Jumat, 7 Agustus 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gagasan

Prof. Agus Purwanto Paparkan Sejarah dan Urgensi Kalender Hijriah Global Tunggal di UMS

Indospektrum by Indospektrum
9 Maret 2026
in Gagasan, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Agus Purwanto, menjelaskan KHGT dalam dalam kajian Pengajian Ramadan PWM Jateng se-Solo Raya di UMS. Foto: Ist.

SOLO – Gagasan penyatuan kalender Hijriah terus mengemuka dalam diskursus umat Islam global. Salah satu konsep yang kini dikembangkan adalah Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebuah sistem yang diharapkan mampu menyatukan penentuan awal bulan Hijriah di seluruh dunia.

Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang juga narasumber dalam kajian Pengajian Ramadan PWM Jateng se-Solo Raya di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Agus Purwanto, menjelaskan bahwa secara sederhana KHGT dapat dipahami sebagai penyamaan tanggal Hijriah secara global.

“Maksudnya, satu Ramadan itu satu tanggal (bersama-sama) di kalender Masehi. Jadi misal satu Ramadan itu 19 Februari, maka di seluruh muka bumi pun akan sama,” jelasnya, Minggu (8/3/2026).

Selama ini, menurutnya, perbedaan penentuan awal bulan Hijriah masih sering terjadi karena adanya perbedaan metode dalam menentukan pergantian bulan qamariyah yang kemudian dikaitkan dengan kalender syamsiyah (Masehi).

Ia menuturkan, gagasan kalender Hijriah global bukanlah konsep baru. Ide tersebut telah melalui perjalanan panjang sejak hampir satu abad lalu. Pada 1939, seorang ahli hadis asal Mesir, Syekh Ahmad Muhammad Syakir, pertama kali mengusulkan penggunaan kalender Islam global.

Perkembangan gagasan ini kemudian berlanjut pada berbagai forum internasional. Pada 1978, pembahasan mengenai kalender global kembali dilakukan di Turki, kemudian diperkenalkan konsep kalender Islam global oleh Muhammad Ilyas. Selanjutnya, pada 2008 lahir Deklarasi Dakar dari Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang menyerukan pentingnya penyatuan kalender Hijriah bagi umat Islam di dunia.

Di Indonesia, Muhammadiyah juga aktif mendorong gagasan tersebut. Pada 2015, Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar memberikan amanat untuk mengembangkan kalender Hijriah global. Setahun kemudian, dalam konferensi internasional kalender Islam di Istanbul pada 2016, para ahli menghasilkan konsensus mengenai konsep Kalender Hijriah Global Tunggal.

Muhammadiyah kemudian melanjutkan pengembangan konsep ini melalui Majelis Tarjih dan Tajdid. Pada 2021, Muhammadiyah mulai mengembangkan prototipe KHGT yang kemudian dibahas lebih lanjut dalam berbagai forum ilmiah. Hingga akhirnya pada 2024, Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih di Pekalongan menetapkan keputusan penggunaan KHGT sebagai arah pengembangan kalender Islam yang akan digunakan Muhammadiyah di masa mendatang.

“Jadi KHGT bukan ide kemarin sore, melainkan sudah merupakan ide dari 1938,” ujar Agus.

Menurutnya, konsep KHGT juga tidak bertentangan dengan dalil-dalil keislaman. Ia menjelaskan bahwa baik Al-Qur’an maupun hadis memberikan dasar penggunaan metode hisab dan rukyat dalam penentuan waktu ibadah.

Selain itu, konsep ini juga dilandasi oleh semangat universalisme Islam dan persatuan umat. “Dasar lainnya adalah universalisme Islam, kesatuan umat, haji dan Arafah,” tambahnya.

Dalam keputusan Muhammadiyah, KHGT dibangun di atas beberapa prinsip utama, yakni penerimaan metode hisab sebagai dasar penentuan kalender, konsep transfer imkanur rukyat, kesatuan kalender secara mutlak, keselarasan hari dan tanggal di seluruh dunia, serta penerimaan garis tanggal internasional.

Dengan prinsip tersebut, KHGT diharapkan mampu menghadirkan keseragaman tanggal Hijriah sekaligus kesesuaian dengan kalender Masehi secara global. Artinya, apabila suatu wilayah di dunia telah memenuhi kriteria awal bulan berdasarkan perhitungan hisab, maka wilayah lain di dunia akan mengikuti penetapan tersebut dengan prinsip matla’ global.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Mudik Lebih Hemat, KAI Tebar Diskon 30 Persen untuk Berbagai Kelas Kereta Api

Next Post

BSI Berbagi: Tebar Semangat Pendidikan untuk 5.000 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Suasana audiensi PPK Ormawa UMS bersama Pemkab Boyolali, Jumat (7/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

UMS Gandeng Pemkab Boyolali Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Lewat PPK Ormawa 2026

by Indospektrum
7 Agustus 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat berbincang dengan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. Foto: Ist.
Indeks

Jajaki Peluang Investasi dan Kolaborasi, Pemprov Jateng Boyong Kepala Daerah Kunjungi IKN

by Indospektrum
7 Agustus 2026
Sebanyak 17 mahasiswa UMS  menyelesaikan kegiatan PLP 2 di SMA Batik 1 Surakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Resmi Ditarik, Mahasiswa PLP UMS Sukses Jalankan Praktik Mengajar di SMA Batik 1 Surakarta

by Indospektrum
7 Agustus 2026
Dosen Hukum Ekonomi Syari’ah UMS, Fauzul Hanif Noor Athief, Lc., M.Sc. Foto: Ist.
Gagasan

Ingatkan Fenomena FOMO Kripto, Dosen UMS: Pelajari Ilmunya dan Risiko Sebelum Berinvestasi

by Indospektrum
7 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin saat Rapat Koordinasi Daerah Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Kamis, 6 Agustus 2026. Foto: Ist.
Indeks

Capaian Sudah 81%, Taj Yasin Dorong Percepatan Sensus Ekonomi 2026 di Jateng

by Indospektrum
6 Agustus 2026
Next Post
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menggelar kegiatan berbagi dengan 5.000 anak yatim dan dhuafa di seluruh Indonesia. Foto: Ist.

BSI Berbagi: Tebar Semangat Pendidikan untuk 5.000 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Foto: Ist.
Uncategorized

Tekan Kasus Bullying di Jawa Tengah, Taj Yasin Dorong Sinergi Sekolah dan Orang Tua

7 Agustus 2026
Suasana audiensi PPK Ormawa UMS bersama Pemkab Boyolali, Jumat (7/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

UMS Gandeng Pemkab Boyolali Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Lewat PPK Ormawa 2026

7 Agustus 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat berbincang dengan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. Foto: Ist.
Indeks

Jajaki Peluang Investasi dan Kolaborasi, Pemprov Jateng Boyong Kepala Daerah Kunjungi IKN

7 Agustus 2026
Sebanyak 17 mahasiswa UMS  menyelesaikan kegiatan PLP 2 di SMA Batik 1 Surakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Resmi Ditarik, Mahasiswa PLP UMS Sukses Jalankan Praktik Mengajar di SMA Batik 1 Surakarta

7 Agustus 2026
Dosen Hukum Ekonomi Syari’ah UMS, Fauzul Hanif Noor Athief, Lc., M.Sc. Foto: Ist.
Gagasan

Ingatkan Fenomena FOMO Kripto, Dosen UMS: Pelajari Ilmunya dan Risiko Sebelum Berinvestasi

7 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin saat Rapat Koordinasi Daerah Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Kamis, 6 Agustus 2026. Foto: Ist.
Indeks

Capaian Sudah 81%, Taj Yasin Dorong Percepatan Sensus Ekonomi 2026 di Jateng

6 Agustus 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum