
SOLO – Aktivitas digital masyarakat di Yogyakarta dan Solo terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan internet untuk pendidikan, pekerjaan, hiburan, pariwisata, hingga kegiatan usaha. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mencatat pertumbuhan trafik data internet di wilayah Jogja–Solo sebesar 17% dalam satu tahun terakhir.
Peningkatan tertinggi terjadi di Kabupaten Sleman sebesar 32%, Kabupaten Bantul 28%, Kota Yogyakarta 27%, Kota Surakarta 17%, dan Kabupaten Boyolali 10%. Merespons perkembangan tersebut, XLSMART terus memperkuat jaringan 5G dengan konsep 5G Blanket Coverage untuk mendukung berbagai aktivitas digital masyarakat, mulai dari pembelajaran daring, komunikasi, pembuatan konten, hingga kegiatan ekonomi digital.
Jaringan 5G XLSMART di Yogyakarta, Solo, dan wilayah sekitarnya dikembangkan untuk menghadirkan konektivitas dengan potensi kecepatan lebih tinggi, waktu respons lebih rendah, serta kapasitas jaringan lebih besar dibandingkan 4G. Saat ini, 5G Blanket Coverage XLSMART telah menjangkau 23 kota dan kabupaten di Jawa Tengah dan DIY, termasuk Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sukoharjo, dan Kota Surakarta.
Pengembangan tersebut didukung lebih dari 40.000 BTS, termasuk lebih dari 9.600 BTS 5G, di kedua provinsi. Melalui merek layanan XL, pelanggan juga dapat memanfaatkan jaringan 5G XLSMART melalui pilihan paket XL Ultra 5G+ sesuai cakupan jaringan, perangkat, dan ketentuan layanan.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan, pengembangan jaringan 5G XLSMART merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung percepatan transformasi digital Indonesia melalui perluasan akses konektivitas yang berkualitas. Pertumbuhan trafik internet di Jogja–Solo menunjukkan semakin besarnya peran teknologi digital dalam kehidupan masyarakat.
“Karena itu, pengembangan 5G tidak hanya kami arahkan untuk meningkatkan kualitas konektivitas, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi pendidikan, pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif. Kami ingin manfaat teknologi ini semakin dirasakan masyarakat dan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi digital di berbagai daerah,” kata Merza Fachys.
Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, mengatakan, pihaknya mengembangkan jaringan 5G XLSMART dengan pendekatan 5G Blanket Coverage agar pelanggan dapat mengakses jaringan 5G di lebih banyak lokasi, bukan hanya pada titik-titik tertentu. Khusus di Jawa Tengah dan DIY, Saat ini, jaringan 5G XLSMART telah menjangkau 23 kota/kabupaten, didukung lebih dari 9.600 BTS 5G.
“Fokus kami bukan semata-mata memperluas cakupan, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan untuk mendukung aktivitas digital masyarakat, baik di kawasan pendidikan, permukiman, perdagangan, transportasi, maupun destinasi wisata,” kata Shurish Subbramaniam.
Dari Kampus Jogja hingga UMKM Solo, 5G Dukung Aktivitas Digital Masyarakat
Aktivitas digital masyarakat Jogja dan Solo semakin beragam, mulai dari menonton video, berkomunikasi melalui media sosial, mengakses layanan pendidikan, hingga menjalankan kegiatan usaha. Di Yogyakarta, sebagai kota pendidikan dan pariwisata, mahasiswa memanfaatkan internet untuk mengikuti perkuliahan hybrid, mengakses aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI), berkolaborasi mengerjakan tugas, hingga membuat konten digital. Sementara itu, wisatawan memanfaatkan konektivitas untuk mencari informasi destinasi, navigasi, transaksi digital, serta membagikan pengalaman perjalanan.
Di Solo, kebutuhan internet berkembang seiring aktivitas perdagangan, batik, kerajinan, kuliner, dan UMKM. Pelaku usaha semakin memanfaatkan platform digital untuk mengelola marketplace, memasarkan produk, berkomunikasi dengan pelanggan, hingga melakukan live selling. Kebutuhan konektivitas juga meningkat di kalangan kreator konten, freelancer, dan pekerja jarak jauh yang mengandalkan komunikasi video, pertukaran berkas, serta aplikasi berbasis cloud. Berbagai aktivitas tersebut membutuhkan jaringan dengan kapasitas yang memadai dan waktu respons rendah agar pengalaman digital semakin lancar.
Senior VP Mobile Sales XLSMART area DIY-Jateng, Joseph Marthinus Gultom, mengatakan, pertumbuhan trafik internet sebesar 17% di wilayah Jogja–Solo dalam satu tahun terakhir menunjukkan bahwa konektivitas semakin penting dalam kehidupan masyarakat. Di Jogja, kebutuhan digital banyak didorong oleh pendidikan, kreativitas, dan pariwisata. Sementara di Solo berkembang seiring aktivitas perdagangan dan UMKM.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa 5G bukan hanya tentang kecepatan internet, tetapi juga bagaimana teknologi ini dapat mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari mahasiswa mengikuti kelas online, wisatawan berbagi pengalaman perjalanan, hingga pelaku usaha memasarkan produknya secara digital. Melalui pengembangan jaringan XLSMART dan pilihan layanan seperti XL Ultra 5G+, kami ingin manfaat 5G semakin dekat dengan kebutuhan pelanggan,” ucapnya.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, XLSMART mengembangkan jaringan 5G Blanket Coverage, yaitu pendekatan perluasan cakupan 5G secara lebih menyeluruh agar pelanggan dapat mengakses jaringan generasi terbaru di lebih banyak lokasi, bukan hanya pada titik-titik tertentu. Pengembangan jaringan ini diarahkan untuk mendukung kawasan pendidikan, pusat perdagangan, permukiman, transportasi, serta destinasi wisata.
Di Yogyakarta, kawasan yang menjadi perhatian mencakup Malioboro, Tugu Yogyakarta, Stasiun Tugu, Candi Prambanan, Jogja Expo Center (JEC), dan Stadion Kridosono. Sementara di Solo, pengembangan jaringan mencakup kawasan aktivitas masyarakat seperti Stasiun Solo Balapan, Stadion Manahan, dan Pura Mangkunegaran. Kawasan-kawasan tersebut memiliki kebutuhan konektivitas yang beragam, mulai dari komunikasi, penggunaan layanan digital, hingga pembuatan dan pengunggahan konten.
Di Jawa Tengah, jaringan XLSMART saat ini didukung sekitar 35.100 BTS, termasuk lebih dari 8.000 BTS 5G, sedangkan di DIY terdapat lebih dari 5.100 BTS, termasuk lebih dari 1.300 BTS 5G. Secara keseluruhan, infrastruktur XLSMART di kedua provinsi mencapai lebih dari 40.000 BTS, termasuk lebih dari 9.600 BTS 5G, untuk mendukung kebutuhan konektivitas masyarakat yang terus berkembang.
Pengembangan jaringan di Jogja–Solo merupakan bagian dari ekspansi 5G XLSMART secara nasional yang kini telah menjangkau 70 kota/Kabupaten di Indonesia. Perluasan jaringan terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan perkembangan aktivitas digital di masing-masing wilayah. Sebagai bagian dari pengembangan tersebut, XLSMART juga merencanakan perluasan 5G Blanket Coverage di Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kota Tegal pada November 2026.
Melalui penguatan infrastruktur dan peningkatan kapasitas jaringan, XLSMART terus berupaya menghadirkan pengalaman konektivitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Didukung pilihan layanan seperti XL Ultra 5G+, teknologi 5G diharapkan semakin dapat dimanfaatkan untuk pendidikan, pekerjaan, hiburan, pariwisata, dan kegiatan usaha, sekaligus mendukung produktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi digital di Jawa Tengah, DIY, dan berbagai wilayah Indonesia.











