
SOLO – Sejak dibuka pada Februari 2026, Program Studi Kedokteran Keluarga Layanan Primer (Sp.KKLP) Program Spesialis (PPDS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kini telah menerima mahasiswa baru angkatan pertamanya. Peminatnya pun tergolong tinggi dan berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Dekan Fakultas Kedokteran UMS Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes., Sp.DVE, Dipl. STD-HIV/AIDS, FINSDV, FAADV, mengatakan sebanyak empat mahasiswa baru akan menjalani studi PPDS Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer di UMS. Jumlah tersebut telah memenuhi kuota yang disepakati antara FK UMS dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
“Kemarin telah disepakati kuotanya 2-5 mahasiswa. Alhamdulillah kita bisa terima 4 mahasiswa baru dari puluhan dokter yang mendaftar di UMS. Keempat mahasiswa baru ini merupakan alumni dari berbagai FK di Indonesia,” kata Flora, Kamis (17/9/2026).
Prodi Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer Program Spesialis merupakan program studi yang resmi dibuka pada Februari lalu. Pembukaan prodi ini merupakan bagian dari komitmen UMS dalam mendukung pemenuhan dan pemerataan dokter spesialis di Indonesia.
Data Kementerian Kesehatan menyebutkan Indonesia kekurangan sekitar 55.712 dokter spesialis yang tersebar di 481 kabupaten/kota, terutama di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan. Salah satu strategi Kemenkes ialah membentuk satuan tugas untuk mempercepat pembukaan PPDS di berbagai fakultas kedokteran di Indonesia.
Di kancah nasional, program studi ini berperan strategis untuk memperkuat layanan kesehatan tingkat pertama. Jebolan Prodi Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer diharapkan mampu menangani masalah kesehatan masyarakat di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Dengan demikian, rujukan ke rumah sakit tingkat lanjut dapat dikurangi dan difokuskan pada pasien dengan masalah kesehatan serius.
“PPDS Sp.KKLP adalah program yang seksi karena Kedokteran Keluarga Layanan Primer akan bekerja di faskes primer. Dokter harus bisa menyelesaikan masalah sejak faskes yang paling awal tanpa harus dirujuk ke fasilitas atas,” seloroh Flora.
PPDS Sp.KKLP merupakan program spesialis pertama yang dimiliki FK UMS. Flora mengatakan program ini selaras dengan visi misi FK UMS yang berorientasi pada kedokteran keluarga. Ia optimis dukungan dosen FK UMS yang kompeten di bidangnya dapat membuat program spesialis tersebut mencetak dokter terampil dan siap membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Insyaallah kami optimis. Mohon doa restunya semoga PPDS Sp.KKLP UMS bisa menjadi program spesialis paling keren di Indonesia,” tandasnya.











