Categories: IndeksPendidikan

Rakornas Fosma 2026 di UMS, Wamendiktisaintek Dorong Pengembangan Ekosistem Riset di PTMA

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.,saat menghadiri Rakornas 2026 Fosma PTMA di UMS, Selasa (28/7/2026). Foto: Ist.

SOLO – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., menegaskan ekosistem riset di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah harus terus dikembangkan. Gagasan ini ia sampaikan dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional 2026 Forum Silaturahmi Pimpinan Bidang Kemahasiswaan (Fosma) PTMA di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Selasa (28/7/2026).

Fauzan menyebut PTMA memiliki potensi luar biasa dalam dunia riset. Mulai dari ragam bidang penelitian, kepakaran, hingga dampak kepada masyarakat dari luaran riset yang dihasilkan. Ia mengajak PTMA untuk melakukan kapitalisasi potensi riset yang ada.

“Kalau potensi-potensi ini dikapitalisasi, maka akan menjadi kekuatan dahsyat. Fosma PTMA perlu didorong untuk menjadi ekosistem yang lebih memberikan manfaat kepada masyarakat luas,” ujar Fauzan.

Menurutnya, tantangan kapitalisasi ekosistem riset ini terletak pada skala kolaborasi yang terlaksana selama ini. Fauzan mengungkap kolaborasi saat ini berada pada wilayah administratif dan belum menyentuh ranah kerja bersama.

Fauzan turut mengapresiasi langkah progresif Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., atas komitmennya dalam mengapitalisasi ekosistem riset di PTMA. Melalui kapitalisasi ini, PTMA berhasil mendapatkan co-funding dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP.

“Karena kita punya Rp10 miliar, maka LPDP investasi Rp10 miliar. Jadi totalnya Rp20 miliar,” beber Wamendiktisaintek.

Pria yang pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang periode 2018-2024 ini tak ingin langkah kapitalisasi ini berhenti pada penelitian. Ia ingin kegiatan pengabdian masyarakat juga dikapitalisasi sebagaimana penelitian.

Langkah kapitalisasi ini diharapkan dapat melahirkan konsorsium besar PTMA yang memiliki beragam program berbasis massal. Sehingga program pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa maupun dosen dapat dikapitalisasi menjadi satu gerbang.

“Menjadi pasukan besar, kemudian mengatasi persoalan-persoalan yang sedang menjadi prioritas pembangunan pemerintah,” harapnya optimis.

Rektor UMS Harun Joko Prayitno, dalam sambutannya menyebutkan, PTMA berhasil mendapatkan anggaran untuk bidang dosen dan kemahasiswaan senilai Rp50 miliar. Anggaran tersebut rencananya akan diarahkan pada penelitian, pengabdian, serta kegiatan dosen dan mahasiswa yang berorientasi pada dampak nyata.

Harun mengatakan, perkembangan PTMA selama ini ditopang dari bidang akademik. Untuk itu, ia berharap Fosma PTMA tidak sekadar menjadi pertemuan kolosal, melainkan menjadi tempat lahirnya inovasi baru yang menjawab persoalan bangsa dan negara.

“Harapannya agar pertemuan ke depan bukan hanya semacam forum silaturahmi, tetapi di dalamnya ada inovasi baru yang terkait dengan pengembangan di bidang kemahasiswaan, talenta, dan inovasi,” tegasnya.

Indospektrum

Recent Posts

Sungkeman dan Sengkeran Awali Rangkaian Dhaup Ageng di Pura Mangkunegaran Solo

SOLO - Acara Sungkeman dan Sengkeran yang dijalani G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo (Gusti Sura) mengawali…

13 jam ago

Musim Hujan Tiba, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Mitigasi Bencana dan Infrastruktur Diperkuat

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta penguatan mitigasi bencana seiring mulai datangnya musim…

14 jam ago

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bareng KPK dan BPK

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat sistem pengawasan terintegrasi sebagai upaya mencegah praktik korupsi…

14 jam ago

Pemprov Jateng Gelontorkan Rp65,5 Miliar untuk Rehabilitasi Irigasi dan Perpipaan Pertanian

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran Rp65,5 miliar pada 2026 untuk rehabilitasi jaringan…

14 jam ago

Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan demi Perkuat Lumbung Pangan Nasional

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan 1.507 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) selama…

15 jam ago

Penggeledahan di Sukoharjo, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Masyarakat Jaga Kondusivitas

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengingatkan masyarakat agar tidak gegabah oleh informasi yang…

18 jam ago

This website uses cookies.