, dan lingkungan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan berkelanjutan.

Rata-rata passing grade hasil Computer Based Test (CBT) dari prodi di bawah FKIP, FAI, dan Fakultas Geografi masih berada di angka 400. Passing grade merujuk kepada nilai ambang minimal yang harus dicapai calon mahasiswa untuk diterima di program tertentu di UMS.

Bagi calon mahasiswa yang sedang mempertimbangkan pilihan jurusan, memilih program studi yang peluang diterimanya masih besar dapat menjadi strategi untuk meningkatkan kesempatan menjadi bagian dari keluarga besar UMS. Seluruh mahasiswa tetap memperoleh kualitas pembelajaran yang sama, didukung dosen berkompeten, fasilitas modern, kesempatan mengikuti program magang, kegiatan kemahasiswaan, hingga jejaring kerja sama nasional dan internasional.

Indospektrum

Recent Posts

Langkah Strategis UMS Menuju World Class University: Jalin Kerja Sama dengan UKM Malaysia

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperluas jejaring internasional sebagai bagian dari upaya…

10 jam ago

Wujudkan Kampus Inklusif, UNS Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat Dasar

SOLO – Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kembali menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Isyarat Dasar sebagai bagian…

11 jam ago

Prodi Kesmas UMS Bekali Mahasiswa Keterampilan Profesional dan Perlindungan Jaminan Sosial Jelang Magang

SOLO – Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)…

12 jam ago

Seleksi Program Magang ke Jepang 2026 di Jateng Dibanjiri Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah

SEMARANG — Ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti seleksi Program Magang ke Jepang…

13 jam ago

Perkuat Reputasi Global, UMS Benchmarking ke Universiti Kebangsaan Malaysia

SOLO - Pendidikan tinggi di tengah persaingan global tidak lagi hanya diukur dari kualitas pembelajaran,…

13 jam ago

Inovasi Teknologi, Pemprov Jateng Buktikan Tambak Modern Bisa Berproduksi di Kawasan Industri

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sukses melakukan panen raya udang vaname di Kawasan Industri…

13 jam ago

This website uses cookies.