Kamis, 5 November 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Proyek PSEL Semarang Raya Targetkan Groundbreaking Desember 2026

Indospektrum by Indospektrum
8 September 2026
in Indeks, News
0
Share on FacebookShare on Twitter
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan CEO PT Denera Fadli Rahman usai rapat perkembangan proyek PSEL wilayah aglomerasi Semarang Raya, Selasa, 8 September 2026. Foto: Ist.

SEMARANG — Persiapan dan pemantapan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) wilayah aglomerasi Semarang Raya terus digenjot. Ditargetkan pada Desember 2026 sudah mulai dilakukan pembangunan.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan CEO PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) Fadli Rahman usai rapat perkembangan proyek PSEL wilayah aglomerasi Semarang Raya di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa, 8 September 2026.

“Insyaallah dalam waktu dekat, sekitar empat bulan ke depan sudah ada groundbreaking (peletakan batu pertama),” kata Ahmad Luthfi usai pertemuan dengan pihak Denera selaku anak perusahaan Danantara Indonesia dan pihak investor dari Perancis.

Luthfi menjelaskan, PSEL Semarang Raya yang berada di Tempat Pembuangan Ahir (TPA) Jatibarang tersebut nanti akan mengolah 1.000 ton sampah baru per hari dari Kota Semarang dan Kabupaten Kendal. Ditargetkan pembangunan selesai dan sudah bisa beroperasi pada 2028.

Di samping proyek PSEL yang dilakukan oleh Denera, di Jatibarang juga akan didirikan pengolahan sampah menjadi bahan bakar setara solar atau waste to fuel. Untuk proyek ini Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang akan bekerja sama dengan KSAD yang memiliki praktik baik pengolahan sampah di Surabaya.

Tidak hanya di Semarang Raya, proyek PSEL juga akan diterapkan di beberapa wilayah aglomerasi. Di antaranya aglomerasi Pekalongan Raya (Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, dan Batang), Tegal Raya (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Brebes). Keduanya sudah mencapai tahap penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama pada 13 April 2026 lalu. Selanjutnya ada aglomerasi Muria Raya (Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Blora) yang saat ini masih proses pengajuan dan pembahasan di Kementerian Lingkungan Hidup.

Roadmap (peta jalan) pengolahan sampah di Jawa Tengah juga sudah disusun. Mulai dari membentuk Satgas Penuntasan Sampah hingga pengelolaan sampah regional dengan model RDF, dan fasilitasi pengurangan sampah di hulu dan pengolahan di hilir, serta Gerakan Jawa Tengah ASRI. Khusus model RDF sudah sukses dilakukan di Cilacap, Banyumas, dan Magelang. Sementara untuk PSEL praktik yang sudah dilakukan ada di TPA Putri Cempo Surakarta.

Sesuai arahan presiden, ditandaskan Luthfi, Jawa Tengah pada 2029 siap menjadi wilayah yang zero sampah.

“Penyelesaian hulu-hilir juga dilakukan, di mana kami sudah punya 2000an Desa Mandiri Sampah, penyelesaian sampah mandiri dengan kearifan lokal yang juga kami bina. Masalah sampah ini tanggung jawab kita bersama,” jelas Luthfi.

Sementara itu, CEO PT Denera sekaligus Direktur Investasi Danantara Investment Management; Fadli Rahman, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemkot Semarang, dan Pemkab Kendal yang telah mengakselerasi persiapan program PSEL Semarang Raya. Saat ini review lahan sudah dilakukan di lokasi seluas 6 hektare yang disiapkan oleh Pemkot Semarang di kawasan Jatibarang.

Pematangan lahan ini ditargetkan selesai dalam 2-3 bulan ke depan sehingga bisa langsung dilakukan groundbreaking PSEL Semarang Raya. Pematangan ini meliputi kebutuhan akses jalan, penataan lahan yang curam, hingga analisis dampak lingkungan.

“Target kita groundbreaking di Desember 2026 sehingga di akhir 2028 itu pengelolaan sampah di Semarang Raya sudah bisa dimulai untuk seterusnya selama 30 tahun ke depan,” katanya.

Tags: aglomerasi Semarang RayaAhmad LuthfiGubernur Jawa TengahPengolahan Sampah Menjadi Energi Listrikproyek PSELPT Daya Energi Bersih Nusantara
Previous Post

Tim PKM-KC UMS Uji Keandalan NECIS: Penghancur Limbah Jarum Suntik Berbasis IoT di Tiga Faskes

Next Post

Stok Beras Jateng Surplus 1,5 Juta Ton, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Intervensi Pasar Digenjot

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

UMS memperluas jejaring internasional melalui pengembangan kerja sama pendidikan tinggi dengan Republik Rakyat Tiongkok. Foto: Ist.
Indeks

Perluas Jejaring Global, UMS Gandeng KBRI Beijing Pertajam Kerja Sama Akademik dan Industri di Tiongkok

by Indospektrum
5 November 2026
UNS Solo meraih penghargaan QS Recognition Award for Performance Improvement dari QS Quacquarelli Symonds atas peningkatan signifikan dalam QS World University Rankings (WUR): Asia selama lima tahun terakhir. Foto: Ist.
Indeks

Raih QS Performance Improvement Dua Tahun Berturut-turut, UNS Tembus Peringkat 158 Asia

by Indospektrum
4 November 2026
Prosesi Pemasangan Bleketepe

SIJ. KGPAA Mangkoenagoro X (kiri) menyaksikan prosesi pemasangan Bleketepe oleh KPH. Hariadhi Anggoro Kadarisman dalam rangkaian acara Dhaup Ageng Mangkunegaran di Bangsal Tosan, Pura Mangkunegaran, Rabu (4/11/2026). Pemasangan Bleketepe merupakan rangkaian acara sebagai penanda dimulainya adat prosesi pernikahan.
Indeks

Pura Mangkunegaran Gelar Bleketepe dan Adang Sepisan, Tandai Dimulainya Dhaup Ageng Gusti Sura

by Indospektrum
4 November 2026
Dosen Program Studi PGSD UMS,  Muhammad Taufik Hidayat, S.Pd., M.Pd meraih Exceptional PhD Award dari School of Education and Culture, Monash University, Australia. Foto: Ist.
Indeks

Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award dari Monash University Australia

by Indospektrum
4 November 2026
Pembangunan jalan beton di ruas Jepara-Keling, Kabupaten Jepara, sepanjang sekitar 3,3 kilometer pada 2026. Foto: Ist.
Indeks

Dulu Rusak dan Berlubang, Kini Jalur Alternatif Jepara-Pati Makin Mulus

by Indospektrum
4 November 2026
Next Post
Gubernur Ahmad Luthfi menerima audiensi Pimpinan Bulog Jawa Tengah dan Kepala Dishanpan Jawa Tengah di Semarang pada, Selasa, 8 September 2026. Foto: Ist.

Stok Beras Jateng Surplus 1,5 Juta Ton, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Intervensi Pasar Digenjot

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

UMS memperluas jejaring internasional melalui pengembangan kerja sama pendidikan tinggi dengan Republik Rakyat Tiongkok. Foto: Ist.
Indeks

Perluas Jejaring Global, UMS Gandeng KBRI Beijing Pertajam Kerja Sama Akademik dan Industri di Tiongkok

5 November 2026
UNS Solo meraih penghargaan QS Recognition Award for Performance Improvement dari QS Quacquarelli Symonds atas peningkatan signifikan dalam QS World University Rankings (WUR): Asia selama lima tahun terakhir. Foto: Ist.
Indeks

Raih QS Performance Improvement Dua Tahun Berturut-turut, UNS Tembus Peringkat 158 Asia

4 November 2026
Prosesi Pemasangan Bleketepe

SIJ. KGPAA Mangkoenagoro X (kiri) menyaksikan prosesi pemasangan Bleketepe oleh KPH. Hariadhi Anggoro Kadarisman dalam rangkaian acara Dhaup Ageng Mangkunegaran di Bangsal Tosan, Pura Mangkunegaran, Rabu (4/11/2026). Pemasangan Bleketepe merupakan rangkaian acara sebagai penanda dimulainya adat prosesi pernikahan.
Indeks

Pura Mangkunegaran Gelar Bleketepe dan Adang Sepisan, Tandai Dimulainya Dhaup Ageng Gusti Sura

4 November 2026
Dosen Program Studi PGSD UMS,  Muhammad Taufik Hidayat, S.Pd., M.Pd meraih Exceptional PhD Award dari School of Education and Culture, Monash University, Australia. Foto: Ist.
Indeks

Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award dari Monash University Australia

4 November 2026
Pembangunan jalan beton di ruas Jepara-Keling, Kabupaten Jepara, sepanjang sekitar 3,3 kilometer pada 2026. Foto: Ist.
Indeks

Dulu Rusak dan Berlubang, Kini Jalur Alternatif Jepara-Pati Makin Mulus

4 November 2026
Pembangunan talud di ruas Kudus-Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Foto: Ist.
Indeks

Taj Yasin Minta Pembangunan Talud Kudus-Colo Selesai Sebelum Puncak Kunjungan Wisata Religi

4 November 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum