Categories: IndeksPendidikan

Tim Posturely UMS Raih Medali Emas di Ajang Internasional YISF 2026

Tim Posturely UMS sabet gold medal di YISF 2026. Foto: Ist.

SOLO – Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta http://ums.ac.id (UMS) kembali menorehkan prestasi internasional melalui ajang Youth International Science Fair (YISF) 2026. Lomba diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 6–9 April 2026.

Tim bernama Posturely berhasil meraih medali emas berkat inovasi aplikasi deteksi postur tubuh berbasis kecerdasan buatan. Tim Posturely mengusung produk bertajuk “Posturely: Smart Posture Screening and Digital Physiotherapy Support for Early Childhood Development”, sebuah aplikasi berbasis website yang dirancang untuk mendeteksi kondisi postur tubuh sejak dini secara praktis dan akurat.

Ketua tim, Cournicova Afiffah Syailendra, menjelaskan bahwa ide inovasi ini berangkat dari kolaborasi lintas disiplin antara mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Informatika, Teknik Informatika, dan Fisioterapi.

“Awalnya dari diskusi dengan teman-teman fisioterapi yang menyampaikan bahwa deteksi postur masih dilakukan secara manual menggunakan titik-titik tubuh. Dari situ kami mengembangkan solusi berbasis AI,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Adapun tim Posturely terdiri dari Cournicova Afiffah Syailendra (Pendidikan Teknik Informatika) sebagai ketua tim, serta anggota Yulaihah (Pendidikan Teknik Informatika), Taqiyyah Nurul ‘Azzah (Fisioterapi), Afrizal Putra Pratama (Informatika), Fadhil Edya Qashmal (Informatika), dan Sulthon Kaffaah Al Farizzi (Informatika). Tim ini dibimbing oleh dosen Arif Setiawan, S.Kom., M.Eng.

Aplikasi Posturely memanfaatkan teknologi computer vision berbasis MediaPipe yang mampu mendeteksi titik-titik tubuh seperti kepala, bahu, dan panggul secara otomatis. Data tersebut kemudian dianalisis untuk menghasilkan skor indikator postur yang objektif dan mudah dipahami, serta divalidasi oleh fisioterapis.

“Inovasi ini kami rancang untuk membantu orang tua memantau kondisi postur anak sejak dini, seperti mendeteksi potensi bungkuk, skoliosis, maupun lordosis. Semakin dini terdeteksi, maka penanganannya akan lebih optimal,” jelas Cournicova.

Selain fitur deteksi, Posturely juga dilengkapi dengan artikel edukasi terkait kesehatan postur serta rencana pengembangan fitur konsultasi langsung dengan fisioterapis. Bahkan, aplikasi ini dirancang dapat terhubung dengan layanan pencarian klinik terdekat untuk memudahkan pengguna mendapatkan penanganan lanjutan.

Saat ini, sistem masih menggunakan analisis berbasis foto, namun ke depan tim berencana mengembangkan fitur deteksi real-time menggunakan kamera. “Karena berbasis website dan didukung teknologi AI global, aplikasi ini berpotensi digunakan secara luas, bahkan hingga skala internasional,” tambahnya.

Dalam tahap uji coba, aplikasi ini telah digunakan oleh sekitar 15 pengguna dan mendapatkan respons positif, termasuk dari pengunjung dan juri saat pameran lomba. Beberapa hasil deteksi menunjukkan adanya ketidakseimbangan postur, seperti kemiringan bahu hingga posisi tubuh yang bungkuk.

Keberhasilan meraih medali emas tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta-Inovasi UMS, program studi terkait, hingga fakultas yang terlibat.

“Pengalaman ini sangat berharga bagi kami. Sebagian anggota tim baru pertama kali meraih gold medal, sehingga menjadi motivasi besar untuk terus berinovasi,” ungkap Cournicova.

Ke depan, lanjutnya, tim Posturely berharap inovasi ini dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi business plan yang aplikatif dan berdampak luas bagi masyarakat. Selain sebagai solusi kesehatan, aplikasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya fisioterapi sejak usia dini.

Indospektrum

Recent Posts

Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open 2026: 2.935 Atlet Adu Kemampuan di GOR Jatidiri

SEMARANG — Sebanyak 2.935 atlet dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan perhelatan Gubernur Jateng Cup…

13 jam ago

Mahasiswa KKN Internasional UMS Ajak Anak-anak SB Banting Belajar Sains Lewat Pembuatan Es Krim

SOLO - Belajar sains tak selalu harus dilakukan di ruang kelas. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta…

13 jam ago

Ahmad Luthfi Dorong Desa Jadi Pemasok Utama Program MBG di Jateng

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mendorong masyarakat desa mengambil peran lebih besar sebagai…

14 jam ago

Dosen FAI UMS Jelaskan Pandangan Muhammadiyah Mengenai Polemik Cadar bagi Muslimah

SOLO - Pemakaian cadar menjadi diskusi berlanjut di kalangan masyarakat muslimah Indonesia. Ada yang berpendapat…

14 jam ago

Targetkan 150 Ribu Pengunjung, Jateng Fair 2026 Resmi Dimulai

SEMARANG —Antusiasme tinggi mewarnai malam pembukaan Jateng Fair 2026 di PRPP Semarang, Jumat 26 Juni…

18 jam ago

Ahmad Luthfi Resmi Buka Jateng Fair 2026: Ajang Transformasi dan Inovasi Jawa Tengah

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi resmi membuka gelaran Jateng Fair 2026 di kawasan…

19 jam ago

This website uses cookies.