Categories: IndeksPendidikan

Wujudkan Kampus Inklusif, UNS Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat Dasar

UNS menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Isyarat Dasar guna membangun lingkungan akademik yang inklusif, aksesibel, dan ramah bagi seluruh sivitas akademika. Foto: Ist.

SOLO – Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kembali menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Isyarat Dasar sebagai bagian dari komitmen membangun lingkungan akademik yang inklusif, aksesibel, dan ramah bagi seluruh sivitas akademika.

Pelatihan dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., IPU, di Ruang Sidang 4 Gedung dr. Prakosa UNS, Senin (6/7/2026). Prof. Dody menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program tahunan yang sebelumnya diinisiasi dan diselenggarakan oleh Pusat Studi Difabilitas (PSD) LPPM UNS sejak tahun 2022 hingga 2025 bekerja sama dengan Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (PUSBISINDO) Jawa Tengah.

Seiring dengan terbitnya Surat Keputusan Rektor UNS Nomor 14 Tahun 2025, penyelenggaraan pelatihan kini berada di bawah koordinasi Seksi Layanan Disabilitas Subdirektorat Layanan Konseling dan Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan UNS. Meski demikian, kolaborasi strategis bersama PUSBISINDO Jawa Tengah tetap dilanjutkan sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pengembangan layanan bagi penyandang disabilitas di lingkungan kampus.

Prof. Dody menegaskan bahwa kolaborasi antara UNS dan PUSBISINDO Jawa Tengah merupakan implementasi nyata komitmen universitas dalam memberikan kesempatan dan pelayanan yang adil serta setara bagi seluruh sivitas akademika.

“Kolaborasi antara UNS dan PUSBISINDO Jawa Tengah merupakan bentuk nyata komitmen UNS dalam mewujudkan kampus inklusif yang memberikan kesempatan dan pelayanan yang adil dan setara bagi semua. Sebagai pimpinan universitas, kami akan terus mengawal implementasi komitmen tersebut agar budaya inklusi semakin mengakar di lingkungan kampus,” ujar Prof. Dody.

Pelatihan ini menjadi semakin relevan mengingat jumlah mahasiswa penyandang disabilitas di UNS saat ini telah mencapai 116 mahasiswa dengan beragam kebutuhan khusus. Dari jumlah tersebut, 57 mahasiswa merupakan mahasiswa Tuli yang tersebar di berbagai program studi dan fakultas. Kondisi tersebut menjadikan kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan kebutuhan nyata dalam mendukung interaksi yang efektif serta menciptakan lingkungan akademik yang adil, setara, dan inklusif.

Pada tahun ini, Pelatihan Bahasa Isyarat Dasar diikuti oleh 40 peserta yang terbagi ke dalam dua kelas, yaitu kelas dosen, tenaga kependidikan, dan petugas keamanan sebanyak 20 peserta serta kelas mahasiswa sebanyak 20 peserta. Seluruh peserta telah melalui proses seleksi dengan prioritas diberikan kepada program studi yang memiliki mahasiswa Tuli serta unit pelayanan terpadu yang berinteraksi langsung dengan mahasiswa Tuli.

Sebagai bentuk komitmen terhadap proses pembelajaran, seluruh peserta diwajibkan mengikuti 11 kali pertemuan dan satu kali ujian. Peserta yang memenuhi seluruh ketentuan akan memperoleh sertifikat sebagai bukti kompetensi sekaligus wujud kesungguhan dalam mendukung terwujudnya UNS yang semakin inklusif.

Lebih lanjut, keterlibatan dosen, tenaga kependidikan, petugas keamanan, dan mahasiswa dalam pelatihan ini menunjukkan bahwa pembangunan kampus inklusif merupakan tanggung jawab bersama. Melalui pelatihan ini diharapkan peserta tidak hanya menguasai dasar-dasar bahasa isyarat, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai pentingnya menghargai keberagaman, membangun komunikasi yang inklusif, serta memperkuat budaya saling menghormati dalam kehidupan kampus sehari-hari.

“Dengan terselenggaranya Pelatihan Bahasa Isyarat Dasar secara berkelanjutan, UNS terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi yang inklusif, aksesibel, dan memberikan ruang yang setara bagi seluruh mahasiswa untuk belajar, berkembang, dan berprestasi tanpa hambatan,” ucapnya.

Sekretaris Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS, Danang Tomi Harjanto, S.Sos. menyampaikan bahwa bahasa isyarat merupakan salah satu sarana komunikasi yang sangat penting dalam mendukung proses akademik, pelayanan administrasi, maupun interaksi sosial di lingkungan kampus bagi mahasiswa Tuli. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan sivitas akademika dalam berbahasa isyarat menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan lingkungan belajar yang lebih inklusif.

“Melalui pelatihan Bahasa Isyarat Dasar ini, kami berharap para peserta dapat menguasai keterampilan dasar bahasa isyarat serta mampu menerapkannya dalam aktivitas akademik maupun pelayanan di lingkungan kampus. Selain itu, kami berharap terbangun komunikasi yang lebih efektif antara mahasiswa penyandang disabilitas dengan seluruh sivitas akademika, sehingga program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat implementasi kampus inklusif di UNS,” ujar Danang.

Indospektrum

Recent Posts

Langkah Strategis UMS Menuju World Class University: Jalin Kerja Sama dengan UKM Malaysia

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperluas jejaring internasional sebagai bagian dari upaya…

9 jam ago

Prodi Kesmas UMS Bekali Mahasiswa Keterampilan Profesional dan Perlindungan Jaminan Sosial Jelang Magang

SOLO – Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)…

11 jam ago

Seleksi Program Magang ke Jepang 2026 di Jateng Dibanjiri Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah

SEMARANG — Ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti seleksi Program Magang ke Jepang…

12 jam ago

Perkuat Reputasi Global, UMS Benchmarking ke Universiti Kebangsaan Malaysia

SOLO - Pendidikan tinggi di tengah persaingan global tidak lagi hanya diukur dari kualitas pembelajaran,…

12 jam ago

Inovasi Teknologi, Pemprov Jateng Buktikan Tambak Modern Bisa Berproduksi di Kawasan Industri

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sukses melakukan panen raya udang vaname di Kawasan Industri…

12 jam ago

PMB 2026: UMS Diserbu 23 Ribu Pendaftar dari Seluruh Penjuru Indonesia

SOLO - Minat masyarakat untuk melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus meningkat…

20 jam ago

This website uses cookies.