Rabu, 1 Juli 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Raih Pendanaan Penelitian dari SRG 2026, Dosen FKIP UMS Teliti Implementasi Service Learning di Singapura

Indospektrum by Indospektrum
1 Juli 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Dosen FKIP UMS Obby Taufik Hidayat saat melakukan pengumpulan data melalui wawancara dengan pihak CLASIC SIT. Foto: Ist.

SOLO – Dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Obby Taufik Hidayat, berhasil menyelesaikan program international fieldwork (kerja lapangan internasional) di Singapura. Program dilaksanakan di Community Leadership and Social Innovation Centre (CLASIC), Singapore Institute of Technology (SIT), dari tanggal 12 Mei hingga 16 Juni 2026.

Kegiatan fieldwork internasional selama 6 minggu, dilakukan sebagai bagian dari penelitian komparatifnya yang berjudul “Implementasi Pembelajaran Berbasis Pelayanan (service learning) di Perguruan Tinggi di Indonesia dan Singapura.”

Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi dan membandingkan implementasi praktek service learning, keterlibatan masyarakat (community engagement), dan inisiatif inovasi sosial (social innovation initiatives) di lembaga pendidikan tinggi di kedua negara tersebut.

Penelitian yang dilakukannya juga memperoleh pendanaan penelitian internasional dari Sylff Research Grant (SRG) 2026, dan dukungan hibah dana Riset Kerja Sama Internasional (RKI) dari UMS serta fasilitas penelitian yang disediakan oleh SIT (In kind) selama masa penelitian.

Selama kunjungan penelitiannya,Obby berkolaborasi dengan CLASIC di bawah bimbingan Prof. Dr. Intan Azura Mokhtar, sebagai Director of CLASIC di SIT. Selama program fieldwork, Obby melakukan serangkaian wawancara semi-terstruktur dengan para pimpinan dan staf CLASIC, serta sejumlah mahasiswa SIT yang terlibat dalam Social Innovation Project (SIP), serta melakukan observasi dan analisis dokumen untuk mendapatkan pemahaman komprehensif tentang ekosistem pembelajaran berbasis pengalaman di masyarakat.

Dari pernyataan Obby, Director of CLASIC SIT menyebut bahwa SIP ini merupakan pedagogi inovatif SIT yang memiliki karakteristik sama dengan service learning. Sementara itu di perguruan tinggi Indonesia pendekatan pembelajaran ini biasanya identik dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN), dan sebagian peneliti menganggap KKN sebagai service learning dalam konteks Indonesia.

“Fieldwork internasional ini telah secara signifikan memperkaya pemahaman saya tentang pembelajaran berbasis pelayanan dan inovasi sosial. Selain mengumpulkan data penelitian, ini telah memberikan peluang yang sangat berharga untuk bertukar ide, belajar dari praktik terbaik internasional, dan membangun networking akademis yang bermakna yang akan berkontribusi pada kolaborasi di masa depan antara Indonesia dan Singapura,” katanya, Rabu (1/6/2027).

Selama kurang lebih 40 hari berada di Singapura, Obby mempelajari bagaimana mahasiswa di negara tersebut menjalankan service learning yang mirip dengan KKN di Indonesia, tetapi memiliki pendekatan yang berbeda. SIP menjadi program yang disebut ‘beyond service learning’ sebab harus menghadirkan solusi konkret. Maksudnya, SIP bahkan lebih daripada service learning, karena luarannya mahasiswa didorong membuat produk inovasi akan permasalahan atau kebutuhan di masyarakat.

“Di sana mahasiswa tidak hanya datang ke masyarakat untuk melakukan pengabdian, tetapi mereka harus menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Melalui SIP, mahasiswa dituntut untuk mengidentifikasi masalah, melakukan analisis kebutuhan, hingga menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan langsung di masyarakat.

Salah satu contoh yang ditemui Obby adalah pengembangan kursi roda yang dirancang lebih efektif untuk membantu lansia menggunakan transportasi publik. Ada pula proyek yang mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengurangan penggunaan plastik sekali pakai melalui aplikasi digital yang dapat memantau dan mendukung proses daur ulang sampah.

“Kalau KKN biasanya luarannya berupa refleksi atau laporan. Tetapi Social Innovation Project (SIP) harus menghasilkan solusi atau inovasi yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Hal lain yang menarik perhatian Obby adalah lamanya proses yang dijalani mahasiswa sebelum terjun ke lapangan. Jika KKN di Indonesia umumnya berlangsung sekitar satu bulan, mahasiswa SIT dapat menghabiskan waktu hingga satu tahun karena diawal projek SIP mereka perlu memahami kondisi masyarakat dan mengidentifikasi masalah disana.

“Mereka tidak langsung ditempatkan di lokasi. Mahasiswa diberi waktu berbulan-bulan untuk mengenali profil masyarakat, mengidentifikasi masalah, dan memahami kebutuhan mereka. Jadi saat datang, kehadiran mahasiswa benar-benar memberikan dampak,” ungkapnya.

Temuan tersebut, lanjut Obby, dapat menjadi bahan evaluasi bagi pelaksanaan pembelajaran berbasis pengalaman di perguruan tinggi Indonesia. Ia menilai KKN di Indonesia telah memberikan manfaat positif bagi masyarakat, tetapi masih terdapat ruang untuk pengembangan dan penambahan aspek atau pilar penting seperti yang ada pada SIP, terutama dalam aspek identifikasi masalah, pengembangan solusi berbasis keilmuan mahasiswa, aspek pemberdayaan (empowerment), dan luaran project berbasis solusi,

Selain melakukan penelitian, Obby juga mendapat kesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan guest lecture di SIT. Pada kesempatan tersebut, ia memaparkan praktik pembelajaran berbasis pengalaman di Indonesia, khususnya konsep service learning yang diterapkan di perguruan tinggi.

Diskusi tersebut membuka ruang pertukaran gagasan antara kedua institusi. Banyak di antara mahasiswa SIT yang menunjukkan ketertarikan untuk mengenal lebih jauh sistem pembelajaran berbasis masyarakat di Indonesia sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dengan UMS.

Tidak berhenti pada kegiatan akademik, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan Obby untuk menginisiasi kerja sama antara Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMS dengan CLASIC SIT. Ia menyebut pihak CLASIC menyambut baik peluang kolaborasi tersebut.

“Harapannya kerja sama ini tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata, seperti pertukaran mahasiswa, kolaborasi penelitian, maupun proyek sosial bersama,” ungkapnya.

Obby menilai kolaborasi internasional menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik UMS sekaligus memberikan pengalaman belajar global bagi mahasiswa.

“Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman internasional secara langsung. Dengan berinteraksi bersama akademisi dan masyarakat dari negara lain, mereka akan memperoleh perspektif baru yang dapat memperkaya proses pembelajaran,” pungkasnya.

Tags: Singapore Institute of TechnologySylff Research GrantUMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Buletin Masjid Kampus UMS Terbitkan Edisi ke-7: Angkat Isu Relasi dan Tekanan Akademik

Next Post

Aksi Nyata Pertamina Patra Niaga: Terus Rawat Keanekaragaman Hayati Gunung Lawu

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah melalui AFT Adi Soemarmo melakukan penanaman pohon di kawasan Gunung Lawu. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Aksi Nyata Pertamina Patra Niaga: Terus Rawat Keanekaragaman Hayati Gunung Lawu

by Indospektrum
1 Juli 2026
Akses untuk membaca Buletin Masjid Kampus UMS Vol. 7. Foto: Ist.
Indeks

Buletin Masjid Kampus UMS Terbitkan Edisi ke-7: Angkat Isu Relasi dan Tekanan Akademik

by Indospektrum
30 Juni 2026
Suasana penguatan layanan kesehatan oleh Tim KKN FIK UMS berkolaborasi dengan Posyandu Remaja Lestari. Foto: Ist.
Indeks

Mahasiswa KKN FIK UMS Luncurkan Website “Check Your Hb” untuk Cegah Anemia Remaja di Sukoharjo

by Indospektrum
30 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjadi pembicara kunci dalam pembukaan Training Raya Akbar HMI Cabang Semarang di Balai Diklat Kementerian Agama RI, Kota Semarang, Selasa, 30 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa Salurkan Energi Lewat Gagasan Konstruktif

by Indospektrum
30 Juni 2026
Ketua Umum Pengurus Pusat ALTI, Bima Arya Sugiarto melantik Sumarno sebagai Ketua Umum ALTI Jawa Tengah untuk periode 2025-2029, Selasa, 30 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Sumarno Resmi Pimpin ALTI Jateng, Targetkan Kolaborasi Event Lari Trail Lintas Daerah

by Indospektrum
30 Juni 2026
Next Post
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah melalui AFT Adi Soemarmo melakukan penanaman pohon di kawasan Gunung Lawu. Foto: Ist.

Aksi Nyata Pertamina Patra Niaga: Terus Rawat Keanekaragaman Hayati Gunung Lawu

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah melalui AFT Adi Soemarmo melakukan penanaman pohon di kawasan Gunung Lawu. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Aksi Nyata Pertamina Patra Niaga: Terus Rawat Keanekaragaman Hayati Gunung Lawu

1 Juli 2026
Dosen FKIP UMS Obby Taufik Hidayat saat melakukan pengumpulan data melalui wawancara dengan pihak CLASIC SIT. Foto: Ist.
Indeks

Raih Pendanaan Penelitian dari SRG 2026, Dosen FKIP UMS Teliti Implementasi Service Learning di Singapura

1 Juli 2026
Akses untuk membaca Buletin Masjid Kampus UMS Vol. 7. Foto: Ist.
Indeks

Buletin Masjid Kampus UMS Terbitkan Edisi ke-7: Angkat Isu Relasi dan Tekanan Akademik

30 Juni 2026
Suasana penguatan layanan kesehatan oleh Tim KKN FIK UMS berkolaborasi dengan Posyandu Remaja Lestari. Foto: Ist.
Indeks

Mahasiswa KKN FIK UMS Luncurkan Website “Check Your Hb” untuk Cegah Anemia Remaja di Sukoharjo

30 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjadi pembicara kunci dalam pembukaan Training Raya Akbar HMI Cabang Semarang di Balai Diklat Kementerian Agama RI, Kota Semarang, Selasa, 30 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa Salurkan Energi Lewat Gagasan Konstruktif

30 Juni 2026
Ketua Umum Pengurus Pusat ALTI, Bima Arya Sugiarto melantik Sumarno sebagai Ketua Umum ALTI Jawa Tengah untuk periode 2025-2029, Selasa, 30 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Sumarno Resmi Pimpin ALTI Jateng, Targetkan Kolaborasi Event Lari Trail Lintas Daerah

30 Juni 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum